<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Istri Muda Yosef Tertekan Dituduh Terlibat Pembunuhan, HP-nya Sampai Disita Polisi</title><description>Banyak pernyataan-pernyataan tak berdasar disampaikan netizen. Padahal, penyelidikan sendiri belum rampung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/31/337/2463746/istri-muda-yosef-tertekan-dituduh-terlibat-pembunuhan-hp-nya-sampai-disita-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/31/337/2463746/istri-muda-yosef-tertekan-dituduh-terlibat-pembunuhan-hp-nya-sampai-disita-polisi"/><item><title>Istri Muda Yosef Tertekan Dituduh Terlibat Pembunuhan, HP-nya Sampai Disita Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/31/337/2463746/istri-muda-yosef-tertekan-dituduh-terlibat-pembunuhan-hp-nya-sampai-disita-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/31/337/2463746/istri-muda-yosef-tertekan-dituduh-terlibat-pembunuhan-hp-nya-sampai-disita-polisi</guid><pubDate>Selasa 31 Agustus 2021 11:20 WIB</pubDate><dc:creator>Didin Jalaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/31/337/2463746/istri-muda-yosef-tertekan-dituduh-terlibat-pembunuhan-hp-nya-sampai-disita-polisi-ayTwKRGzXw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TKP penemuan mayat (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/31/337/2463746/istri-muda-yosef-tertekan-dituduh-terlibat-pembunuhan-hp-nya-sampai-disita-polisi-ayTwKRGzXw.jpg</image><title>TKP penemuan mayat (Foto: Antara)</title></images><description>SUBANG - Pembunuhan sadis yang menimpa Tuti (54) dan putri kandungnya Amelia Mustika Ratu (23) di Kabupaten Subang, Jawa Barat menarik perhatian masyarakat luas dan menjadi perbincangan hangat di jejaring media sosial.

Pasalnya, jasad mereka berdua ditemukan tertumpuk dalam kondisi bugil di bagasi Toyota Alphard, Jalan Cagak, Kabupaten Subang, pada Rabu pagi, 18 Agustus 2021 silam. Siapa yang membunuh pun masih menjadi misteri.

Banyak pernyataan-pernyataan tak berdasar disampaikan netizen. Padahal, penyelidikan sendiri belum rampung. Media sosial menuduh M, istri muda Yosef, suami korban Tuti atau ayah kandung Amelia seakan-akan terlibat dalam kasus pembunuhan ini sehingga membuat M tertekan.

&quot;Sekarang kondisi Ibu (M) syok. Beliau sering menangis, dan sangat tertekan karena banyak tudingan yang seakan-anak dirinya terlibat. Kepada kami kuasa hukumnya, (dia) berkali-kali bersumpah tidak tahu apapun,&quot; kata kuasa hukum M, Robert Marpaung, Senin (30/8/2021).

Menurutnya, segala pemeriksaan polisi sudah dijalankan M bersama dua orang anaknya. Bahkan mereka sampai harus menjalani tes DNA. Selain itu, telepon genggam milik M juga diamankan polisi untuk proses penyelidikan.

&quot;Saya sebagai kuasa hukumnya, meyakini klien saya tidak terlibat (kasus pembunuhan). Saat malam kejadian biliau sedang ada di rumahnya. Itu didukung dari keterangan saksi bahwa yang bersangkutan tidak pergi ke mana-mana. Semua hasil akhir penyelidikan kami serahkan ke penyidik, dan kami harap semuanya segera terungkap,&quot;bebernya.

Dia menyebut, banyaknya tuduhan yang tidak mendasar membuat M tidak mau keluar rumah. Sebagai kuasa hukum, dia pun harus berusaha meyakinkan kliennya agar tetap tegar dan menjalani semuanya dengan tegar dan sabar. &quot;Karena hampir setiap saat beliau menangis,&quot;ujar Robert.

Selain M, suaminya juga merasakan hal serupa. Kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat, menyebut pisikologis kliennya saat ini dalam kondisi tertekan. Tidak hanya karena kematian anak kandungnya Amelia dan istri pertamanya Tuti, tetapi juga respon dari media sosial. Dia tidak menyangka, kasus ini menyedot perhatian netizen seperti di Facebook, Instagram, Tiktok bahkan YouTube.

&quot;Banyak asumsi liar yang mengkait-kaitkan bahwa klien saya  seolah-olah sebagai terduga pelaku, terutama di sosmed. Apabila banyak  pihak yang seperti memojokan jelas membuat pisikologis seseorang itu  tergaggu,&quot;tutur dia.

Rohmah meyakini, jika kliennya Yosef tidak terlibat dalam peristiwa  yang menimpa keluarganya itu. Apalgi dia sangat menyayangi keluarga  besarnya, apalagi anak bungsunya Amelia. &quot;Peristiwa kematian anak dan  istrinya yang tidak wajar ini saja membuat Pak Yosef sangat  terpukul,&quot;katanya.

Menurutnya, saat malam yang diduga menjadi peristiwa pembunuhan Yosef  sedang berada di rumah istri mudanya. Dia pulang ke rumah istri tuanya  di Jalan Cagak pada Rabu pagi hendak mengambil peralatan golf, pada saat  itu lah dia menemukan istri dan anaknya sudah meninggal.
</description><content:encoded>SUBANG - Pembunuhan sadis yang menimpa Tuti (54) dan putri kandungnya Amelia Mustika Ratu (23) di Kabupaten Subang, Jawa Barat menarik perhatian masyarakat luas dan menjadi perbincangan hangat di jejaring media sosial.

Pasalnya, jasad mereka berdua ditemukan tertumpuk dalam kondisi bugil di bagasi Toyota Alphard, Jalan Cagak, Kabupaten Subang, pada Rabu pagi, 18 Agustus 2021 silam. Siapa yang membunuh pun masih menjadi misteri.

Banyak pernyataan-pernyataan tak berdasar disampaikan netizen. Padahal, penyelidikan sendiri belum rampung. Media sosial menuduh M, istri muda Yosef, suami korban Tuti atau ayah kandung Amelia seakan-akan terlibat dalam kasus pembunuhan ini sehingga membuat M tertekan.

&quot;Sekarang kondisi Ibu (M) syok. Beliau sering menangis, dan sangat tertekan karena banyak tudingan yang seakan-anak dirinya terlibat. Kepada kami kuasa hukumnya, (dia) berkali-kali bersumpah tidak tahu apapun,&quot; kata kuasa hukum M, Robert Marpaung, Senin (30/8/2021).

Menurutnya, segala pemeriksaan polisi sudah dijalankan M bersama dua orang anaknya. Bahkan mereka sampai harus menjalani tes DNA. Selain itu, telepon genggam milik M juga diamankan polisi untuk proses penyelidikan.

&quot;Saya sebagai kuasa hukumnya, meyakini klien saya tidak terlibat (kasus pembunuhan). Saat malam kejadian biliau sedang ada di rumahnya. Itu didukung dari keterangan saksi bahwa yang bersangkutan tidak pergi ke mana-mana. Semua hasil akhir penyelidikan kami serahkan ke penyidik, dan kami harap semuanya segera terungkap,&quot;bebernya.

Dia menyebut, banyaknya tuduhan yang tidak mendasar membuat M tidak mau keluar rumah. Sebagai kuasa hukum, dia pun harus berusaha meyakinkan kliennya agar tetap tegar dan menjalani semuanya dengan tegar dan sabar. &quot;Karena hampir setiap saat beliau menangis,&quot;ujar Robert.

Selain M, suaminya juga merasakan hal serupa. Kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat, menyebut pisikologis kliennya saat ini dalam kondisi tertekan. Tidak hanya karena kematian anak kandungnya Amelia dan istri pertamanya Tuti, tetapi juga respon dari media sosial. Dia tidak menyangka, kasus ini menyedot perhatian netizen seperti di Facebook, Instagram, Tiktok bahkan YouTube.

&quot;Banyak asumsi liar yang mengkait-kaitkan bahwa klien saya  seolah-olah sebagai terduga pelaku, terutama di sosmed. Apabila banyak  pihak yang seperti memojokan jelas membuat pisikologis seseorang itu  tergaggu,&quot;tutur dia.

Rohmah meyakini, jika kliennya Yosef tidak terlibat dalam peristiwa  yang menimpa keluarganya itu. Apalgi dia sangat menyayangi keluarga  besarnya, apalagi anak bungsunya Amelia. &quot;Peristiwa kematian anak dan  istrinya yang tidak wajar ini saja membuat Pak Yosef sangat  terpukul,&quot;katanya.

Menurutnya, saat malam yang diduga menjadi peristiwa pembunuhan Yosef  sedang berada di rumah istri mudanya. Dia pulang ke rumah istri tuanya  di Jalan Cagak pada Rabu pagi hendak mengambil peralatan golf, pada saat  itu lah dia menemukan istri dan anaknya sudah meninggal.
</content:encoded></item></channel></rss>
