<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Survei Alvara, Berwisata Jadi Kegiatan Paling Didambakan Masyarakat saat Pandemi</title><description>Menurut Hasanuddin, hal tersebut dilatarbelakangi faktor kebosanan, kejenuhan yang dirasakan masyarakat</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/30/337/2463013/survei-alvara-berwisata-jadi-kegiatan-paling-didambakan-masyarakat-saat-pandemi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/30/337/2463013/survei-alvara-berwisata-jadi-kegiatan-paling-didambakan-masyarakat-saat-pandemi"/><item><title>Survei Alvara, Berwisata Jadi Kegiatan Paling Didambakan Masyarakat saat Pandemi</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/30/337/2463013/survei-alvara-berwisata-jadi-kegiatan-paling-didambakan-masyarakat-saat-pandemi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/30/337/2463013/survei-alvara-berwisata-jadi-kegiatan-paling-didambakan-masyarakat-saat-pandemi</guid><pubDate>Senin 30 Agustus 2021 07:36 WIB</pubDate><dc:creator>Agnes Teresia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/30/337/2463013/survei-alvara-berwisata-jadi-kegiatan-paling-didambakan-masyarakat-saat-pandemi-f0Mp7jxPin.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/30/337/2463013/survei-alvara-berwisata-jadi-kegiatan-paling-didambakan-masyarakat-saat-pandemi-f0Mp7jxPin.jpeg</image><title>Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dalam Special Dialogue Okezone, Founder dan CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali menyampaikan hasil survei Alvara terkait sektor pariwisata. Berdasarkan survei tersebut, rupanya berwisata menjadi kegiatan nomor satu yang dinanti-nantikan masyarakat bila pandemi mereda.

&amp;ldquo;Ini menarik, ketika kita melakukan survei juga cukup kaget dengan temuan data yang kita miliki. Jadi ketika kita bertanya ke mereka kita pandemi masih berlangsung kira-kira aktivitas apa yang paling mereka inginkan, nah ternyata wisata itu menjadi nomor satu,&amp;rdquo; jelasnya.

Menurut Hasanuddin, hal tersebut dilatarbelakangi faktor kebosanan, kejenuhan yang dirasakan masyarakat ketika mereka harus diam di rumah, tidak bisa keluar rumah sehingga harapan atas hiburan wisata itu tinggi. Wisata berbasis outdoor atau alam menjadi pilihan masyarakat.

&amp;ldquo;Ini tidak hanya terjadi di kota besar tapi juga di kota-kota yang lain. Di Surabaya, tiba-tiba orang yang liburan ke alam itu tinggi sekali. Di Bandung, di Semarang juga,&amp;rdquo; kata Hasanuddin.

Selain itu, ada juga wisata yang sifatnya lokal seperti bersepeda. Hasanuddin yakin selain berolahraga, tujuan mayoritas masyarakat saat bersepeda adalah refreshing.

Diketahui, sebagian tempat wisata di wilayah Jawa-Bali masih ditutup karena adanya kebijakan PPKM dari pemerintah. PPKM sudah diterapkan lebih dari satu bulan sejak pertama kali dilaksanakan yaitu pada Sabtu (3/7/2021) lalu.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dalam Special Dialogue Okezone, Founder dan CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali menyampaikan hasil survei Alvara terkait sektor pariwisata. Berdasarkan survei tersebut, rupanya berwisata menjadi kegiatan nomor satu yang dinanti-nantikan masyarakat bila pandemi mereda.

&amp;ldquo;Ini menarik, ketika kita melakukan survei juga cukup kaget dengan temuan data yang kita miliki. Jadi ketika kita bertanya ke mereka kita pandemi masih berlangsung kira-kira aktivitas apa yang paling mereka inginkan, nah ternyata wisata itu menjadi nomor satu,&amp;rdquo; jelasnya.

Menurut Hasanuddin, hal tersebut dilatarbelakangi faktor kebosanan, kejenuhan yang dirasakan masyarakat ketika mereka harus diam di rumah, tidak bisa keluar rumah sehingga harapan atas hiburan wisata itu tinggi. Wisata berbasis outdoor atau alam menjadi pilihan masyarakat.

&amp;ldquo;Ini tidak hanya terjadi di kota besar tapi juga di kota-kota yang lain. Di Surabaya, tiba-tiba orang yang liburan ke alam itu tinggi sekali. Di Bandung, di Semarang juga,&amp;rdquo; kata Hasanuddin.

Selain itu, ada juga wisata yang sifatnya lokal seperti bersepeda. Hasanuddin yakin selain berolahraga, tujuan mayoritas masyarakat saat bersepeda adalah refreshing.

Diketahui, sebagian tempat wisata di wilayah Jawa-Bali masih ditutup karena adanya kebijakan PPKM dari pemerintah. PPKM sudah diterapkan lebih dari satu bulan sejak pertama kali dilaksanakan yaitu pada Sabtu (3/7/2021) lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
