<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TNI/Polri Bakal Jadi Sasaran Booster Dosis Ketiga Vaksin Covid-19</title><description>Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengatakan bahwa saat ini pemerintah tengah menyiapkan skenario untuk menghadapi masa endemi covid-19.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/07/337/2467352/tni-polri-bakal-jadi-sasaran-booster-dosis-ketiga-vaksin-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/07/337/2467352/tni-polri-bakal-jadi-sasaran-booster-dosis-ketiga-vaksin-covid-19"/><item><title>TNI/Polri Bakal Jadi Sasaran Booster Dosis Ketiga Vaksin Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/07/337/2467352/tni-polri-bakal-jadi-sasaran-booster-dosis-ketiga-vaksin-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/07/337/2467352/tni-polri-bakal-jadi-sasaran-booster-dosis-ketiga-vaksin-covid-19</guid><pubDate>Selasa 07 September 2021 11:44 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/07/337/2467352/tni-polri-bakal-jadi-sasaran-booster-dosis-ketiga-vaksin-covid-19-MjW5sq82L9.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Presiden, Maruf Amin (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/07/337/2467352/tni-polri-bakal-jadi-sasaran-booster-dosis-ketiga-vaksin-covid-19-MjW5sq82L9.jpeg</image><title>Wakil Presiden, Maruf Amin (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengatakan bahwa saat ini pemerintah tengah menyiapkan skenario untuk menghadapi masa endemi covid-19.

Menurutnya sebagaimana yang berbagai pihak katakan bahwa covid-19 tidak akan hilang kecuali ada obat yang manjur.

&amp;ldquo;Secara lebih detailnya itu memang sedang disiapkan skenarionya seperti apa. Tapi pokok-pokoknya seperti itu. Ya penerapan protokol kesehatan tetap berlanjut. Kemudian juga vaksinasi sampai tiga kali. Ini yang sekarang dilakukan oleh pemerintah,&amp;rdquo; ujarnya, Selasa (7/9/2021).

Dia menegaskan bahwa protokol kesehatan akan terus dilaksanakan. Termasuk juga menggenjot capaian vaksinasi.

&amp;ldquo;Karena itu maka kita akan terus menerapkan protokol kesehatan dan melakukan terus vaksinasi,&amp;rdquo; tuturnya.

Terkait vaksinasi dia mengatakan bahwa pemerintah akan melanjutkan ke tingkatan booster atau vaksin dosis ketiga. Dimana setelah menyasar tenaga kesehatan, Maruf mengatakan TNI/Polri juga akan mendapatkan dosis ketiga.

&amp;ldquo;Memang sementara yang diprioritaskan adalah tenaga kesehatan, nakes. Nanti juga  TNI/Polri untuk yang berada di garis depan,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengatakan bahwa saat ini pemerintah tengah menyiapkan skenario untuk menghadapi masa endemi covid-19.

Menurutnya sebagaimana yang berbagai pihak katakan bahwa covid-19 tidak akan hilang kecuali ada obat yang manjur.

&amp;ldquo;Secara lebih detailnya itu memang sedang disiapkan skenarionya seperti apa. Tapi pokok-pokoknya seperti itu. Ya penerapan protokol kesehatan tetap berlanjut. Kemudian juga vaksinasi sampai tiga kali. Ini yang sekarang dilakukan oleh pemerintah,&amp;rdquo; ujarnya, Selasa (7/9/2021).

Dia menegaskan bahwa protokol kesehatan akan terus dilaksanakan. Termasuk juga menggenjot capaian vaksinasi.

&amp;ldquo;Karena itu maka kita akan terus menerapkan protokol kesehatan dan melakukan terus vaksinasi,&amp;rdquo; tuturnya.

Terkait vaksinasi dia mengatakan bahwa pemerintah akan melanjutkan ke tingkatan booster atau vaksin dosis ketiga. Dimana setelah menyasar tenaga kesehatan, Maruf mengatakan TNI/Polri juga akan mendapatkan dosis ketiga.

&amp;ldquo;Memang sementara yang diprioritaskan adalah tenaga kesehatan, nakes. Nanti juga  TNI/Polri untuk yang berada di garis depan,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
