<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>119 Ibu Hamil di Sumut Meninggal Dunia, 27 di Antaranya Akibat Covid-19</title><description>Jumlah kematian ibu hamil di Sumut sampai bulan Juli 2021 sebanyak 119 kasus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/01/608/2464749/119-ibu-hamil-di-sumut-meninggal-dunia-27-di-antaranya-akibat-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/01/608/2464749/119-ibu-hamil-di-sumut-meninggal-dunia-27-di-antaranya-akibat-covid-19"/><item><title>119 Ibu Hamil di Sumut Meninggal Dunia, 27 di Antaranya Akibat Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/01/608/2464749/119-ibu-hamil-di-sumut-meninggal-dunia-27-di-antaranya-akibat-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/01/608/2464749/119-ibu-hamil-di-sumut-meninggal-dunia-27-di-antaranya-akibat-covid-19</guid><pubDate>Rabu 01 September 2021 22:06 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/01/608/2464749/119-ibu-hamil-di-sumut-meninggal-dunia-27-di-antaranya-akibat-covid-19-DKJRJWTXd9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/01/608/2464749/119-ibu-hamil-di-sumut-meninggal-dunia-27-di-antaranya-akibat-covid-19-DKJRJWTXd9.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Antara)</title></images><description>MEDAN - Angka kematian ibu hamil di Sumatera Utara (Sumut) hingga Juli 2021 telah mencapai 119 kasus. Dari jumlah itu, 27 kasus diantaranya merupakan ibu hamil yang terjangkit Covid-19.

Hal itu diungkapkan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Aris Yudhariansyah, saat membacakan sambutan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi pada pencanangan Vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil Sumatera Utara yang digelar di RS Universitas Sumatera Utara, Rabu (1/9/2021).

&quot;Satu hal yang sampai saat ini menjadi masalah adalah masih tingginya angka kematian ibu dan bayi. Jumlah kematian ibu hamil di Sumut sampai bulan Juli 2021 sebanyak 119 kasus,&quot; kata Aris.

&quot;Penyebab kematian terbanyak ibu hamil menurut Sample Registration System (SRS) adalah hipertensi dalam kehamilan 33,7%, perdarahan obstetri 27,3%, komplikasi non obstetrik 15,7% dan komplikasi obstetrik lainnya 12,04%. Sedangkan yang terinfeksi Covid-19 ada 79 kasus yang tersebar di 17 Kabupaten/kota,&quot; paparnya.

Untuk itu, Aris mengajak seluruh ibu hamil untuk  melaksanakan vaksinasi Covid-19. &quot;Setelah divaksin ibu-ibu harus tetap patuh Prokes, dan tetap memeriksakan kandungan minimal 6 kali kunjungan ke dokter,&quot; tandasnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;5 Fakta Covid-19 Bakal Jadi Endemi, Ketua Satgas IDI Ungkap Pernyataan Mengejutkan</description><content:encoded>MEDAN - Angka kematian ibu hamil di Sumatera Utara (Sumut) hingga Juli 2021 telah mencapai 119 kasus. Dari jumlah itu, 27 kasus diantaranya merupakan ibu hamil yang terjangkit Covid-19.

Hal itu diungkapkan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Aris Yudhariansyah, saat membacakan sambutan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi pada pencanangan Vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil Sumatera Utara yang digelar di RS Universitas Sumatera Utara, Rabu (1/9/2021).

&quot;Satu hal yang sampai saat ini menjadi masalah adalah masih tingginya angka kematian ibu dan bayi. Jumlah kematian ibu hamil di Sumut sampai bulan Juli 2021 sebanyak 119 kasus,&quot; kata Aris.

&quot;Penyebab kematian terbanyak ibu hamil menurut Sample Registration System (SRS) adalah hipertensi dalam kehamilan 33,7%, perdarahan obstetri 27,3%, komplikasi non obstetrik 15,7% dan komplikasi obstetrik lainnya 12,04%. Sedangkan yang terinfeksi Covid-19 ada 79 kasus yang tersebar di 17 Kabupaten/kota,&quot; paparnya.

Untuk itu, Aris mengajak seluruh ibu hamil untuk  melaksanakan vaksinasi Covid-19. &quot;Setelah divaksin ibu-ibu harus tetap patuh Prokes, dan tetap memeriksakan kandungan minimal 6 kali kunjungan ke dokter,&quot; tandasnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;5 Fakta Covid-19 Bakal Jadi Endemi, Ketua Satgas IDI Ungkap Pernyataan Mengejutkan</content:encoded></item></channel></rss>
