<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puncak Ramai Lagi, Polisi Periksa Antigen dan Surat Vaksin Covid-19</title><description>Aktivitas ekonomi di kawasan Puncak meningkat sekitar 60-70 persen terutama pada akhir pekan karena kunjungan wisatawan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/23/338/2459885/puncak-ramai-lagi-polisi-periksa-antigen-dan-surat-vaksin-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/23/338/2459885/puncak-ramai-lagi-polisi-periksa-antigen-dan-surat-vaksin-covid-19"/><item><title>Puncak Ramai Lagi, Polisi Periksa Antigen dan Surat Vaksin Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/23/338/2459885/puncak-ramai-lagi-polisi-periksa-antigen-dan-surat-vaksin-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/23/338/2459885/puncak-ramai-lagi-polisi-periksa-antigen-dan-surat-vaksin-covid-19</guid><pubDate>Senin 23 Agustus 2021 18:36 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/23/338/2459885/puncak-ramai-lagi-polisi-periksa-antigen-dan-surat-vaksin-covid-19-BWtLD58MMP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/23/338/2459885/puncak-ramai-lagi-polisi-periksa-antigen-dan-surat-vaksin-covid-19-BWtLD58MMP.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</title></images><description>BOGOR - Aktivitas ekonomi di kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor perlahan mulai mengalami peningkatan. Wisatawan dari dalam maupun luar daerah sudah berbondong-bondong datang ke kawasan Puncak khususnya pada akhir pekan. Petugas pun tetap menjalankan pemeriksaan antigen dan surat vaksin Covid-19.
Kondisi ini pun disyukuri oleh para pedagang kecil maupun pelaku usaha lainnya di kawasan tersebut. Setelah sebelumnya sempat 'mati suri' karena imbas dari pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM.
&quot;Alhamdulillah, (Puncak) mulai ramai,&quot; kata Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Puncak Teguh Mulyana kepada MNC Portal, Senin (23/8/3021).
Teguh mengatakan, bahwa aktivitas ekonomi di kawasan Puncak meningkat sekitar 60-70 persen terutama pada akhir pekan karena kunjungan wisatawan. Hal tersebut tergolong cukup baik jika dibandingkan dengan beberapa pekan lalu.
&quot;Untuk sementara kawasan Puncak sudah mulai hampir 60-70 persen kondusif. Wisatawan udah mulai banyak kegiatan distribusi udh jalan,&quot; ungkapnya.
Baca Juga :&amp;nbsp;Kawanan Begal Sadis di Bekasi Ditangkap, 3 di Antaranya Masih di Bawah Umur
Kendati begitu, Teguh masih menyayangkan tak sedikit wisatawan yang datang masih abai dalam menerapkan protokol kesehatan. Wisatawan diminta tetap patuhi protokol kesehatan karena khawatir terjadi penularan covid-19 yang bisa berimbas dengan kembali diperketat kawasan wisata Puncak.
&quot;Sekarang wisatawan saya perhatikan di pinggir jalan juga banyak cuma tetep masih banyak yang melanggar protokol kesehatan. Ada yang pakai masker, ada yang enggak. Kami harap wisatawan di selalu terapkan protokol kesehatan,&quot; kata Teguh.Kembali menggeliatnya aktivitas ekonomi di kawasan Puncak rupanya juga berimbas pada peningakatan volume kendaraan. Jalur Puncak yang beberapa pekan lalu lengang setiap akhir pekannya, kini sudah mulai ramai dan tak jarang membuat kepadatan.
Kasatlantas Polres Bogor AKP Dicky Pranata mengakui kondisi tersebut. Tetapi, pihaknya tetap melakukan pemeriksaan kepada setiap pengendara yang diwajibkan menunjukan keterangan negatif swab antigen atau PCR dan keterangan vaksinasi.
&quot;Pengaruhnya pasti ada. Tapi bicara pelonggaran itu kan dari sektor ekonomi ya, kalau kita pemeriksaan normal seperti biasanya tetap kita lakukan pemeriksaan surat antigen dan vaksin,&quot; ucap Dicky.</description><content:encoded>BOGOR - Aktivitas ekonomi di kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor perlahan mulai mengalami peningkatan. Wisatawan dari dalam maupun luar daerah sudah berbondong-bondong datang ke kawasan Puncak khususnya pada akhir pekan. Petugas pun tetap menjalankan pemeriksaan antigen dan surat vaksin Covid-19.
Kondisi ini pun disyukuri oleh para pedagang kecil maupun pelaku usaha lainnya di kawasan tersebut. Setelah sebelumnya sempat 'mati suri' karena imbas dari pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM.
&quot;Alhamdulillah, (Puncak) mulai ramai,&quot; kata Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Puncak Teguh Mulyana kepada MNC Portal, Senin (23/8/3021).
Teguh mengatakan, bahwa aktivitas ekonomi di kawasan Puncak meningkat sekitar 60-70 persen terutama pada akhir pekan karena kunjungan wisatawan. Hal tersebut tergolong cukup baik jika dibandingkan dengan beberapa pekan lalu.
&quot;Untuk sementara kawasan Puncak sudah mulai hampir 60-70 persen kondusif. Wisatawan udah mulai banyak kegiatan distribusi udh jalan,&quot; ungkapnya.
Baca Juga :&amp;nbsp;Kawanan Begal Sadis di Bekasi Ditangkap, 3 di Antaranya Masih di Bawah Umur
Kendati begitu, Teguh masih menyayangkan tak sedikit wisatawan yang datang masih abai dalam menerapkan protokol kesehatan. Wisatawan diminta tetap patuhi protokol kesehatan karena khawatir terjadi penularan covid-19 yang bisa berimbas dengan kembali diperketat kawasan wisata Puncak.
&quot;Sekarang wisatawan saya perhatikan di pinggir jalan juga banyak cuma tetep masih banyak yang melanggar protokol kesehatan. Ada yang pakai masker, ada yang enggak. Kami harap wisatawan di selalu terapkan protokol kesehatan,&quot; kata Teguh.Kembali menggeliatnya aktivitas ekonomi di kawasan Puncak rupanya juga berimbas pada peningakatan volume kendaraan. Jalur Puncak yang beberapa pekan lalu lengang setiap akhir pekannya, kini sudah mulai ramai dan tak jarang membuat kepadatan.
Kasatlantas Polres Bogor AKP Dicky Pranata mengakui kondisi tersebut. Tetapi, pihaknya tetap melakukan pemeriksaan kepada setiap pengendara yang diwajibkan menunjukan keterangan negatif swab antigen atau PCR dan keterangan vaksinasi.
&quot;Pengaruhnya pasti ada. Tapi bicara pelonggaran itu kan dari sektor ekonomi ya, kalau kita pemeriksaan normal seperti biasanya tetap kita lakukan pemeriksaan surat antigen dan vaksin,&quot; ucap Dicky.</content:encoded></item></channel></rss>
