<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkumham Sebut Dugaan Sementara, Kebakaran Lapas Tangerang Disebabkan Korsleting Listrik</title><description>Menkumham menyebut, dugaan sementara kebakaran lapas Tangerang disebabkan korsleting listrik.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/08/337/2468091/menkumham-sebut-dugaan-sementara-kebakaran-lapas-tangerang-disebabkan-korsleting-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/08/337/2468091/menkumham-sebut-dugaan-sementara-kebakaran-lapas-tangerang-disebabkan-korsleting-listrik"/><item><title>Menkumham Sebut Dugaan Sementara, Kebakaran Lapas Tangerang Disebabkan Korsleting Listrik</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/08/337/2468091/menkumham-sebut-dugaan-sementara-kebakaran-lapas-tangerang-disebabkan-korsleting-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/08/337/2468091/menkumham-sebut-dugaan-sementara-kebakaran-lapas-tangerang-disebabkan-korsleting-listrik</guid><pubDate>Rabu 08 September 2021 14:26 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/08/337/2468091/menkumham-sebut-dugaan-sementara-kebakaran-lapas-tangerang-disebabkan-korsleting-listrik-Yg7yTUz5B9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkumham Yasonna Laoly. (Foto : Okezone/Isty Maulidya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/08/337/2468091/menkumham-sebut-dugaan-sementara-kebakaran-lapas-tangerang-disebabkan-korsleting-listrik-Yg7yTUz5B9.jpg</image><title>Menkumham Yasonna Laoly. (Foto : Okezone/Isty Maulidya)</title></images><description>TANGERANG - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengungkapkan, kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang pada Rabu (8/9/2021) dini hari diduga disebabkan hubungan pendek arus listrik. Namun hingga saat ini tim dari Puslabfor Polri masih menyelidiki lebih lanjut terkait penyebab kebakaran.

&quot;Dugaan sementara karena persoalan listrik arus pendek, tapi sekarang masih diteliti sebab dari kebakaran tersebut. Secara kasat mata dugaannya arus pendek,&quot; ujar Yasonna.

Ia melanjutkan, bahwa usia Lapas Klas I Tangerang terhitung tua karena dibangun sejak 1972. Sejak pertama kali dibangun memang belum pernah memperbaiki instalasi listrik.

&quot;Ada penambahan daya tapi instalasi listrik belum diperbaiki. Dugaan sementara karena persoalan listrik arus pendek,&quot; jelasnya.

Petugas lapas juga sempat mencoba memadamkan api menggunakan APAR. Namun, api yang cepat membesar serta alat yang tidak mencukupi membuat api susah dipadamkan.

&quot;Kita mencoba memadamkan dengan alat yang ada, tetapi tidak cukup karena sudah sangat besar,&quot; ujar Yasona.

Baca Juga : Ini Identitas 41 Korban Meninggal Akibat Kebakaran Lapas Tangerang

</description><content:encoded>TANGERANG - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengungkapkan, kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang pada Rabu (8/9/2021) dini hari diduga disebabkan hubungan pendek arus listrik. Namun hingga saat ini tim dari Puslabfor Polri masih menyelidiki lebih lanjut terkait penyebab kebakaran.

&quot;Dugaan sementara karena persoalan listrik arus pendek, tapi sekarang masih diteliti sebab dari kebakaran tersebut. Secara kasat mata dugaannya arus pendek,&quot; ujar Yasonna.

Ia melanjutkan, bahwa usia Lapas Klas I Tangerang terhitung tua karena dibangun sejak 1972. Sejak pertama kali dibangun memang belum pernah memperbaiki instalasi listrik.

&quot;Ada penambahan daya tapi instalasi listrik belum diperbaiki. Dugaan sementara karena persoalan listrik arus pendek,&quot; jelasnya.

Petugas lapas juga sempat mencoba memadamkan api menggunakan APAR. Namun, api yang cepat membesar serta alat yang tidak mencukupi membuat api susah dipadamkan.

&quot;Kita mencoba memadamkan dengan alat yang ada, tetapi tidak cukup karena sudah sangat besar,&quot; ujar Yasona.

Baca Juga : Ini Identitas 41 Korban Meninggal Akibat Kebakaran Lapas Tangerang

</content:encoded></item></channel></rss>
