<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis! Bocah Digadaikan dengan Beras di Toko Sembako</title><description>Setelah kembali untuk kedua kalinya, pelaku kemudian mengambil dua karung beras berukuran 10 kilo.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/08/609/2468206/tragis-bocah-digadaikan-dengan-beras-di-toko-sembako</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/08/609/2468206/tragis-bocah-digadaikan-dengan-beras-di-toko-sembako"/><item><title>Tragis! Bocah Digadaikan dengan Beras di Toko Sembako</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/08/609/2468206/tragis-bocah-digadaikan-dengan-beras-di-toko-sembako</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/08/609/2468206/tragis-bocah-digadaikan-dengan-beras-di-toko-sembako</guid><pubDate>Rabu 08 September 2021 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Yoel Yusvin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/08/609/2468206/tragis-bocah-digadaikan-dengan-beras-di-toko-sembako-YhGZh95G9J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: MNC  Media</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/08/609/2468206/tragis-bocah-digadaikan-dengan-beras-di-toko-sembako-YhGZh95G9J.jpg</image><title>Foto: MNC  Media</title></images><description>MAKASSAR - Seorang bocah berusia 10 tahun, berinisial AR, masih trauma dan  berdiam diri di rumah orangtuanya, di Jalan Maccini,  setelah dirinya menjadi korban dugaan penculikan oleh orang tak dikenal.
(Baca juga: 6 Tokoh Penting Ini Merupakan Napi Lapas Tangerang, Antasari Azhar hingga Jaksa Pinangki)
Sebelumnya korban diculik seorang pemuda saat asik bermain di sebuah pasar dekat rumahnya.  Modus yang dilakukan pelaku yakni, mengiming-imingi korban dengan uang Rp15 ribu .
Korban yang tak berdaya,  kemudian diajak pelaku keliling Makassar menggunakan sepeda motor. Setelah tiba disebuah tokoh klontong di Jalan Pelita Raya, korban dijaminkan oleh pelaku dengan tiga karung beras.
(Baca juga: Kamar Sel Terkunci, 41 Korban Tewas Kebakaran di Lapas Tangerang Hangus Terbakar)
Saat tiba di toko sembako, pelaku berpura-pura hendak membeli beras untuk kebutuhan acara pengantin.  Pemilik warung pun tak sempat curiga saat pelaku membawa satu karung beras berukuran 25 kilo, lantaran korban yang dibonceng pelaku masih berdiri berdiam diri.
Setelah kembali untuk kedua kalinya, pelaku kemudian mengambil dua karung beras berukuran 10 kilo. Namun saat ditagih, pelaku berdalih tidak membawa uang tunai dan beralasan kembali ke rumah mengambil uang tunai sambil menitip korban sebagai jaminan.
Binmas Ballaparang, Aipda Syariefuddin mengatakan, kejadian tersebut terungkap saat pemilik warung bertanya kepada korban yang menangis dan mengatakan jika dirinya tak kenal dengan pelaku.
&amp;ldquo;Korban mengaku baru saja diambil oleh pelaku saat asik bermain dipasar dan diiming-imingi uang Rp15 ribu,&amp;rdquo;ujarnya, Rabu (8/9/2021).
Kasus bocah dijaminkan dengan barang-barang di sebuah tokoh klontong, di Kelurahan Balla'parang, Kecamatan Rappocini, sudah kedua kalinya terjadi. Namun hingga saat ini, tak satupun pelaku berhasil diungkap oleh pihak kepolisian .
</description><content:encoded>MAKASSAR - Seorang bocah berusia 10 tahun, berinisial AR, masih trauma dan  berdiam diri di rumah orangtuanya, di Jalan Maccini,  setelah dirinya menjadi korban dugaan penculikan oleh orang tak dikenal.
(Baca juga: 6 Tokoh Penting Ini Merupakan Napi Lapas Tangerang, Antasari Azhar hingga Jaksa Pinangki)
Sebelumnya korban diculik seorang pemuda saat asik bermain di sebuah pasar dekat rumahnya.  Modus yang dilakukan pelaku yakni, mengiming-imingi korban dengan uang Rp15 ribu .
Korban yang tak berdaya,  kemudian diajak pelaku keliling Makassar menggunakan sepeda motor. Setelah tiba disebuah tokoh klontong di Jalan Pelita Raya, korban dijaminkan oleh pelaku dengan tiga karung beras.
(Baca juga: Kamar Sel Terkunci, 41 Korban Tewas Kebakaran di Lapas Tangerang Hangus Terbakar)
Saat tiba di toko sembako, pelaku berpura-pura hendak membeli beras untuk kebutuhan acara pengantin.  Pemilik warung pun tak sempat curiga saat pelaku membawa satu karung beras berukuran 25 kilo, lantaran korban yang dibonceng pelaku masih berdiri berdiam diri.
Setelah kembali untuk kedua kalinya, pelaku kemudian mengambil dua karung beras berukuran 10 kilo. Namun saat ditagih, pelaku berdalih tidak membawa uang tunai dan beralasan kembali ke rumah mengambil uang tunai sambil menitip korban sebagai jaminan.
Binmas Ballaparang, Aipda Syariefuddin mengatakan, kejadian tersebut terungkap saat pemilik warung bertanya kepada korban yang menangis dan mengatakan jika dirinya tak kenal dengan pelaku.
&amp;ldquo;Korban mengaku baru saja diambil oleh pelaku saat asik bermain dipasar dan diiming-imingi uang Rp15 ribu,&amp;rdquo;ujarnya, Rabu (8/9/2021).
Kasus bocah dijaminkan dengan barang-barang di sebuah tokoh klontong, di Kelurahan Balla'parang, Kecamatan Rappocini, sudah kedua kalinya terjadi. Namun hingga saat ini, tak satupun pelaku berhasil diungkap oleh pihak kepolisian .
</content:encoded></item></channel></rss>
