<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengamen Tewas dengan 32 Luka Tusukan, Polisi Kantongi Identitas Pelaku</title><description>Setelah peristiwa sadis itu, pelaku langsung melarikan diri dan tidak diketahui keberadaanya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/03/338/2465692/pengamen-tewas-dengan-32-luka-tusukan-polisi-kantongi-identitas-pelaku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/03/338/2465692/pengamen-tewas-dengan-32-luka-tusukan-polisi-kantongi-identitas-pelaku"/><item><title>Pengamen Tewas dengan 32 Luka Tusukan, Polisi Kantongi Identitas Pelaku</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/03/338/2465692/pengamen-tewas-dengan-32-luka-tusukan-polisi-kantongi-identitas-pelaku</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/03/338/2465692/pengamen-tewas-dengan-32-luka-tusukan-polisi-kantongi-identitas-pelaku</guid><pubDate>Jum'at 03 September 2021 14:51 WIB</pubDate><dc:creator>Abdullah M Surjaya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/03/338/2465692/pengamen-tewas-dengan-32-luka-tusukan-polisi-kantongi-identitas-pelaku-WdRRYcgTUL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/03/338/2465692/pengamen-tewas-dengan-32-luka-tusukan-polisi-kantongi-identitas-pelaku-WdRRYcgTUL.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Istimewa)</title></images><description>BEKASI &amp;ndash;&amp;nbsp;Kepolisian Sektor Bekasi Timur masih memburu pelaku pembunuhan terhadap Kristianto, seorang pengamen tewas dibantai dengan senjata tajam di&amp;nbsp;sebuah warung makan di Kampung Karang Kitri, Jalan Rawa Indah RT 05 RW 009,&amp;nbsp;Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin&amp;nbsp;(30/8) malam.&amp;nbsp;
Petugas mengidentifikasi pelakunya adalah Sahroni alias Tompel yang saat ini keberadaanya sedang diburu. Sebab, setelah peristiwa sadis itu, pelaku langsung melarikan diri dan tidak diketahui keberadaanya.&amp;nbsp;
&amp;rdquo;Kita masih terus dalami dan buru pelakunya dengan tim gabungan Polres Bekasi dan Polda Metro Jaya,&amp;rdquo; kata Kapolsek Bekasi Timur, AKP Rusit Malaka.
Baca juga:&amp;nbsp;Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Analisis HP Sejumlah Saksi
Rusit mengungkapkan, dalam aksi tersebut, pelaku dan korban merupakan rekan seprofesi dan diduga bermotif pribadi.&amp;nbsp;Pelaku ketika beraksi dalam kondisi mabuk.
&amp;rdquo;Bukan unsur percintaan, itu ada masalah pada pembagian lahan ngamen,&amp;rdquo; ujarnya.
Korban meninggal dunia dengan 32 luka tusukan dan yang paling fatal sebanyak 4 tusukan.&amp;rdquo;Korban mengalami sebanyak 4 tusukan, baik kepala, leher, punggung,sama perut,&amp;rdquo;&amp;nbsp;ujarnya.
Sejauh ini, kata dia,&amp;nbsp;tahap penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian dan untuk barang bukti masih urung ditemukan.&amp;nbsp;Untuk itu, dia meminta pelaku segera menyerahkan diri.
&amp;rdquo;Kita minta segera menyerahkan diri secepatnya, tindakan tegas akan kami berikan jika pelaku tidak segera menyerahkan diri,&amp;rdquo; tegasnya.
</description><content:encoded>BEKASI &amp;ndash;&amp;nbsp;Kepolisian Sektor Bekasi Timur masih memburu pelaku pembunuhan terhadap Kristianto, seorang pengamen tewas dibantai dengan senjata tajam di&amp;nbsp;sebuah warung makan di Kampung Karang Kitri, Jalan Rawa Indah RT 05 RW 009,&amp;nbsp;Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin&amp;nbsp;(30/8) malam.&amp;nbsp;
Petugas mengidentifikasi pelakunya adalah Sahroni alias Tompel yang saat ini keberadaanya sedang diburu. Sebab, setelah peristiwa sadis itu, pelaku langsung melarikan diri dan tidak diketahui keberadaanya.&amp;nbsp;
&amp;rdquo;Kita masih terus dalami dan buru pelakunya dengan tim gabungan Polres Bekasi dan Polda Metro Jaya,&amp;rdquo; kata Kapolsek Bekasi Timur, AKP Rusit Malaka.
Baca juga:&amp;nbsp;Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Analisis HP Sejumlah Saksi
Rusit mengungkapkan, dalam aksi tersebut, pelaku dan korban merupakan rekan seprofesi dan diduga bermotif pribadi.&amp;nbsp;Pelaku ketika beraksi dalam kondisi mabuk.
&amp;rdquo;Bukan unsur percintaan, itu ada masalah pada pembagian lahan ngamen,&amp;rdquo; ujarnya.
Korban meninggal dunia dengan 32 luka tusukan dan yang paling fatal sebanyak 4 tusukan.&amp;rdquo;Korban mengalami sebanyak 4 tusukan, baik kepala, leher, punggung,sama perut,&amp;rdquo;&amp;nbsp;ujarnya.
Sejauh ini, kata dia,&amp;nbsp;tahap penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian dan untuk barang bukti masih urung ditemukan.&amp;nbsp;Untuk itu, dia meminta pelaku segera menyerahkan diri.
&amp;rdquo;Kita minta segera menyerahkan diri secepatnya, tindakan tegas akan kami berikan jika pelaku tidak segera menyerahkan diri,&amp;rdquo; tegasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
