<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BIN Menjalin Komunikasi dengan Taliban, Cegah Perang Melebar ke Indonesia</title><description>masyarakat Indonesia kerap kali terbawa situasi politik yang terjadi di negara Timur Tengah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/02/337/2464924/bin-menjalin-komunikasi-dengan-taliban-cegah-perang-melebar-ke-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/02/337/2464924/bin-menjalin-komunikasi-dengan-taliban-cegah-perang-melebar-ke-indonesia"/><item><title>BIN Menjalin Komunikasi dengan Taliban, Cegah Perang Melebar ke Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/02/337/2464924/bin-menjalin-komunikasi-dengan-taliban-cegah-perang-melebar-ke-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/02/337/2464924/bin-menjalin-komunikasi-dengan-taliban-cegah-perang-melebar-ke-indonesia</guid><pubDate>Kamis 02 September 2021 10:38 WIB</pubDate><dc:creator>Riezky Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/02/337/2464924/bin-menyusup-ke-kelompok-perlawanan-termasuk-taliban-apa-tujuannya-Y2Z3Ism3dc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto (Foto: Riezky Maulana)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/02/337/2464924/bin-menyusup-ke-kelompok-perlawanan-termasuk-taliban-apa-tujuannya-Y2Z3Ism3dc.jpg</image><title>Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto (Foto: Riezky Maulana)</title></images><description>JAKARTA - Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto menuturkan Indonesia terus berupaya memperkuat diplomasi agar terciptanya kedamaian dunia. Demi mencapai tujuan itu, BIN secara khusus menyusup ke dalam kelompok-kelompok perlawanan, termasuk Taliban.
&quot;Sebelum perang itu terjadi maka kita perkuat diplomasi dari seluruh elemen. Kita menyusup ke seluruh kelompok perang termasuk Taliban sendiri. Kelompok perlawanan lain yang kita terus upayakan,&quot; ujar Wawan dalam sebuah diskusi daring, dikutip Kamis (2/9/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;BIN Sebut Generasi Milenial Jadi Sasaran Rekrutmen Teroris
Adapun tujuan penyusupan tersebut, sambung dia, agar kelompok perlawanan itu bisa menjaga komitmen perdamaian. Selain itu, diharapkan pula kericuhan tak berimplikasi sampai ke Indonesia.
&quot;Supaya mereka tetap menjaga komitmen agar tidak sedikit melepaskan emosi, meledakkan bom, termasuk juga bom bunuh diri,&quot; paparnya.
&quot;Karena kita ingin menjaga lebih baik ketimbang mengobati. Karena setelah terjadi serangan pasti ada dendam disitu. Dan kita ingin supaya pihak menahan diri. Jadi kita sekarang bergerak menyusupkan teman-teman kita kepada tubuh lawan-lawan itu untuk bareng-bareng menjaga,&quot; imbuhnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Disaksikan Langsung Jokowi saat Vaksinasi, Rudianto: Saya Sangat Senang
Lebih jauh dipaparkan, masyarakat Indonesia kerap kali terbawa situasi politik yang terjadi di negara Timur Tengah. Pasalnya, dengan negara Timur Tengah Indonesia memiliki ikatan religi dan primordialisme.
&quot;Maka sebelum ini semua menjadi pecah enggak karu-karuan lebih baik kita masuk ya terlebih dulu ke seluruh elemen dan berupaya sekeras kerasnya sekuat-kuatnya melakukan penetrasi. Sekarang sih tampaknya masih kita mampu melakukan kontrol itu,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto menuturkan Indonesia terus berupaya memperkuat diplomasi agar terciptanya kedamaian dunia. Demi mencapai tujuan itu, BIN secara khusus menyusup ke dalam kelompok-kelompok perlawanan, termasuk Taliban.
&quot;Sebelum perang itu terjadi maka kita perkuat diplomasi dari seluruh elemen. Kita menyusup ke seluruh kelompok perang termasuk Taliban sendiri. Kelompok perlawanan lain yang kita terus upayakan,&quot; ujar Wawan dalam sebuah diskusi daring, dikutip Kamis (2/9/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;BIN Sebut Generasi Milenial Jadi Sasaran Rekrutmen Teroris
Adapun tujuan penyusupan tersebut, sambung dia, agar kelompok perlawanan itu bisa menjaga komitmen perdamaian. Selain itu, diharapkan pula kericuhan tak berimplikasi sampai ke Indonesia.
&quot;Supaya mereka tetap menjaga komitmen agar tidak sedikit melepaskan emosi, meledakkan bom, termasuk juga bom bunuh diri,&quot; paparnya.
&quot;Karena kita ingin menjaga lebih baik ketimbang mengobati. Karena setelah terjadi serangan pasti ada dendam disitu. Dan kita ingin supaya pihak menahan diri. Jadi kita sekarang bergerak menyusupkan teman-teman kita kepada tubuh lawan-lawan itu untuk bareng-bareng menjaga,&quot; imbuhnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Disaksikan Langsung Jokowi saat Vaksinasi, Rudianto: Saya Sangat Senang
Lebih jauh dipaparkan, masyarakat Indonesia kerap kali terbawa situasi politik yang terjadi di negara Timur Tengah. Pasalnya, dengan negara Timur Tengah Indonesia memiliki ikatan religi dan primordialisme.
&quot;Maka sebelum ini semua menjadi pecah enggak karu-karuan lebih baik kita masuk ya terlebih dulu ke seluruh elemen dan berupaya sekeras kerasnya sekuat-kuatnya melakukan penetrasi. Sekarang sih tampaknya masih kita mampu melakukan kontrol itu,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
