<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas Covid-19: Vaksin Sputnik-V untuk Masyarakat 18 Tahun ke Atas</title><description>Jarak dosis pertama dan kedua adalah tiga pekan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/27/337/2461965/satgas-covid-19-vaksin-sputnik-v-untuk-masyarakat-18-tahun-ke-atas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/27/337/2461965/satgas-covid-19-vaksin-sputnik-v-untuk-masyarakat-18-tahun-ke-atas"/><item><title>Satgas Covid-19: Vaksin Sputnik-V untuk Masyarakat 18 Tahun ke Atas</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/27/337/2461965/satgas-covid-19-vaksin-sputnik-v-untuk-masyarakat-18-tahun-ke-atas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/27/337/2461965/satgas-covid-19-vaksin-sputnik-v-untuk-masyarakat-18-tahun-ke-atas</guid><pubDate>Jum'at 27 Agustus 2021 10:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/27/337/2461965/satgas-covid-19-vaksin-sputnik-v-untuk-masyarakat-18-tahun-ke-atas-WRRCPlocGg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/27/337/2461965/satgas-covid-19-vaksin-sputnik-v-untuk-masyarakat-18-tahun-ke-atas-WRRCPlocGg.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru saja menerbitkan Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) vaksin Covid-19 Sputnik-V asal Rusia. Ini merupakan EUA ketujuh yang diterbitkan lembaga negara tersebut.
Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan vaksin Sputnik bisa digunakan untuk masyarakat berusia 18 tahun ke atas. Jarak dosis pertama dan kedua adalah tiga pekan.
&quot;Vaksin Sputnik-V untuk masyarakat berusia 18 tahun ke atas dan diberikan secara injeksi intramuskular dengan dosis 0,5 mL untuk 2 (dua) kali penyuntikan dalam rentang waktu 3 (tiga) minggu,&quot; kata Wiku dikutip dari rilis KPCPEN pada Jumat (27/8/2021).
Vaksin Sputnik dikembangkan oleh The Gamaleya National Center of Epidemiology and Microbiology di Russia yang menggunakan platform Non-Replicating Viral Vector.
Baca juga:&amp;nbsp;Fakta-Fakta vaksin Sputnik-V, Khusus 18+ dan Punya Sederet Efek Samping
Kepala BPOM Penny Lukito memastikan bahwa vaksin Sputnik-V yang nantinya datang ke Indonesia sudah melalui pengkajian secara intensif oleh pihaknya bersama Tim Komite Nasional Penilai Khusus Vaksin Covid-19 dan Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).
&quot;Penilaian terhadap data mutu vaksin telah mengacu pada pedoman evaluasi mutu vaksin yang berlaku secara internasional,&quot; terang Penny.
Baca juga:&amp;nbsp;Vaksin Sputnik-V Hanya Boleh untuk 18+


</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru saja menerbitkan Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) vaksin Covid-19 Sputnik-V asal Rusia. Ini merupakan EUA ketujuh yang diterbitkan lembaga negara tersebut.
Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan vaksin Sputnik bisa digunakan untuk masyarakat berusia 18 tahun ke atas. Jarak dosis pertama dan kedua adalah tiga pekan.
&quot;Vaksin Sputnik-V untuk masyarakat berusia 18 tahun ke atas dan diberikan secara injeksi intramuskular dengan dosis 0,5 mL untuk 2 (dua) kali penyuntikan dalam rentang waktu 3 (tiga) minggu,&quot; kata Wiku dikutip dari rilis KPCPEN pada Jumat (27/8/2021).
Vaksin Sputnik dikembangkan oleh The Gamaleya National Center of Epidemiology and Microbiology di Russia yang menggunakan platform Non-Replicating Viral Vector.
Baca juga:&amp;nbsp;Fakta-Fakta vaksin Sputnik-V, Khusus 18+ dan Punya Sederet Efek Samping
Kepala BPOM Penny Lukito memastikan bahwa vaksin Sputnik-V yang nantinya datang ke Indonesia sudah melalui pengkajian secara intensif oleh pihaknya bersama Tim Komite Nasional Penilai Khusus Vaksin Covid-19 dan Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).
&quot;Penilaian terhadap data mutu vaksin telah mengacu pada pedoman evaluasi mutu vaksin yang berlaku secara internasional,&quot; terang Penny.
Baca juga:&amp;nbsp;Vaksin Sputnik-V Hanya Boleh untuk 18+


</content:encoded></item></channel></rss>
