<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polemik Perebutan Takhta Keraton Kasepuhan Cirebon, Massa Geruduk Rumah Sultan Sepuh</title><description>Polemik perebutan tahta Kesultanan Keraton Kasepuhan Cirebon Jawa Barat makin meruncing.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/25/525/2460638/polemik-perebutan-takhta-keraton-kasepuhan-cirebon-massa-geruduk-rumah-sultan-sepuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/25/525/2460638/polemik-perebutan-takhta-keraton-kasepuhan-cirebon-massa-geruduk-rumah-sultan-sepuh"/><item><title>Polemik Perebutan Takhta Keraton Kasepuhan Cirebon, Massa Geruduk Rumah Sultan Sepuh</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/25/525/2460638/polemik-perebutan-takhta-keraton-kasepuhan-cirebon-massa-geruduk-rumah-sultan-sepuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/25/525/2460638/polemik-perebutan-takhta-keraton-kasepuhan-cirebon-massa-geruduk-rumah-sultan-sepuh</guid><pubDate>Rabu 25 Agustus 2021 06:05 WIB</pubDate><dc:creator>Miftahudin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/25/525/2460638/polemik-perebutan-takhta-keraton-kasepuhan-cirebon-massa-geruduk-rumah-sultan-sepuh-NqBKAlbw6V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Miftahudin</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/25/525/2460638/polemik-perebutan-takhta-keraton-kasepuhan-cirebon-massa-geruduk-rumah-sultan-sepuh-NqBKAlbw6V.jpg</image><title>Foto: Miftahudin</title></images><description>CIREBON - Polemik perebutan tahta Kesultanan Keraton Kasepuhan Cirebon Jawa Barat makin meruncing. Selasa (24/8/2021) malam, sekelompok massa menggeruduk dan mendatangi tempat tinggal Sultan Sepuh Aloeda II, bermaksud menolak pengukuhan dan pelantikan Kabinet Pembantu Sultan.
Ketegangan ini terjadi saat sekelompok masa mendatangi umah kulon yang berada di lingkungan Keraton Kasepuhan. Bahkan kedatangan massa sempat membuat penghuni rumah marah dan tidak mau menemui.&amp;nbsp;
Kedatangan mereka bermaksud untuk menolak rencana Sultan Sepuh Aloeda Dua melantik kabinet pembantu sultan yang akan digelar Rabu 25 Agustus 2021.
Massa juga mencari Raharjo Jali yang dianggap akan melengserkan Lukman Zulkaedin Sultan, Sepuh Kelima Belas yang saat ini berkuasa. Massa menilai Sultan Keraton Kasepuhan yang sah adalah Lukman Zulkaedin.&amp;nbsp;
Meski sempat bersitegang, namun aksi massa ini tidak sampai menimbulkan tindakan anarkis. Massa kemudian membubarkan diri.
Baca juga:&amp;nbsp;Keraton Kasepuhan Cirebon Disegel!
Menanggapi aksi massa tersebut, Raharjo Djali yang dikukuhkan menjadi Sultan Sepuh Aloeda II menganggap tindakan massa tersebut membuat resah keluarga besar Keraton Kasepuhan.
&amp;ldquo;Persoalan Keraton Kasepuhan merupakan masalah internal keluarga keraton,&amp;rdquo; ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Rahardjo Djali secara tertutup menggelar jumenengan dan sudah dikukuhkan menjadi Sultan Sepuh dengan gelar Sultan Mahmud Samsudin Aloeda Akhsan Atau Aloeda II.
</description><content:encoded>CIREBON - Polemik perebutan tahta Kesultanan Keraton Kasepuhan Cirebon Jawa Barat makin meruncing. Selasa (24/8/2021) malam, sekelompok massa menggeruduk dan mendatangi tempat tinggal Sultan Sepuh Aloeda II, bermaksud menolak pengukuhan dan pelantikan Kabinet Pembantu Sultan.
Ketegangan ini terjadi saat sekelompok masa mendatangi umah kulon yang berada di lingkungan Keraton Kasepuhan. Bahkan kedatangan massa sempat membuat penghuni rumah marah dan tidak mau menemui.&amp;nbsp;
Kedatangan mereka bermaksud untuk menolak rencana Sultan Sepuh Aloeda Dua melantik kabinet pembantu sultan yang akan digelar Rabu 25 Agustus 2021.
Massa juga mencari Raharjo Jali yang dianggap akan melengserkan Lukman Zulkaedin Sultan, Sepuh Kelima Belas yang saat ini berkuasa. Massa menilai Sultan Keraton Kasepuhan yang sah adalah Lukman Zulkaedin.&amp;nbsp;
Meski sempat bersitegang, namun aksi massa ini tidak sampai menimbulkan tindakan anarkis. Massa kemudian membubarkan diri.
Baca juga:&amp;nbsp;Keraton Kasepuhan Cirebon Disegel!
Menanggapi aksi massa tersebut, Raharjo Djali yang dikukuhkan menjadi Sultan Sepuh Aloeda II menganggap tindakan massa tersebut membuat resah keluarga besar Keraton Kasepuhan.
&amp;ldquo;Persoalan Keraton Kasepuhan merupakan masalah internal keluarga keraton,&amp;rdquo; ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Rahardjo Djali secara tertutup menggelar jumenengan dan sudah dikukuhkan menjadi Sultan Sepuh dengan gelar Sultan Mahmud Samsudin Aloeda Akhsan Atau Aloeda II.
</content:encoded></item></channel></rss>
