<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapan Pandemi Covid-19 Jadi Endemi? IDI: Masih Lama, 2 Sampai 3 Tahun Lagi</title><description>Apakah hal itu bisa diwujudkan dalam waktu dekat?</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/01/337/2464341/kapan-pandemi-covid-19-jadi-endemi-idi-masih-lama-2-sampai-3-tahun-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/01/337/2464341/kapan-pandemi-covid-19-jadi-endemi-idi-masih-lama-2-sampai-3-tahun-lagi"/><item><title>Kapan Pandemi Covid-19 Jadi Endemi? IDI: Masih Lama, 2 Sampai 3 Tahun Lagi</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/01/337/2464341/kapan-pandemi-covid-19-jadi-endemi-idi-masih-lama-2-sampai-3-tahun-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/01/337/2464341/kapan-pandemi-covid-19-jadi-endemi-idi-masih-lama-2-sampai-3-tahun-lagi</guid><pubDate>Rabu 01 September 2021 11:24 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/01/337/2464341/kapan-pandemi-covid-19-jadi-endemi-idi-masih-lama-2-sampai-3-tahun-lagi-aVLuAcybMo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/01/337/2464341/kapan-pandemi-covid-19-jadi-endemi-idi-masih-lama-2-sampai-3-tahun-lagi-aVLuAcybMo.jpg</image><title>Penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini mulai mengarah menjadi endemi. Bahkan, dengan jumlah penduduk keempat terbesar di dunia, Indonesia dianggap bisa berkontribusi mewujudkan hal itu.&amp;nbsp;
Apakah hal itu bisa diwujudkan dalam waktu dekat? Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban mengatakan bahwa pandemi menuju endemi memerlukan proses yang panjang. Bahkan, bisa dua atau tiga tahun lagi.
&amp;ldquo;Mungkin. Tapi sepertinya masih panjang. Masih lama. Dua sampai tiga tahun lagi. Bisa jadi juga akan jadi hiperendemi,&amp;rdquo; ungkap Zubairi lewat media sosial pribadinya, dikutip Rabu (1/9/2021).
Zubairi pun menegaskan bahwa saat ini masih berada dalam fase pandemi. Sehingga vaksinasi harus terus digencarkan. Selain itu, ada strategi yang bisa dilakukan, yakni peningkatan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan. Kemudian peningkatan upaya 3T testing, tracing, dan treatment.
&amp;ldquo;Yang penting tetap sadar, kita ini masih fase pandemi. Tetap hati-hati dan segera vaksin,&amp;rdquo; papar Zubairi.
Baca juga:&amp;nbsp;Satgas : Indonesia Berperan Mengubah Pandemi Covid-19 Menjadi Endemi
Saat ini, kata Zubairi, situasi pandemi Covid-19 sudah mulai turun. Bahkan, positivity rate juga terus menurun kini di angka 12%. Hanya saja, angka kematian yang masih tinggi harus menjadi catatan dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.
&amp;ldquo;Situasi sebenarnya di Indonesia? Sudah mulai turun. Sekarang rumah sakit mulai sepi. Positivity rate turun signifikan. Namun angka kematian kita masih tinggi. Ini yang menjadi catatan,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini mulai mengarah menjadi endemi. Bahkan, dengan jumlah penduduk keempat terbesar di dunia, Indonesia dianggap bisa berkontribusi mewujudkan hal itu.&amp;nbsp;
Apakah hal itu bisa diwujudkan dalam waktu dekat? Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban mengatakan bahwa pandemi menuju endemi memerlukan proses yang panjang. Bahkan, bisa dua atau tiga tahun lagi.
&amp;ldquo;Mungkin. Tapi sepertinya masih panjang. Masih lama. Dua sampai tiga tahun lagi. Bisa jadi juga akan jadi hiperendemi,&amp;rdquo; ungkap Zubairi lewat media sosial pribadinya, dikutip Rabu (1/9/2021).
Zubairi pun menegaskan bahwa saat ini masih berada dalam fase pandemi. Sehingga vaksinasi harus terus digencarkan. Selain itu, ada strategi yang bisa dilakukan, yakni peningkatan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan. Kemudian peningkatan upaya 3T testing, tracing, dan treatment.
&amp;ldquo;Yang penting tetap sadar, kita ini masih fase pandemi. Tetap hati-hati dan segera vaksin,&amp;rdquo; papar Zubairi.
Baca juga:&amp;nbsp;Satgas : Indonesia Berperan Mengubah Pandemi Covid-19 Menjadi Endemi
Saat ini, kata Zubairi, situasi pandemi Covid-19 sudah mulai turun. Bahkan, positivity rate juga terus menurun kini di angka 12%. Hanya saja, angka kematian yang masih tinggi harus menjadi catatan dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.
&amp;ldquo;Situasi sebenarnya di Indonesia? Sudah mulai turun. Sekarang rumah sakit mulai sepi. Positivity rate turun signifikan. Namun angka kematian kita masih tinggi. Ini yang menjadi catatan,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
