<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bima Arya: Bogor Sudah Lewati Puncak Kasus Covid-19</title><description>Kalau lihat dari trennya jelas kita sudah melewati puncak yang kedua, grafiknya sudah menurun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/24/338/2460609/bima-arya-bogor-sudah-lewati-puncak-kasus-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/24/338/2460609/bima-arya-bogor-sudah-lewati-puncak-kasus-covid-19"/><item><title>Bima Arya: Bogor Sudah Lewati Puncak Kasus Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/24/338/2460609/bima-arya-bogor-sudah-lewati-puncak-kasus-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/24/338/2460609/bima-arya-bogor-sudah-lewati-puncak-kasus-covid-19</guid><pubDate>Selasa 24 Agustus 2021 23:25 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/24/338/2460609/bima-arya-bogor-sudah-lewati-puncak-kasus-covid-19-bP52AE94kD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto : Okezone.com/Putra RA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/24/338/2460609/bima-arya-bogor-sudah-lewati-puncak-kasus-covid-19-bP52AE94kD.jpg</image><title>Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto : Okezone.com/Putra RA)</title></images><description>BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebut wilayahnya sudah melewati fase puncak gelombang kedua Covid-19. Hal itu berdasarkan dari data-data yang menunjukan tren terus menurun.

&quot;Kalau lihat dari trennya jelas kita sudah melewati puncak yang kedua, grafiknya sudah menurun,&quot; kata Bima di Balai Kota Bogor, Selasa (24/8/2021).

Sekarang, lanjut Bima, tinggal bagaimana menjaga kerja keras semua pihak ini bisa bertahan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Juga berharap agar tidak ada varian covid-19 baru yang muncul.

&quot;Tinggal sekarang apakah ada varian baru ataukah protokol kesehatan tetap dipatuhi. Kalau dua faktor itu kemudian muncul lagi, maka bukan tidak mungkin akan ada gelombang ketiga,&quot; tegasnya.

Untuk itu, dengan adanya pelonggaran terutama sektor ekonomi dalam perpanjangan PPKM Level 3 diharapkan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Sehingga, roda perekonomian segera pulih dan kondisi Kota Bogor terus semakin membaik.

&quot;Pelonggaran ini kami harap bisa memberi nafas bagi warga yang betul-betul sulit untuk bernafas. Pekerja harian buruh lepasan dan sebagainya tetapi tetap kita tidak akan kendorkan (prokes),&quot; ungkap Bima.

Baca Juga :&amp;nbsp;DKI Jakarta Catat 484 Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo mengatakan ada 3 hal upaya yang dilakukan untuk mencegah kerumunan ataupun memastikan protokol kesehatan tetap dipatuhi. Yakni dengan kembali memperpanjang ganjil genap, patroli di level mikro dan tetap melakukan Crowd Free Road.

&quot;Kita laksanakan pembatasan mobilitas supaya gak lost kontrol euforia,&quot; ucap Susatyo.</description><content:encoded>BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebut wilayahnya sudah melewati fase puncak gelombang kedua Covid-19. Hal itu berdasarkan dari data-data yang menunjukan tren terus menurun.

&quot;Kalau lihat dari trennya jelas kita sudah melewati puncak yang kedua, grafiknya sudah menurun,&quot; kata Bima di Balai Kota Bogor, Selasa (24/8/2021).

Sekarang, lanjut Bima, tinggal bagaimana menjaga kerja keras semua pihak ini bisa bertahan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Juga berharap agar tidak ada varian covid-19 baru yang muncul.

&quot;Tinggal sekarang apakah ada varian baru ataukah protokol kesehatan tetap dipatuhi. Kalau dua faktor itu kemudian muncul lagi, maka bukan tidak mungkin akan ada gelombang ketiga,&quot; tegasnya.

Untuk itu, dengan adanya pelonggaran terutama sektor ekonomi dalam perpanjangan PPKM Level 3 diharapkan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Sehingga, roda perekonomian segera pulih dan kondisi Kota Bogor terus semakin membaik.

&quot;Pelonggaran ini kami harap bisa memberi nafas bagi warga yang betul-betul sulit untuk bernafas. Pekerja harian buruh lepasan dan sebagainya tetapi tetap kita tidak akan kendorkan (prokes),&quot; ungkap Bima.

Baca Juga :&amp;nbsp;DKI Jakarta Catat 484 Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo mengatakan ada 3 hal upaya yang dilakukan untuk mencegah kerumunan ataupun memastikan protokol kesehatan tetap dipatuhi. Yakni dengan kembali memperpanjang ganjil genap, patroli di level mikro dan tetap melakukan Crowd Free Road.

&quot;Kita laksanakan pembatasan mobilitas supaya gak lost kontrol euforia,&quot; ucap Susatyo.</content:encoded></item></channel></rss>
