<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Pelatih Pasukan Elite Aniaya Prada Chandra hingga Tewas, Motifnya Mengejutkan   </title><description>Keenam pelaku ternyata merupakan pelatihnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/05/340/2466380/6-pelatih-pasukan-elite-aniaya-prada-chandra-hingga-tewas-motifnya-mengejutkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/05/340/2466380/6-pelatih-pasukan-elite-aniaya-prada-chandra-hingga-tewas-motifnya-mengejutkan"/><item><title>6 Pelatih Pasukan Elite Aniaya Prada Chandra hingga Tewas, Motifnya Mengejutkan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/05/340/2466380/6-pelatih-pasukan-elite-aniaya-prada-chandra-hingga-tewas-motifnya-mengejutkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/05/340/2466380/6-pelatih-pasukan-elite-aniaya-prada-chandra-hingga-tewas-motifnya-mengejutkan</guid><pubDate>Minggu 05 September 2021 11:17 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/05/340/2466380/6-pelatih-pasukan-elite-aniaya-prada-chandra-hingga-tewas-motifnya-mengejutkan-X4yRKgFCj2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/05/340/2466380/6-pelatih-pasukan-elite-aniaya-prada-chandra-hingga-tewas-motifnya-mengejutkan-X4yRKgFCj2.jpg</image><title>foto: ist</title></images><description>MANADO - Enam oknum personel Batalyon Infanteri  (Yonif) Raider 715/MTL diduga terlibat dalam kasus penganiayaan hingga meninggalnya Prada Chandra Gerson Kumaralo. Pelaku ternyata merupakan pelatihnya.
(Baca juga: Saat Air Mata Bung Karno Tumpah Usai Teken Hukuman Mati untuk Sahabatnya)
&quot;Ya, para pelatihnya,&quot; kata Danpomdam XIII/Merdeka, Kolonel Cpm R.Tri Cahyo kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (5/9/2021).
Keenam oknum tersebut masing-masing berinisial MT, S, VS, II, I, dan RT. Kesemuanya telah selesai menjalani pemeriksaan oleh Tim Penyidik Polisi Militer Kodam XIII/Merdeka. Berkas perkara seluruh tersangka telah dilimpahkan ke Oditur Militer IV-18 Manado pada tanggal 23 Agustus 2021.
&quot;Motifnya adalah pola membina bawahan atau junior yang salah dan berlebihan sehingga mengakibatkan korban meninggal,&quot; ujarnya.
(Baca juga: Salut! Jenderal Andika Izinkan 2 Perwira yang Terkena Stroke dan Sulit Berjalan Ikuti Seskoad)
&quot;Tugas kita sebagai penyidik manakala berkas perkara, barang bukti beserta tahanan sudah dilimpahkan dan diterima oleh Odmil atau Jaksa militer berarti tugas penyidik selesai,&quot; ujar Kolonel Cpm R. Tri Cahyo.

</description><content:encoded>MANADO - Enam oknum personel Batalyon Infanteri  (Yonif) Raider 715/MTL diduga terlibat dalam kasus penganiayaan hingga meninggalnya Prada Chandra Gerson Kumaralo. Pelaku ternyata merupakan pelatihnya.
(Baca juga: Saat Air Mata Bung Karno Tumpah Usai Teken Hukuman Mati untuk Sahabatnya)
&quot;Ya, para pelatihnya,&quot; kata Danpomdam XIII/Merdeka, Kolonel Cpm R.Tri Cahyo kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (5/9/2021).
Keenam oknum tersebut masing-masing berinisial MT, S, VS, II, I, dan RT. Kesemuanya telah selesai menjalani pemeriksaan oleh Tim Penyidik Polisi Militer Kodam XIII/Merdeka. Berkas perkara seluruh tersangka telah dilimpahkan ke Oditur Militer IV-18 Manado pada tanggal 23 Agustus 2021.
&quot;Motifnya adalah pola membina bawahan atau junior yang salah dan berlebihan sehingga mengakibatkan korban meninggal,&quot; ujarnya.
(Baca juga: Salut! Jenderal Andika Izinkan 2 Perwira yang Terkena Stroke dan Sulit Berjalan Ikuti Seskoad)
&quot;Tugas kita sebagai penyidik manakala berkas perkara, barang bukti beserta tahanan sudah dilimpahkan dan diterima oleh Odmil atau Jaksa militer berarti tugas penyidik selesai,&quot; ujar Kolonel Cpm R. Tri Cahyo.

</content:encoded></item></channel></rss>
