<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Beberapa Negara Penduduknya 60% Divaksin Masih Alami Lonjakan Covid-19</title><description>Untuk itu, kewaspadaan harus terus ditingkatkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/30/337/2463535/jokowi-beberapa-negara-penduduknya-60-divaksin-masih-alami-lonjakan-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/30/337/2463535/jokowi-beberapa-negara-penduduknya-60-divaksin-masih-alami-lonjakan-covid-19"/><item><title>Jokowi: Beberapa Negara Penduduknya 60% Divaksin Masih Alami Lonjakan Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/30/337/2463535/jokowi-beberapa-negara-penduduknya-60-divaksin-masih-alami-lonjakan-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/30/337/2463535/jokowi-beberapa-negara-penduduknya-60-divaksin-masih-alami-lonjakan-covid-19</guid><pubDate>Senin 30 Agustus 2021 21:10 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/30/337/2463535/jokowi-beberapa-negara-penduduknya-60-divaksin-masih-alami-lonjakan-covid-19-Fmv8jcaNhu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/30/337/2463535/jokowi-beberapa-negara-penduduknya-60-divaksin-masih-alami-lonjakan-covid-19-Fmv8jcaNhu.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (Ist)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengAtakan sejumlah negara yang penduduknya sudah divaksin lebih dari 60 persen masih mengalami lonjakan kasus Covid-19. Untuk itu, kewaspadaan harus terus ditingkatkan.
&quot;Beberapa negara yang penduduknya sudah divaksinasi lebih dari 60% ternyata saat ini masih mengalami lonjakan kasus Covid-19 lagi. Hal ini terjadi karena masyarakatnya tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,&quot; ujarnya, Senin (30/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kisah Petugas TPU Covid-19, Kerja Lembur hingga Berbulan-bulan Tak Bertemu Keluarga
Jokowi menuturkan, semua elemen bangsa harus bersama-sama menjaga kasus Covid-19 agar tidak naik lagi. &quot;Kuncinya sederhana ayo segera ikut vaksin, ayo disiplin terapkan protokol kesehatan,&quot; jelasnya.
Di sisi lain, hasil evaluasi menunjukkan penerapan protokol kesehatan di beberapa sektor sudah menunjukkan hal yang cukup baik. &quot;Untuk itu, pemerintah kembali melakukan beberapa penerapan yang akan disampaikan Menko dan menteri-menteri terkait,&quot; tuturnya.
&quot;Meskipun demikian, kita semua harus tetap berhati-hati dalam menyikapi tren perbaikan ini. Kita harus mempelajari perkembangan situasi Covid-19 di berbagai negara dan terus mengambil berbagai pelajaran penting darinya,&quot; lanjutnya.
Jokowi memerinci, di wilayah Jawa-Bali terdapat penambahan daerah aglomerasi yang masuk ke PPKM Level 3, di antaranya yakni Malang Raya dan Solo Raya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;PPKM Diperpanjang, Kapasitas Dine In di Resto 50% dan Mal Buka Sampai Pukul 21.00
Dengan demikian, jumlah wilayah aglomerasi di Jawa-Bali yang telah turun di level 3 pada pekan ini yakni Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya, Malang Raya dan Solo Raya. Sedangkan Semarang Raya telah berhasil turun menjadi PPKM Level 2.
&quot;Sehingga secara keseluruhan di Jawa - Bali ada perkembangan yang cukup baik,&quot; terang Jokowi.Sedangkan jumlah PPKM Level 4 di Jawa-Bali berkurang dari 51 kabupaten/kota menjadi 25. Lalu level 3 dari 67 kabupaten/kota bertambah menjadi 76. Selanjutnya level 2 dari 10 kabupaten/kota bertambah menjadi 27.
Perkembangan kasus Covid-19 di luar Jawa Bali juga mengalami perbaikan. Wilayah PPKM Level 4 dari sebelumnya 7 provinsi menjadi 4. Lalu level 4 di 104 kabupaten/kota berkurang menjadi 85. Level 3 turun dari 234 kabupaten/kota menjadi 232. Dan level 2 dari 48 kabupaten/kota bertambah menjadi 68.
&quot;Kemudian, Level 1 dari tidak ada kabupaten/kota menjadi 1 kabupaten/kota,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengAtakan sejumlah negara yang penduduknya sudah divaksin lebih dari 60 persen masih mengalami lonjakan kasus Covid-19. Untuk itu, kewaspadaan harus terus ditingkatkan.
&quot;Beberapa negara yang penduduknya sudah divaksinasi lebih dari 60% ternyata saat ini masih mengalami lonjakan kasus Covid-19 lagi. Hal ini terjadi karena masyarakatnya tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,&quot; ujarnya, Senin (30/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kisah Petugas TPU Covid-19, Kerja Lembur hingga Berbulan-bulan Tak Bertemu Keluarga
Jokowi menuturkan, semua elemen bangsa harus bersama-sama menjaga kasus Covid-19 agar tidak naik lagi. &quot;Kuncinya sederhana ayo segera ikut vaksin, ayo disiplin terapkan protokol kesehatan,&quot; jelasnya.
Di sisi lain, hasil evaluasi menunjukkan penerapan protokol kesehatan di beberapa sektor sudah menunjukkan hal yang cukup baik. &quot;Untuk itu, pemerintah kembali melakukan beberapa penerapan yang akan disampaikan Menko dan menteri-menteri terkait,&quot; tuturnya.
&quot;Meskipun demikian, kita semua harus tetap berhati-hati dalam menyikapi tren perbaikan ini. Kita harus mempelajari perkembangan situasi Covid-19 di berbagai negara dan terus mengambil berbagai pelajaran penting darinya,&quot; lanjutnya.
Jokowi memerinci, di wilayah Jawa-Bali terdapat penambahan daerah aglomerasi yang masuk ke PPKM Level 3, di antaranya yakni Malang Raya dan Solo Raya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;PPKM Diperpanjang, Kapasitas Dine In di Resto 50% dan Mal Buka Sampai Pukul 21.00
Dengan demikian, jumlah wilayah aglomerasi di Jawa-Bali yang telah turun di level 3 pada pekan ini yakni Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya, Malang Raya dan Solo Raya. Sedangkan Semarang Raya telah berhasil turun menjadi PPKM Level 2.
&quot;Sehingga secara keseluruhan di Jawa - Bali ada perkembangan yang cukup baik,&quot; terang Jokowi.Sedangkan jumlah PPKM Level 4 di Jawa-Bali berkurang dari 51 kabupaten/kota menjadi 25. Lalu level 3 dari 67 kabupaten/kota bertambah menjadi 76. Selanjutnya level 2 dari 10 kabupaten/kota bertambah menjadi 27.
Perkembangan kasus Covid-19 di luar Jawa Bali juga mengalami perbaikan. Wilayah PPKM Level 4 dari sebelumnya 7 provinsi menjadi 4. Lalu level 4 di 104 kabupaten/kota berkurang menjadi 85. Level 3 turun dari 234 kabupaten/kota menjadi 232. Dan level 2 dari 48 kabupaten/kota bertambah menjadi 68.
&quot;Kemudian, Level 1 dari tidak ada kabupaten/kota menjadi 1 kabupaten/kota,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
