<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Umrah Bayar Rp60 Juta, Mahal Biayanya dan Rumit Syaratnya</title><description>Jika mereka ingin berangkat ke tanah suci, butuh persyaratan yang tentunya rumit dan biaya besar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/24/337/2460587/umrah-bayar-rp60-juta-mahal-biayanya-dan-rumit-syaratnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/24/337/2460587/umrah-bayar-rp60-juta-mahal-biayanya-dan-rumit-syaratnya"/><item><title>Umrah Bayar Rp60 Juta, Mahal Biayanya dan Rumit Syaratnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/24/337/2460587/umrah-bayar-rp60-juta-mahal-biayanya-dan-rumit-syaratnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/24/337/2460587/umrah-bayar-rp60-juta-mahal-biayanya-dan-rumit-syaratnya</guid><pubDate>Selasa 24 Agustus 2021 22:19 WIB</pubDate><dc:creator>Bambang Sugiarto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/24/337/2460587/umrah-bayar-rp60-juta-mahal-biayanya-dan-rumit-syaratnya-vBw8S2bWAL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/24/337/2460587/umrah-bayar-rp60-juta-mahal-biayanya-dan-rumit-syaratnya-vBw8S2bWAL.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : AFP)</title></images><description>JEMBER - Umrah tahun ini bisa mencapai Rp60 juta menyusul calon jamaah asal Indonesia sebelum ke Madinah harus jalani transit di negara ke tiga. Hal itu terjadi lantaran kondisi indonesia masih merupakan negara dengan kasus Covid-19 yang masih tinggi.

Meski sejak awal bulan Muharam pemerintah Arab Saudi membuka kembali ibadah umrah, namun untuk beberapa negara tertentu ada persyaratan khusus. Seperti halnya jamaah asal Indonesia.

Jika mereka ingin berangkat ke tanah suci, butuh persyaratan yang tentunya rumit dan biaya besar.

Di antaranya, sebelum berangkat calon jamaah harus di karantina selama 14 hari. Jika tidak ada masalah mereka bisa terbang, namun tidak langsung ke Tanah Suci, melainkan transit ke negara ketiga yang diberi kelonggaran penuh untuk warganya bisa tunaikan haji kecil.

Setelah berada di negara tersebut untuk karantina kembali. Mereka kemudian bisa melanjutkan penerbangan ke Madinah.

Menurut Ahmad Tholabi yang merupakan Kasie Haji dan Umrah Kemenag Jember, meski ada ketentuan baru sejak awal muharam dari pemerintah Saudi tentang umrah, namun sejauh ini belum ada jamaah umroh dari jember yang berangkat di masa PPKM yang terus diperpanjang.

Baca Juga :&amp;nbsp;Saudi Buka Umrah Internasional tapi Indonesia Masih Dilarang, Begini Reaksi Muhammadiyah

Karena dimungkinkan biaya yang besar, juga persyaratan yang sangat rumit hingga banyak jamaah haji yang tidak memilih program umroh dengan sistem transit itu.

&quot;Mungkin syarat-syaratnya rumit, jadi dari jember belum ada yang berangkat umrah,&quot; uajr Ahmad Tholabi, Selasa (24/8/2021).</description><content:encoded>JEMBER - Umrah tahun ini bisa mencapai Rp60 juta menyusul calon jamaah asal Indonesia sebelum ke Madinah harus jalani transit di negara ke tiga. Hal itu terjadi lantaran kondisi indonesia masih merupakan negara dengan kasus Covid-19 yang masih tinggi.

Meski sejak awal bulan Muharam pemerintah Arab Saudi membuka kembali ibadah umrah, namun untuk beberapa negara tertentu ada persyaratan khusus. Seperti halnya jamaah asal Indonesia.

Jika mereka ingin berangkat ke tanah suci, butuh persyaratan yang tentunya rumit dan biaya besar.

Di antaranya, sebelum berangkat calon jamaah harus di karantina selama 14 hari. Jika tidak ada masalah mereka bisa terbang, namun tidak langsung ke Tanah Suci, melainkan transit ke negara ketiga yang diberi kelonggaran penuh untuk warganya bisa tunaikan haji kecil.

Setelah berada di negara tersebut untuk karantina kembali. Mereka kemudian bisa melanjutkan penerbangan ke Madinah.

Menurut Ahmad Tholabi yang merupakan Kasie Haji dan Umrah Kemenag Jember, meski ada ketentuan baru sejak awal muharam dari pemerintah Saudi tentang umrah, namun sejauh ini belum ada jamaah umroh dari jember yang berangkat di masa PPKM yang terus diperpanjang.

Baca Juga :&amp;nbsp;Saudi Buka Umrah Internasional tapi Indonesia Masih Dilarang, Begini Reaksi Muhammadiyah

Karena dimungkinkan biaya yang besar, juga persyaratan yang sangat rumit hingga banyak jamaah haji yang tidak memilih program umroh dengan sistem transit itu.

&quot;Mungkin syarat-syaratnya rumit, jadi dari jember belum ada yang berangkat umrah,&quot; uajr Ahmad Tholabi, Selasa (24/8/2021).</content:encoded></item></channel></rss>
