<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penggunaan PeduliLindungi di Berbagai Sektor untuk Mengontrol dan Melindungi Masyarakat</title><description>Wapres KH Ma'ruf Amin menyebut penerapan PeduliLindungi di berbagai sektor untuk mengontrol dan melindungi masyarakat.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/07/337/2467532/penggunaan-pedulilindungi-di-berbagai-sektor-untuk-mengontrol-dan-melindungi-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/07/337/2467532/penggunaan-pedulilindungi-di-berbagai-sektor-untuk-mengontrol-dan-melindungi-masyarakat"/><item><title>Penggunaan PeduliLindungi di Berbagai Sektor untuk Mengontrol dan Melindungi Masyarakat</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/07/337/2467532/penggunaan-pedulilindungi-di-berbagai-sektor-untuk-mengontrol-dan-melindungi-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/07/337/2467532/penggunaan-pedulilindungi-di-berbagai-sektor-untuk-mengontrol-dan-melindungi-masyarakat</guid><pubDate>Selasa 07 September 2021 15:52 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/07/337/2467532/penggunaan-pedulilindungi-di-berbagai-sektor-untuk-mengontrol-dan-melindungi-masyarakat-VyKgPg3g73.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres KH Ma'ruf Amin. (Foto : Okezone/Fahreza Rizky)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/07/337/2467532/penggunaan-pedulilindungi-di-berbagai-sektor-untuk-mengontrol-dan-melindungi-masyarakat-VyKgPg3g73.jpg</image><title>Wapres KH Ma'ruf Amin. (Foto : Okezone/Fahreza Rizky)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan, saat ini aplikasi PedulilLndungi telah digunakan di berbagai sektor kegiatan. Dia mengatakan, kebijakan ini bertujuan untuk mengontrol aktivitas serta jumlah masyarakat yang berada pada suatu tempat agar tidak terjadi penumpukan yang berpotensi menularkan Covid-19.

&amp;ldquo;Sekarang itu PeduliLindungi sudah diterapkan di mana-mana, di mal, juga di tempat-tempat keramaian lainnya. Artinya ada aturan-aturan sehingga bisa terkontrol melindungi,&amp;rdquo; katanya, Selasa (7/9/2021).

Hal tersebut juga ditegaskan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono. Aplikasi PedulilLndungi dibuat agar masyarakat pergerakannya teratur. Dengan begitu angka infeksi Covid-19 dapat ditekan.

&amp;ldquo;Dengan mengategorikan orang dengan berbagai macam statusnya kuning, hijau, dan hitam maka kita berharap bisa menekan laju penyebarannya,&amp;rdquo; ucapnya.

Selain itu, hal ini agar tidak ada gelombang penularan Covid-19 ketiga atau berikutnya.

Baca Juga : Wapres Harap Pembelajaran Tatap Muka Tak Jadi Klaster Baru Covid-19

&amp;ldquo;Dengan identifikasi tersebut kita juga bisa mengontrol kegiatan yang berkaitan dengan sektor-sektor esensial supaya bisa berjalan dengan cepat, tetapi juga dengan situasi yang aman. Supaya kita tidak terjerumus pada gelombang ketiga atau gelombang selanjutnya, apabila ini sudah dipantau dengan baik,&amp;rdquo; tuturnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan, saat ini aplikasi PedulilLndungi telah digunakan di berbagai sektor kegiatan. Dia mengatakan, kebijakan ini bertujuan untuk mengontrol aktivitas serta jumlah masyarakat yang berada pada suatu tempat agar tidak terjadi penumpukan yang berpotensi menularkan Covid-19.

&amp;ldquo;Sekarang itu PeduliLindungi sudah diterapkan di mana-mana, di mal, juga di tempat-tempat keramaian lainnya. Artinya ada aturan-aturan sehingga bisa terkontrol melindungi,&amp;rdquo; katanya, Selasa (7/9/2021).

Hal tersebut juga ditegaskan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono. Aplikasi PedulilLndungi dibuat agar masyarakat pergerakannya teratur. Dengan begitu angka infeksi Covid-19 dapat ditekan.

&amp;ldquo;Dengan mengategorikan orang dengan berbagai macam statusnya kuning, hijau, dan hitam maka kita berharap bisa menekan laju penyebarannya,&amp;rdquo; ucapnya.

Selain itu, hal ini agar tidak ada gelombang penularan Covid-19 ketiga atau berikutnya.

Baca Juga : Wapres Harap Pembelajaran Tatap Muka Tak Jadi Klaster Baru Covid-19

&amp;ldquo;Dengan identifikasi tersebut kita juga bisa mengontrol kegiatan yang berkaitan dengan sektor-sektor esensial supaya bisa berjalan dengan cepat, tetapi juga dengan situasi yang aman. Supaya kita tidak terjerumus pada gelombang ketiga atau gelombang selanjutnya, apabila ini sudah dipantau dengan baik,&amp;rdquo; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
