<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Unik! Ada Ayam Berkaki Empat di Lampung Selatan   </title><description>Sejauh ini kata Dian, ayam tersebut hidup secara normal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/07/340/2467302/unik-ada-ayam-berkaki-empat-di-lampung-selatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/07/340/2467302/unik-ada-ayam-berkaki-empat-di-lampung-selatan"/><item><title>Unik! Ada Ayam Berkaki Empat di Lampung Selatan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/07/340/2467302/unik-ada-ayam-berkaki-empat-di-lampung-selatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/07/340/2467302/unik-ada-ayam-berkaki-empat-di-lampung-selatan</guid><pubDate>Selasa 07 September 2021 10:29 WIB</pubDate><dc:creator>Andreas Affandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/07/340/2467302/unik-ada-ayam-berkaki-empat-di-lampung-selatan-tmgGRyVLVf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/07/340/2467302/unik-ada-ayam-berkaki-empat-di-lampung-selatan-tmgGRyVLVf.jpg</image><title>Foto: MNC Portal</title></images><description>LAMPUNG SELATAN &amp;ndash; Seorang peternak ayam broiler, Dian Suharto (40) warga Dusun Danur Rejo, Branti Raya, Natar, Lampung Selatan, dikejutkan dengan keanehan ayam peliharaannya. Pasalnya, ayam yang lazimnya memiliki dua kaki, namun ayam ini memiliki empat kaki.
(Baca juga: Jakarta, Surabaya dan Bandung Lokasi Uji Coba Pembukaan Restoran di Gedung Tertutup)
&amp;ldquo;Awalnya saya membeli ayam sebanyak 300 ekor. Setelah itu dipelihara selama 2 sampai 3 bulan dan kemudian baru terlihat ada satu ekor ayam yang tumbuh dua kaki lainnya dibagian ekor/ sehingga kakinya menjadi ada 4,&amp;rdquo; ujar Dian, Selasa (7/9/2021).
&amp;nbsp;(Baca juga: Sidoarjo Gempar! 2 Kakak Beradik Cantik Dibunuh, Jasadnya Dimasukkan ke Sumur)
Sejauh ini kata Dian,  ayam tersebut hidup secara normal, namun 2 kaki lainnya yang tumbuh di bagian ekor, tidak berfungsi seperti dua kaki lainnya. Kaki tersebut tumbuh dan hanya menggantung begitu saja.
&amp;ldquo;Ayam ini sempat menarik perhatian seorang ustadz dan ditawarnya seharga Rp500 ribu namun saya menolak,&amp;rdquo;sambungnya.
Namun setelah berpikir panjang, Dian berencana menjualnya saja, dengan pertimbangan bahwa, nantinya uang hasil menjual ayam berkaki tersebut akan digunakan sebagian untuk membangun mushola di dekat rumahnya.
</description><content:encoded>LAMPUNG SELATAN &amp;ndash; Seorang peternak ayam broiler, Dian Suharto (40) warga Dusun Danur Rejo, Branti Raya, Natar, Lampung Selatan, dikejutkan dengan keanehan ayam peliharaannya. Pasalnya, ayam yang lazimnya memiliki dua kaki, namun ayam ini memiliki empat kaki.
(Baca juga: Jakarta, Surabaya dan Bandung Lokasi Uji Coba Pembukaan Restoran di Gedung Tertutup)
&amp;ldquo;Awalnya saya membeli ayam sebanyak 300 ekor. Setelah itu dipelihara selama 2 sampai 3 bulan dan kemudian baru terlihat ada satu ekor ayam yang tumbuh dua kaki lainnya dibagian ekor/ sehingga kakinya menjadi ada 4,&amp;rdquo; ujar Dian, Selasa (7/9/2021).
&amp;nbsp;(Baca juga: Sidoarjo Gempar! 2 Kakak Beradik Cantik Dibunuh, Jasadnya Dimasukkan ke Sumur)
Sejauh ini kata Dian,  ayam tersebut hidup secara normal, namun 2 kaki lainnya yang tumbuh di bagian ekor, tidak berfungsi seperti dua kaki lainnya. Kaki tersebut tumbuh dan hanya menggantung begitu saja.
&amp;ldquo;Ayam ini sempat menarik perhatian seorang ustadz dan ditawarnya seharga Rp500 ribu namun saya menolak,&amp;rdquo;sambungnya.
Namun setelah berpikir panjang, Dian berencana menjualnya saja, dengan pertimbangan bahwa, nantinya uang hasil menjual ayam berkaki tersebut akan digunakan sebagian untuk membangun mushola di dekat rumahnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
