<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TNI AL Gelar Uji Coba Senapan Assault Rifle dari Bulgaria   </title><description>Senjata Assault Rifle VSK 100-223 merupakan jenis senapan serbu untuk perorangan yang berasal dari Bulgaria serta memiliki kaliber 5,56 mm.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/08/337/2468024/tni-al-gelar-uji-coba-senapan-assault-rifle-dari-bulgaria</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/08/337/2468024/tni-al-gelar-uji-coba-senapan-assault-rifle-dari-bulgaria"/><item><title>TNI AL Gelar Uji Coba Senapan Assault Rifle dari Bulgaria   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/08/337/2468024/tni-al-gelar-uji-coba-senapan-assault-rifle-dari-bulgaria</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/08/337/2468024/tni-al-gelar-uji-coba-senapan-assault-rifle-dari-bulgaria</guid><pubDate>Rabu 08 September 2021 12:50 WIB</pubDate><dc:creator>Riezky Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/08/337/2468024/tni-al-gelar-uji-coba-senapan-assault-rifle-dari-bulgaria-uFous71KSj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/08/337/2468024/tni-al-gelar-uji-coba-senapan-assault-rifle-dari-bulgaria-uFous71KSj.jpg</image><title>Foto: Istimewa</title></images><description>JAKARTA - Wakil Komandan Korps Marinir (Wadankormar) Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi menghadiri uji coba senjata Assault Rifle VSK 100-223 produksi Great Bear Technology Bulgaria di Lapangan Tembak Jusman Puger Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (07/09/2021).
Senjata Assault Rifle VSK 100-223 merupakan jenis senapan serbu untuk perorangan yang berasal dari Bulgaria serta memiliki kaliber 5,56 mm.
Kadislitbangal serta Wadankorman menerima presentasi melalui video singkat dan penjelasan terkait karakteristik senjata.
&quot;Uji coba sangat diperlukan sebagai masukan dari calon pengguna pihak Dislitbangal tentang apa saja kekurangan yang ada pada senjata. Sebelum benar-benar diadakan untuk para prajurit TNI AL melalui Kementerian Pertahanan. Sehingga kita sebagai end user dapat menggunakan dan memanfaatkan senjata ini dengan sebaiknya-baiknya,&quot; ujar Kadislitbangal Laksma TNI Agus Karminto.
Baca juga:&amp;nbsp;Iran Tahan Agen Mata-Mata yang Bekerja untuk Israel, Sita Sejumlah Senjata
Dia mengatakan bahwa uji coba akan digelar dengan memperhatikan faktor keamanan. &quot;Untuk itu manfaatkan uji coba dengan semaksimal mungkin dengan tetap memperhatikan faktor keamanan pada setiap uji coba menembak,&quot; kata Agus lagi.
Baca juga:&amp;nbsp;Kapal Kargo Israel Diserang Senjata Tak Dikenal, Terbakar di Samudera Hindia
Dalam uji coba tersebut, senjata diuji tingkat keakurasian dan keandalannya setelah direndam di berbagai kondisi, seperti di air laut, di lumpur dan di pasir. Kemudian ditembakkan oleh salah satu prajurit Korps Marinir Serma Mar Asep Mulyadi dengan mode tembakan tunggal maupun mode tembakan otomatis.


</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Komandan Korps Marinir (Wadankormar) Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi menghadiri uji coba senjata Assault Rifle VSK 100-223 produksi Great Bear Technology Bulgaria di Lapangan Tembak Jusman Puger Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (07/09/2021).
Senjata Assault Rifle VSK 100-223 merupakan jenis senapan serbu untuk perorangan yang berasal dari Bulgaria serta memiliki kaliber 5,56 mm.
Kadislitbangal serta Wadankorman menerima presentasi melalui video singkat dan penjelasan terkait karakteristik senjata.
&quot;Uji coba sangat diperlukan sebagai masukan dari calon pengguna pihak Dislitbangal tentang apa saja kekurangan yang ada pada senjata. Sebelum benar-benar diadakan untuk para prajurit TNI AL melalui Kementerian Pertahanan. Sehingga kita sebagai end user dapat menggunakan dan memanfaatkan senjata ini dengan sebaiknya-baiknya,&quot; ujar Kadislitbangal Laksma TNI Agus Karminto.
Baca juga:&amp;nbsp;Iran Tahan Agen Mata-Mata yang Bekerja untuk Israel, Sita Sejumlah Senjata
Dia mengatakan bahwa uji coba akan digelar dengan memperhatikan faktor keamanan. &quot;Untuk itu manfaatkan uji coba dengan semaksimal mungkin dengan tetap memperhatikan faktor keamanan pada setiap uji coba menembak,&quot; kata Agus lagi.
Baca juga:&amp;nbsp;Kapal Kargo Israel Diserang Senjata Tak Dikenal, Terbakar di Samudera Hindia
Dalam uji coba tersebut, senjata diuji tingkat keakurasian dan keandalannya setelah direndam di berbagai kondisi, seperti di air laut, di lumpur dan di pasir. Kemudian ditembakkan oleh salah satu prajurit Korps Marinir Serma Mar Asep Mulyadi dengan mode tembakan tunggal maupun mode tembakan otomatis.


</content:encoded></item></channel></rss>
