<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anies Ungkap 2,7 Juta Orang di Jakarta Belum Divaksin, Ini Kendalanya</title><description>Anies Baswedan mengungkapkan bahwa sebanyak 2,7 juta warga Jakarta belum memperoleh vaksinasi Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/04/338/2466139/anies-ungkap-2-7-juta-orang-di-jakarta-belum-divaksin-ini-kendalanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/04/338/2466139/anies-ungkap-2-7-juta-orang-di-jakarta-belum-divaksin-ini-kendalanya"/><item><title>Anies Ungkap 2,7 Juta Orang di Jakarta Belum Divaksin, Ini Kendalanya</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/04/338/2466139/anies-ungkap-2-7-juta-orang-di-jakarta-belum-divaksin-ini-kendalanya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/04/338/2466139/anies-ungkap-2-7-juta-orang-di-jakarta-belum-divaksin-ini-kendalanya</guid><pubDate>Sabtu 04 September 2021 16:12 WIB</pubDate><dc:creator>Dominique Hilvy Febiani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/04/338/2466139/anies-ungkap-2-7-juta-orang-di-jakarta-belum-divaksin-ini-kendalanya-3cfsOANbCL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anies Baswedan. (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/04/338/2466139/anies-ungkap-2-7-juta-orang-di-jakarta-belum-divaksin-ini-kendalanya-3cfsOANbCL.jpg</image><title>Anies Baswedan. (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan bahwa sebanyak 2,7 juta warga Jakarta belum memperoleh vaksinasi Covid-19.
Anies menyebut, dibutuhkan ikhtiar dan dukungan masyarakat agar seluruh warga DKI bisa segera tervaksinasi.
&quot;Vaksinasi ini memang perlu kampanye ekstra karena sekarang di Jakarta ini sekarang yang tersisa harus divaksin itu masih 2,7 juta orang,&quot; kata Anies kepada wartawan (3/9/2021).
Anies berharap 2,7 juta orang di Jakarta yang belum divaksin dapat terselesaikan secepatnya. Hal ini merupakan langkah antisiposi dampak penularan Covid-19.
&quot;Harapannya 2,7 juta ini bisa kita tuntaskan. dan pesannya sederhana, vaksinasi tidak menghindarkan dari penularan tapi vaksinasi insya Allah menghindarkan dari keparahan,&quot; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Jabat Ketua, Anies Sampaikan 6 Agenda Pembahasan Mayor Summit U20 Tahun 2022
Anies menjelaskan, sebanyak 2,7 juta warga yang belum divaksin umumnya terkendala informasi maupun berhalangan hadir.
&quot;Ada karena faktor preferensi belum merasa yakin (untuk divaksin), belum merasa aman, ada yang karena kendala kegiatan kesehariannya membuat mereka tidak mungkin meninggalkan tempat bekerja sehari-hari,&quot; kata Anies.</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan bahwa sebanyak 2,7 juta warga Jakarta belum memperoleh vaksinasi Covid-19.
Anies menyebut, dibutuhkan ikhtiar dan dukungan masyarakat agar seluruh warga DKI bisa segera tervaksinasi.
&quot;Vaksinasi ini memang perlu kampanye ekstra karena sekarang di Jakarta ini sekarang yang tersisa harus divaksin itu masih 2,7 juta orang,&quot; kata Anies kepada wartawan (3/9/2021).
Anies berharap 2,7 juta orang di Jakarta yang belum divaksin dapat terselesaikan secepatnya. Hal ini merupakan langkah antisiposi dampak penularan Covid-19.
&quot;Harapannya 2,7 juta ini bisa kita tuntaskan. dan pesannya sederhana, vaksinasi tidak menghindarkan dari penularan tapi vaksinasi insya Allah menghindarkan dari keparahan,&quot; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Jabat Ketua, Anies Sampaikan 6 Agenda Pembahasan Mayor Summit U20 Tahun 2022
Anies menjelaskan, sebanyak 2,7 juta warga yang belum divaksin umumnya terkendala informasi maupun berhalangan hadir.
&quot;Ada karena faktor preferensi belum merasa yakin (untuk divaksin), belum merasa aman, ada yang karena kendala kegiatan kesehariannya membuat mereka tidak mungkin meninggalkan tempat bekerja sehari-hari,&quot; kata Anies.</content:encoded></item></channel></rss>
