<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ketika Ken Arok Mendapatkan Gelar Brahmana dari Sang Guru   </title><description>Asal usul yang tak jelas, Ken Arok memiliki kecerdasan di atas rata - rata.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/31/337/2463567/ketika-ken-arok-mendapatkan-gelar-brahmana-dari-sang-guru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/31/337/2463567/ketika-ken-arok-mendapatkan-gelar-brahmana-dari-sang-guru"/><item><title> Ketika Ken Arok Mendapatkan Gelar Brahmana dari Sang Guru   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/31/337/2463567/ketika-ken-arok-mendapatkan-gelar-brahmana-dari-sang-guru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/31/337/2463567/ketika-ken-arok-mendapatkan-gelar-brahmana-dari-sang-guru</guid><pubDate>Selasa 31 Agustus 2021 08:32 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/30/337/2463567/ketika-ken-arok-mendapatkan-gelar-brahmana-dari-sang-guru-9u6xtZk8nG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi Ken Arok (foto: ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/30/337/2463567/ketika-ken-arok-mendapatkan-gelar-brahmana-dari-sang-guru-9u6xtZk8nG.jpg</image><title>Illustrasi Ken Arok (foto: ist)</title></images><description>KENDATI berasal dari asal usul yang tak jelas, Ken Arok memiliki kecerdasan di atas rata - rata. Hal ini terlihat saat Ken Arok berguru kepada Lohgawe, seorang brahmana pendeta agama Hindu kala itu.

Ken Arok sendiri bukanlah nama asli dari dirinya. Melainkan pemberian nama oleh sang guru Lohgawe. Ken sendiri bukanlah nama aslinya, melainkan julukan atau gelar kehormatan, tapi bukan karena silsilah melainkan karena keluhuran budinya. Hal ini terungkap dalam buku &quot;Hitam Putih Ken Arok dari Kejayaan hingga Keruntuhan&quot; karya Muhammad Syamsuddin.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kisah Ken Arok Terpana saat Bagian Tubuh Ken Dedes Pancarkan Sinar
Gelar kehormatan ini diberikan kepada seseorang karena kemuliaan atau keluhuran budi pekertinya. Kemudian kata Arok sendiri merupakan pemberian nama dari seorang brahmana bernama Dang Hyang Lohgawe.

Dikisahkan pemberian nama ini diberikan setelah ia mampu dan berani mengutarakan pendapat, pengetahuan dan kritiknya terhadap kaum brahmana. Padahal Ken Arok sendiri datang dari golongan sudra atau kasta terendah dalam agama Hindu.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Raja-Raja Majapahit Ternyata Keturunan Ken Arok, Pendiri Kerajaan Singasari
Ken Arok dikisahkan pernah memberikan pengetahuan dan kritiknya dihadapan gurunya di tengah para santri lain yang juga sama - sama berguru kepada Lohgawe. Kata Arok sendiri adalah nama yang berarti 'pembangun' , ketika ia diberi nama oleh mahagurunya ini menandakan bahwa Arok telah lulus sebagai brahmana.

Meski dalam waktu yang tergolong singkat, Arok berhasil lulus dengan capaian yang cukup tinggi. Ken Arok berhasil lulus mendahului para santri lainnya yang terlebih dahulu menimba ilmu ke Lohgawe.

Sejak dinyatakan lulus inilah, Lohgawe memperbolehkan Arok meninggalkan dirinya. Namun Lohgawe berpesan kepada Arok untuk tetap sementara tinggal bersamanya lantaran akan berbicara beberapa hal. Lohgawe bermaksud hendak menggalang persekutuan dengan kaum brahmana, melalui persekutuan inilah kelak membuat Ken Arok mendapat legitimasi etis dari kaum brahmana untuk melakukan tindakan politiknya.

Menurut Lohgawe, muridnya Ken Arok ini adalah murid yang cerdas, gesit, tangkas, dan ingatannya pun sangat kuat. Selain itu, Arok dikenal dengan seseorang yang berani, tabah, dan kuat menghadapi beragam gejolak dan tantangan hidup. Kendati baru sebentar berguru ke Lohgawe, Arok sudah memiliki pengetahuan yang tinggi melampaui para murid yang belajar di padepokan Lohgawe.

Sebelum berguru ke Lohgawe, Arok juga pernah berguru kepada Mahaguru Tantripala. Oleh guru pertamanya, ia diberi sebuah gulungan lontar yang berisi catatan mengenai sejarah Arok sendiri. Gulungan lontar ini tidak pernah dibacanya hingga lontar itu diberikan kepada Lohgawe.

Namun ketika Arok telah lulus menjadi brahmana, gulungan itu diberikan kembali kepadanya oleh gurunya Lohgawe yang sangat ia junjung tinggi. (din)</description><content:encoded>KENDATI berasal dari asal usul yang tak jelas, Ken Arok memiliki kecerdasan di atas rata - rata. Hal ini terlihat saat Ken Arok berguru kepada Lohgawe, seorang brahmana pendeta agama Hindu kala itu.

Ken Arok sendiri bukanlah nama asli dari dirinya. Melainkan pemberian nama oleh sang guru Lohgawe. Ken sendiri bukanlah nama aslinya, melainkan julukan atau gelar kehormatan, tapi bukan karena silsilah melainkan karena keluhuran budinya. Hal ini terungkap dalam buku &quot;Hitam Putih Ken Arok dari Kejayaan hingga Keruntuhan&quot; karya Muhammad Syamsuddin.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kisah Ken Arok Terpana saat Bagian Tubuh Ken Dedes Pancarkan Sinar
Gelar kehormatan ini diberikan kepada seseorang karena kemuliaan atau keluhuran budi pekertinya. Kemudian kata Arok sendiri merupakan pemberian nama dari seorang brahmana bernama Dang Hyang Lohgawe.

Dikisahkan pemberian nama ini diberikan setelah ia mampu dan berani mengutarakan pendapat, pengetahuan dan kritiknya terhadap kaum brahmana. Padahal Ken Arok sendiri datang dari golongan sudra atau kasta terendah dalam agama Hindu.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Raja-Raja Majapahit Ternyata Keturunan Ken Arok, Pendiri Kerajaan Singasari
Ken Arok dikisahkan pernah memberikan pengetahuan dan kritiknya dihadapan gurunya di tengah para santri lain yang juga sama - sama berguru kepada Lohgawe. Kata Arok sendiri adalah nama yang berarti 'pembangun' , ketika ia diberi nama oleh mahagurunya ini menandakan bahwa Arok telah lulus sebagai brahmana.

Meski dalam waktu yang tergolong singkat, Arok berhasil lulus dengan capaian yang cukup tinggi. Ken Arok berhasil lulus mendahului para santri lainnya yang terlebih dahulu menimba ilmu ke Lohgawe.

Sejak dinyatakan lulus inilah, Lohgawe memperbolehkan Arok meninggalkan dirinya. Namun Lohgawe berpesan kepada Arok untuk tetap sementara tinggal bersamanya lantaran akan berbicara beberapa hal. Lohgawe bermaksud hendak menggalang persekutuan dengan kaum brahmana, melalui persekutuan inilah kelak membuat Ken Arok mendapat legitimasi etis dari kaum brahmana untuk melakukan tindakan politiknya.

Menurut Lohgawe, muridnya Ken Arok ini adalah murid yang cerdas, gesit, tangkas, dan ingatannya pun sangat kuat. Selain itu, Arok dikenal dengan seseorang yang berani, tabah, dan kuat menghadapi beragam gejolak dan tantangan hidup. Kendati baru sebentar berguru ke Lohgawe, Arok sudah memiliki pengetahuan yang tinggi melampaui para murid yang belajar di padepokan Lohgawe.

Sebelum berguru ke Lohgawe, Arok juga pernah berguru kepada Mahaguru Tantripala. Oleh guru pertamanya, ia diberi sebuah gulungan lontar yang berisi catatan mengenai sejarah Arok sendiri. Gulungan lontar ini tidak pernah dibacanya hingga lontar itu diberikan kepada Lohgawe.

Namun ketika Arok telah lulus menjadi brahmana, gulungan itu diberikan kembali kepadanya oleh gurunya Lohgawe yang sangat ia junjung tinggi. (din)</content:encoded></item></channel></rss>
