<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Efek Samping Usai Vaksinasi Covid-19 Hal Lumrah</title><description>Ketua Satuan Tugas Covid-19 PB IDI, Zubairi Djoerban mengatakan, efek samping setelah vaksinasi adalah lumrah.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/03/337/2465396/efek-samping-usai-vaksinasi-covid-19-hal-lumrah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/03/337/2465396/efek-samping-usai-vaksinasi-covid-19-hal-lumrah"/><item><title>Efek Samping Usai Vaksinasi Covid-19 Hal Lumrah</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/03/337/2465396/efek-samping-usai-vaksinasi-covid-19-hal-lumrah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/03/337/2465396/efek-samping-usai-vaksinasi-covid-19-hal-lumrah</guid><pubDate>Jum'at 03 September 2021 05:16 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/03/337/2465396/efek-samping-usai-vaksinasi-covid-19-hal-lumrah-nkWjOTgwzH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga menjalani vaksinasi Covid-19. (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/03/337/2465396/efek-samping-usai-vaksinasi-covid-19-hal-lumrah-nkWjOTgwzH.jpg</image><title>Warga menjalani vaksinasi Covid-19. (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Hingga saat ini masih ada masyarakat yang enggan untuk mengikuti suntik vaksinasi Covid-19. Pasalnya, mereka khawatir akan efek samping setelah vaksinasi Covid-19.

Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban mengatakan, kekhawatiran terbesar setelah divaksin Covid-19 adalah efek sampingnya.

&amp;ldquo;Itu lumrah. Tapi berapa lama efek tersebut bertahan dan bagaimana jika pascavaksin Anda menggigil, sakit kepala atau muncul ruam bintik-bintik merah di kulit,&amp;rdquo; ungkapnya lewat akun media sosial pribadinya, dikutip Jumat (3/9/2021).

Zubairi pun mengungkapkan hal-hal yang perlu masyarakat cermati yakni pertama harus dipahami dulu bahwa efek samping pascavaksin adalah normal. &amp;ldquo;Itu tanda vaksinnya 'nendang' dan sistem kekebalan tubuh Anda melakukan tugasnya. Dia itu sedang membangun perlindungan terhadap virus,&amp;rdquo; ujarnya.

Namun, kata Zubairi, amat normal juga untuk tidak mendapatkan efek samping sama sekali atau hanya ringan.

&amp;ldquo;Seperti saya, ketika divaksin Moderna. Saya demam setengah jam setelah disuntik. Tapi ada juga memang yang demam tiga hari dan lengan bekas suntikannya bengkak. Ada,&amp;rdquo; katanya.

Baca Juga : Kemenkes Kejar Target Suntik 2 Juta Vaksin Covid-19 per Hari
Ukurannya, kata Zubairi, selama masih bisa berkegiatan pascavaksin atau setelah tiga hari demam, ya itu normal atau umum. Termasuk sakit kepala, merasa lelah, panas dingin, menggigil, mual dan bengkak di tempat suntikan. &amp;ldquo;Semuanya itu masih normal,&amp;rdquo; tuturnya.

Namun, Zubairi mengatakan jika mengalami sakit kepala parah lebih dari tiga hari, sakit perut parah, bintik-bintik merah kecil di bawah kulit, atau sesak napas, harus konsultasi dengan petugas medis. &amp;ldquo;Apalagi jika ada anafilaksis (reaksi alergi) atau sampai pingsan. Segera konsultasi.&amp;rdquo;

&amp;ldquo;Itulah mengapa, kondisi seseorang harus diamati selama seperempat jam pascavaksin. Dus, setelah divaksin, ada baiknya juga Anda minum parasetamol tiap delapan jam selama 24 jam. Terima kasih,&amp;rdquo; ucap Zubairi.
</description><content:encoded>JAKARTA - Hingga saat ini masih ada masyarakat yang enggan untuk mengikuti suntik vaksinasi Covid-19. Pasalnya, mereka khawatir akan efek samping setelah vaksinasi Covid-19.

Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban mengatakan, kekhawatiran terbesar setelah divaksin Covid-19 adalah efek sampingnya.

&amp;ldquo;Itu lumrah. Tapi berapa lama efek tersebut bertahan dan bagaimana jika pascavaksin Anda menggigil, sakit kepala atau muncul ruam bintik-bintik merah di kulit,&amp;rdquo; ungkapnya lewat akun media sosial pribadinya, dikutip Jumat (3/9/2021).

Zubairi pun mengungkapkan hal-hal yang perlu masyarakat cermati yakni pertama harus dipahami dulu bahwa efek samping pascavaksin adalah normal. &amp;ldquo;Itu tanda vaksinnya 'nendang' dan sistem kekebalan tubuh Anda melakukan tugasnya. Dia itu sedang membangun perlindungan terhadap virus,&amp;rdquo; ujarnya.

Namun, kata Zubairi, amat normal juga untuk tidak mendapatkan efek samping sama sekali atau hanya ringan.

&amp;ldquo;Seperti saya, ketika divaksin Moderna. Saya demam setengah jam setelah disuntik. Tapi ada juga memang yang demam tiga hari dan lengan bekas suntikannya bengkak. Ada,&amp;rdquo; katanya.

Baca Juga : Kemenkes Kejar Target Suntik 2 Juta Vaksin Covid-19 per Hari
Ukurannya, kata Zubairi, selama masih bisa berkegiatan pascavaksin atau setelah tiga hari demam, ya itu normal atau umum. Termasuk sakit kepala, merasa lelah, panas dingin, menggigil, mual dan bengkak di tempat suntikan. &amp;ldquo;Semuanya itu masih normal,&amp;rdquo; tuturnya.

Namun, Zubairi mengatakan jika mengalami sakit kepala parah lebih dari tiga hari, sakit perut parah, bintik-bintik merah kecil di bawah kulit, atau sesak napas, harus konsultasi dengan petugas medis. &amp;ldquo;Apalagi jika ada anafilaksis (reaksi alergi) atau sampai pingsan. Segera konsultasi.&amp;rdquo;

&amp;ldquo;Itulah mengapa, kondisi seseorang harus diamati selama seperempat jam pascavaksin. Dus, setelah divaksin, ada baiknya juga Anda minum parasetamol tiap delapan jam selama 24 jam. Terima kasih,&amp;rdquo; ucap Zubairi.
</content:encoded></item></channel></rss>
