<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serangan Udara AS di Kabul Dilaporkan Telan Korban Warga Sipil</title><description>Amerika Serikat (AS) sedang menyelidiki.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/31/18/2463608/serangan-udara-as-di-kabul-dilaporkan-telan-korban-warga-sipil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/31/18/2463608/serangan-udara-as-di-kabul-dilaporkan-telan-korban-warga-sipil"/><item><title>Serangan Udara AS di Kabul Dilaporkan Telan Korban Warga Sipil</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/31/18/2463608/serangan-udara-as-di-kabul-dilaporkan-telan-korban-warga-sipil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/31/18/2463608/serangan-udara-as-di-kabul-dilaporkan-telan-korban-warga-sipil</guid><pubDate>Selasa 31 Agustus 2021 05:41 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/31/18/2463608/serangan-udara-as-di-kabul-dilaporkan-telan-korban-warga-sipil-0SN8xdBsX4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Serangan drone AS ke Kabul, Afghanistan (Foto: AP via VOA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/31/18/2463608/serangan-udara-as-di-kabul-dilaporkan-telan-korban-warga-sipil-0SN8xdBsX4.jpg</image><title>Serangan drone AS ke Kabul, Afghanistan (Foto: AP via VOA)</title></images><description>KABUL &amp;ndash; Amerika Serikat (AS) melakukan sebuah serangan udara pada Minggu (29/8) terhadap sebuah kendaraan yang dianggap mengancam bandara Kabul, Afghanistan. Komando Sentral AS kini sedang menyelidiki laporan mengenai jatuhnya korban sipil.
&amp;ldquo;Kami sudah mengetahui laporan mengenai korban sipil pasca serangan terhadap sebuah kendaraan di Kabul,&quot; kata Kapten Bill Urban, juru bicara CENTCOM, dalam pernyataan Minggu (29/8) malam.
&amp;ldquo;AS sedang menyelidiki dan kami akan sangat sedih akan kemungkinan jatuhnya korban tak bersalah,&quot; terangnya.
(Baca juga: Taliban Perintahkan Warga Kabul Serahkan Senjata, Amunisi, dan Barang Milik Negara)
Pada Minggu (29/8), militer mengatakan pasukannya menyerang sebuah kendaraan menghapus ancaman segera dari ISIS-K (Islamic State Khorasan) terhadap bandara internasional Hamad Karzai.
Dalam pernyataannya Minggu (29/8) malam, Urban mengatakan dampak dari serangan udara itu sedang dipelajari, dan bahwa ledakan kedua &quot;mungkin telah menimbulkan korban tambahan. Belum jelas apa yang mungkin telah terjadi, dan kami sedang menyelidikinya lebih jauh.&quot;
Menurut laporan The New York Times, serangan drone atau ledakan kedua menewaskan sembilan warga sipil, banyak diantara mereka anak-anak.
(Baca juga: Tembakan Roket Hujani Bandara Kabul, Dicegat Sistem Pertahanan Udara AS)
</description><content:encoded>KABUL &amp;ndash; Amerika Serikat (AS) melakukan sebuah serangan udara pada Minggu (29/8) terhadap sebuah kendaraan yang dianggap mengancam bandara Kabul, Afghanistan. Komando Sentral AS kini sedang menyelidiki laporan mengenai jatuhnya korban sipil.
&amp;ldquo;Kami sudah mengetahui laporan mengenai korban sipil pasca serangan terhadap sebuah kendaraan di Kabul,&quot; kata Kapten Bill Urban, juru bicara CENTCOM, dalam pernyataan Minggu (29/8) malam.
&amp;ldquo;AS sedang menyelidiki dan kami akan sangat sedih akan kemungkinan jatuhnya korban tak bersalah,&quot; terangnya.
(Baca juga: Taliban Perintahkan Warga Kabul Serahkan Senjata, Amunisi, dan Barang Milik Negara)
Pada Minggu (29/8), militer mengatakan pasukannya menyerang sebuah kendaraan menghapus ancaman segera dari ISIS-K (Islamic State Khorasan) terhadap bandara internasional Hamad Karzai.
Dalam pernyataannya Minggu (29/8) malam, Urban mengatakan dampak dari serangan udara itu sedang dipelajari, dan bahwa ledakan kedua &quot;mungkin telah menimbulkan korban tambahan. Belum jelas apa yang mungkin telah terjadi, dan kami sedang menyelidikinya lebih jauh.&quot;
Menurut laporan The New York Times, serangan drone atau ledakan kedua menewaskan sembilan warga sipil, banyak diantara mereka anak-anak.
(Baca juga: Tembakan Roket Hujani Bandara Kabul, Dicegat Sistem Pertahanan Udara AS)
</content:encoded></item></channel></rss>
