<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OTT di Probolinggo, KPK Amankan 10 Orang</title><description>KPK mengamankan 10 orang dalam OTT di Probolinggo, Jawa Timur.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/30/337/2463176/ott-di-probolinggo-kpk-amankan-10-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/30/337/2463176/ott-di-probolinggo-kpk-amankan-10-orang"/><item><title>OTT di Probolinggo, KPK Amankan 10 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/30/337/2463176/ott-di-probolinggo-kpk-amankan-10-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/30/337/2463176/ott-di-probolinggo-kpk-amankan-10-orang</guid><pubDate>Senin 30 Agustus 2021 11:07 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/30/337/2463176/ott-di-probolinggo-kpk-amankan-10-orang-zD2zBQOGUH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri (Foto : iNews.id)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/30/337/2463176/ott-di-probolinggo-kpk-amankan-10-orang-zD2zBQOGUH.jpg</image><title>Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri (Foto : iNews.id)</title></images><description>JAKARTA - Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 10 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Probolinggo, Jawa Timur. Dua dari 10 orang tersebut adalah Bupati Probolinggo berinisial PTS dan suaminya yang merupakan anggota DPR Fraksi NasDem, berinisial HA.
&quot;Sejauh ini ada sekitar 10 orang yang diamankan diantaranya kepala daerah, beberapa ASN Pemkab Probolinggo dan pihak-pihak terkait lainnya,&quot; kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Senin (30/8/2021).
Selain Bupati Probolinggo dan Anggota DPR, tim KPK mengamankan sejumlah camat dan kepala desa (kades). Mereka diamankan karena diduga terlibat dalam praktik suap jual-beli jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo. Sepuluh orang tersebut diamankan pada Minggu, 29 Agustus 2021.
&quot;Kegiatan tangkap tangan KPK dilakukan di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, Minggu 29/8/2021 dini hari,&quot; ujarnya.
Saat ini, tim KPK masih memintai keterangan pihak-pihak yang diamankan tersebut di Mapolda Jawa Timur. KPK bakal segera menentukan status hukum 10 orang yang diamankan saat operasi senyap di Probolinggo, dalam waktu 1x24 jam.
Baca Juga : Kena OTT KPK, Bupati Probolinggo dan Suaminya Diduga Terkait Jual-Beli Jabatan
&quot;Tim KPK masih melakukan permintaan keterangan kepada pihak-pihak dimaksud untuk kemudian dalam waktu 1 x 24 jam segera kami tentukan sikap terhadap hasil kegiatan penyelidikan dimaksud,&quot; tutur Ali.
&quot;Hingga saat ini tim KPK dan pihak yang diamankan masih berada di Jawa Timur. Perkembangannya akan selalu kami informasikan kepada masyarakat,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 10 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Probolinggo, Jawa Timur. Dua dari 10 orang tersebut adalah Bupati Probolinggo berinisial PTS dan suaminya yang merupakan anggota DPR Fraksi NasDem, berinisial HA.
&quot;Sejauh ini ada sekitar 10 orang yang diamankan diantaranya kepala daerah, beberapa ASN Pemkab Probolinggo dan pihak-pihak terkait lainnya,&quot; kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Senin (30/8/2021).
Selain Bupati Probolinggo dan Anggota DPR, tim KPK mengamankan sejumlah camat dan kepala desa (kades). Mereka diamankan karena diduga terlibat dalam praktik suap jual-beli jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo. Sepuluh orang tersebut diamankan pada Minggu, 29 Agustus 2021.
&quot;Kegiatan tangkap tangan KPK dilakukan di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, Minggu 29/8/2021 dini hari,&quot; ujarnya.
Saat ini, tim KPK masih memintai keterangan pihak-pihak yang diamankan tersebut di Mapolda Jawa Timur. KPK bakal segera menentukan status hukum 10 orang yang diamankan saat operasi senyap di Probolinggo, dalam waktu 1x24 jam.
Baca Juga : Kena OTT KPK, Bupati Probolinggo dan Suaminya Diduga Terkait Jual-Beli Jabatan
&quot;Tim KPK masih melakukan permintaan keterangan kepada pihak-pihak dimaksud untuk kemudian dalam waktu 1 x 24 jam segera kami tentukan sikap terhadap hasil kegiatan penyelidikan dimaksud,&quot; tutur Ali.
&quot;Hingga saat ini tim KPK dan pihak yang diamankan masih berada di Jawa Timur. Perkembangannya akan selalu kami informasikan kepada masyarakat,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
