<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG: Musim Hujan Dimulai September, Datang Lebih Awal</title><description>BMKG memperkirakan awal musim hujan tahun 2021-2022 terjadi pada bulan September-Oktober 2021.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/26/337/2461391/bmkg-musim-hujan-dimulai-september-datang-lebih-awal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/26/337/2461391/bmkg-musim-hujan-dimulai-september-datang-lebih-awal"/><item><title>BMKG: Musim Hujan Dimulai September, Datang Lebih Awal</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/26/337/2461391/bmkg-musim-hujan-dimulai-september-datang-lebih-awal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/26/337/2461391/bmkg-musim-hujan-dimulai-september-datang-lebih-awal</guid><pubDate>Kamis 26 Agustus 2021 11:09 WIB</pubDate><dc:creator>Agnes Teresia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/26/337/2461391/bmkg-musim-hujan-dimulai-september-datang-lebih-awal-c43XCdpnjT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. (Foto: Agnes T/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/26/337/2461391/bmkg-musim-hujan-dimulai-september-datang-lebih-awal-c43XCdpnjT.jpg</image><title>Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. (Foto: Agnes T/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan awal musim hujan tahun 2021-2022 terjadi pada bulan September-Oktober 2021.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati memperingatkan akan potensi timbulnya bencana terkait dengan prediksi tersebut.

&amp;ldquo;BMKG memperingatkan adanya potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi menyusul prediksi musim hujan yang akan datang lebih awal dari normalnya atau biasanya pada tahun 2021 ini,&amp;rdquo; ujar Dwikorita, Kamis (26/8/2021).

Baca juga:&amp;nbsp;BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Bencana Hidrometeorologi Bakal Datang Lebih Awal

Baca juga:&amp;nbsp;Bos Yakuza Dihukum Mati, Ancam Hakim Akan Sesali Keputusannya Seumur Hidup

BMKG memprediksikan sejumlah daerah di Indonesia juga akan mengalami intensitas hujan yang lebih tinggi dibanding yang lainnya.

Wilayah yang dimaksud adalah sebagian Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur bagian barat hingga selatan, Sulawesi, Maluku Utara bagian barat, Pulau Seram bagian selatan, dan Papua bagian selatan.

Untuk itu, BMKG mengimbau pemerintah setempat dan masyarakat untuk mewaspadai, mengantisipasi, dan melakukan aksi mitigasi lebih awal guna menghindari dan mengurangi risiko bencana.
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan awal musim hujan tahun 2021-2022 terjadi pada bulan September-Oktober 2021.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati memperingatkan akan potensi timbulnya bencana terkait dengan prediksi tersebut.

&amp;ldquo;BMKG memperingatkan adanya potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi menyusul prediksi musim hujan yang akan datang lebih awal dari normalnya atau biasanya pada tahun 2021 ini,&amp;rdquo; ujar Dwikorita, Kamis (26/8/2021).

Baca juga:&amp;nbsp;BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Bencana Hidrometeorologi Bakal Datang Lebih Awal

Baca juga:&amp;nbsp;Bos Yakuza Dihukum Mati, Ancam Hakim Akan Sesali Keputusannya Seumur Hidup

BMKG memprediksikan sejumlah daerah di Indonesia juga akan mengalami intensitas hujan yang lebih tinggi dibanding yang lainnya.

Wilayah yang dimaksud adalah sebagian Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur bagian barat hingga selatan, Sulawesi, Maluku Utara bagian barat, Pulau Seram bagian selatan, dan Papua bagian selatan.

Untuk itu, BMKG mengimbau pemerintah setempat dan masyarakat untuk mewaspadai, mengantisipasi, dan melakukan aksi mitigasi lebih awal guna menghindari dan mengurangi risiko bencana.
</content:encoded></item></channel></rss>
