<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Buaya 4 Meter Teror Warga Bantaran Sungai di Kalteng</title><description>BKSDA Kalteng SKW 2 Pangkalan Bun terus mengimbau warga bantaran sungai untuk tidak dulu beraktivitas di sungai.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/30/340/2463296/heboh-buaya-4-meter-teror-warga-bantaran-sungai-di-kalteng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/30/340/2463296/heboh-buaya-4-meter-teror-warga-bantaran-sungai-di-kalteng"/><item><title>Heboh Buaya 4 Meter Teror Warga Bantaran Sungai di Kalteng</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/30/340/2463296/heboh-buaya-4-meter-teror-warga-bantaran-sungai-di-kalteng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/30/340/2463296/heboh-buaya-4-meter-teror-warga-bantaran-sungai-di-kalteng</guid><pubDate>Senin 30 Agustus 2021 13:50 WIB</pubDate><dc:creator>Sigit Dzakwan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/30/340/2463296/heboh-buaya-4-meter-teror-warga-bantaran-sungai-di-kalteng-NkDyjwxTpz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Buaya di Pangkalan Bun (Foto: iNews/Sigit)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/30/340/2463296/heboh-buaya-4-meter-teror-warga-bantaran-sungai-di-kalteng-NkDyjwxTpz.jpg</image><title>Buaya di Pangkalan Bun (Foto: iNews/Sigit)</title></images><description>KOBAR - Munculnya buaya muara dengan panjang sekitar 4 meter di Sungai Arut, di kawasan padat penduduk di Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah dalam dua hari terakhir, membuat geger warga setempat.

BKSDA Kalteng SKW 2 Pangkalan Bun terus mengimbau warga bantaran sungai untuk tidak dulu beraktivitas di sungai. Sebab buaya muara ini diduga masih bersembunyi di wilayah sekitar bantaran Sungai Arut.

Kemunculan buaya jenis muara yang menghebohkan warga  Kelurahan Mendawai, di bantaran sungai arut Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah dalam dua hari terahir membuat ketakutan warga setempat, sebab jika dibiarkan bisa mengancam warga bantaran sungai arut.

Sementara itu, Petugas BKSDA Kalteng SKW 2 di Pangkalan Bun terus melakukan imbauan kepada warga bantaran sungai untuk tidak dulu beraktivitas di sungai.

Sebab keberadaan buaya muara ini diduga masih di sekitar sungai arut. BKSDA bersama instansi terkait akan terus melakukan imbuatan menyusuri sungai arut agar warga mengurangi aktivitasnya di sungai

Sementara itu suasana di bantaran sungai arut cenderung sepi jika di banding hari sebelumnya. Tampak sejumlah lanting yang ada di sungai tidak ada orang yang mencuci atau mandi di pinggir sungai. Warga masih ketakutan akan munculnya buaya muara.

</description><content:encoded>KOBAR - Munculnya buaya muara dengan panjang sekitar 4 meter di Sungai Arut, di kawasan padat penduduk di Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah dalam dua hari terakhir, membuat geger warga setempat.

BKSDA Kalteng SKW 2 Pangkalan Bun terus mengimbau warga bantaran sungai untuk tidak dulu beraktivitas di sungai. Sebab buaya muara ini diduga masih bersembunyi di wilayah sekitar bantaran Sungai Arut.

Kemunculan buaya jenis muara yang menghebohkan warga  Kelurahan Mendawai, di bantaran sungai arut Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah dalam dua hari terahir membuat ketakutan warga setempat, sebab jika dibiarkan bisa mengancam warga bantaran sungai arut.

Sementara itu, Petugas BKSDA Kalteng SKW 2 di Pangkalan Bun terus melakukan imbauan kepada warga bantaran sungai untuk tidak dulu beraktivitas di sungai.

Sebab keberadaan buaya muara ini diduga masih di sekitar sungai arut. BKSDA bersama instansi terkait akan terus melakukan imbuatan menyusuri sungai arut agar warga mengurangi aktivitasnya di sungai

Sementara itu suasana di bantaran sungai arut cenderung sepi jika di banding hari sebelumnya. Tampak sejumlah lanting yang ada di sungai tidak ada orang yang mencuci atau mandi di pinggir sungai. Warga masih ketakutan akan munculnya buaya muara.

</content:encoded></item></channel></rss>
