<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luhut Ungkap Kasus Positif dan Kematian Covid-19 Akan Naik Beberapa Hari ke Depan</title><description>Luhut Pandjaitan, mengatakan dalam 10 hari ke depan angka kasus terkonfirmasi Covid-19 akan meningkat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/23/337/2459938/luhut-ungkap-kasus-positif-dan-kematian-covid-19-akan-naik-beberapa-hari-ke-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/23/337/2459938/luhut-ungkap-kasus-positif-dan-kematian-covid-19-akan-naik-beberapa-hari-ke-depan"/><item><title>Luhut Ungkap Kasus Positif dan Kematian Covid-19 Akan Naik Beberapa Hari ke Depan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/23/337/2459938/luhut-ungkap-kasus-positif-dan-kematian-covid-19-akan-naik-beberapa-hari-ke-depan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/23/337/2459938/luhut-ungkap-kasus-positif-dan-kematian-covid-19-akan-naik-beberapa-hari-ke-depan</guid><pubDate>Senin 23 Agustus 2021 20:31 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/23/337/2459938/luhut-ungkap-kasus-positif-dan-kematian-covid-19-akan-naik-beberapa-hari-ke-depan-bSCKO0lJyN.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Luhut Pandjaitan. (Dok Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/23/337/2459938/luhut-ungkap-kasus-positif-dan-kematian-covid-19-akan-naik-beberapa-hari-ke-depan-bSCKO0lJyN.jpeg</image><title>Luhut Pandjaitan. (Dok Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan dalam 10 hari ke depan angka kasus terkonfirmasi Covid-19 akan meningkat. Begitu pula dengan angka kematian Covid-19.

&amp;ldquo;Nah, saya hanya sekedar mengingatkan dalam beberapa hari ke depan akan kembali terjadi kenaikan tren kasus konfirmasi dan juga kasus kematian akibat tabungan kasus konfirmasi dan kematian yang akan dikeluarkan oleh beberapa kabupaten dan kota. Ada mungkin beberapa ratus atau mungkin ribu data yang secara bertahap akan dikeluarkan dalam 10 hari ke depan ini,&amp;rdquo; ujar Luhut dalam konferensi pers secara virtual, Senin (23/8/2021).

Ia menjelaskan, kenaikan angka tersebut adalah dari tabungan data-data daerah yang belum terlaporkan. &amp;ldquo;Hal ini terjadi karena perbaikan data kematian di beberapa wilayah yang sudah lebih baik dan telah kasus-kasus kematian sebelumnya tidak terlaporkan sudah banyak dilaporkan,&amp;rdquo; tuturnya.

Ia menjelaskan, saat ini pemeirntah telah memasukkan indikator kematian sebagai level asesmen yang ditetapkan WHO. &amp;ldquo;Dalam evaluasi level 4 di atas, pemerintah kembali memasukkan data indikator kematian sebagai penilaian asesmen level sesuai acuan yang ditetapkan oleh WHO.&amp;rdquo;

&amp;ldquo;Jadi kalau waktu dua minggu yang lalu, kami mengambil itu karena kami mencoba membereskan datanya. Saya kira sekarang kerja keras dari Kementerian Kesehatan harus kita apresiasi data itu sudah makin baik. Walaupun masih juga ada beberapa daerah yang data-datanya masih membutuhkan mungkin 1, 2 minggu ke depan untuk lebih baik,&amp;rdquo; kata Luhut.

Baca Juga : Luhut : Wilayah Aglomerasi Bali, Malang Raya, Solo Raya, dan Yogyakarta PPKM Level 4

&amp;ldquo;Begitulah saya sebagai gambaran betapa susahnya kita mengatur ini. Dan bagaimana tadi juga di teman-teman di pemerintahan daerah,&amp;rdquo; ujarnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan dalam 10 hari ke depan angka kasus terkonfirmasi Covid-19 akan meningkat. Begitu pula dengan angka kematian Covid-19.

&amp;ldquo;Nah, saya hanya sekedar mengingatkan dalam beberapa hari ke depan akan kembali terjadi kenaikan tren kasus konfirmasi dan juga kasus kematian akibat tabungan kasus konfirmasi dan kematian yang akan dikeluarkan oleh beberapa kabupaten dan kota. Ada mungkin beberapa ratus atau mungkin ribu data yang secara bertahap akan dikeluarkan dalam 10 hari ke depan ini,&amp;rdquo; ujar Luhut dalam konferensi pers secara virtual, Senin (23/8/2021).

Ia menjelaskan, kenaikan angka tersebut adalah dari tabungan data-data daerah yang belum terlaporkan. &amp;ldquo;Hal ini terjadi karena perbaikan data kematian di beberapa wilayah yang sudah lebih baik dan telah kasus-kasus kematian sebelumnya tidak terlaporkan sudah banyak dilaporkan,&amp;rdquo; tuturnya.

Ia menjelaskan, saat ini pemeirntah telah memasukkan indikator kematian sebagai level asesmen yang ditetapkan WHO. &amp;ldquo;Dalam evaluasi level 4 di atas, pemerintah kembali memasukkan data indikator kematian sebagai penilaian asesmen level sesuai acuan yang ditetapkan oleh WHO.&amp;rdquo;

&amp;ldquo;Jadi kalau waktu dua minggu yang lalu, kami mengambil itu karena kami mencoba membereskan datanya. Saya kira sekarang kerja keras dari Kementerian Kesehatan harus kita apresiasi data itu sudah makin baik. Walaupun masih juga ada beberapa daerah yang data-datanya masih membutuhkan mungkin 1, 2 minggu ke depan untuk lebih baik,&amp;rdquo; kata Luhut.

Baca Juga : Luhut : Wilayah Aglomerasi Bali, Malang Raya, Solo Raya, dan Yogyakarta PPKM Level 4

&amp;ldquo;Begitulah saya sebagai gambaran betapa susahnya kita mengatur ini. Dan bagaimana tadi juga di teman-teman di pemerintahan daerah,&amp;rdquo; ujarnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
