<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DVI Tunggu Data Antemortem WNA Korban Kebakaran Lapas Tangerang</title><description>Data antemortem itu sangat diperlukan Tim DVI guna mempermudah proses identifikasi</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/10/337/2469490/dvi-tunggu-data-antemortem-wna-korban-kebakaran-lapas-tangerang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/10/337/2469490/dvi-tunggu-data-antemortem-wna-korban-kebakaran-lapas-tangerang"/><item><title>DVI Tunggu Data Antemortem WNA Korban Kebakaran Lapas Tangerang</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/10/337/2469490/dvi-tunggu-data-antemortem-wna-korban-kebakaran-lapas-tangerang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/10/337/2469490/dvi-tunggu-data-antemortem-wna-korban-kebakaran-lapas-tangerang</guid><pubDate>Jum'at 10 September 2021 18:24 WIB</pubDate><dc:creator>Okto Rizki Alpino</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/10/337/2469490/dvi-tunggu-data-antemortem-wna-korban-kebakaran-lapas-tangerang-l0U9euyGnC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konsultan Operasi DVI Kebakaran Lapas Tangerang Kombes Pol Pramujoko (Foto: Okto Alpino)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/10/337/2469490/dvi-tunggu-data-antemortem-wna-korban-kebakaran-lapas-tangerang-l0U9euyGnC.jpg</image><title>Konsultan Operasi DVI Kebakaran Lapas Tangerang Kombes Pol Pramujoko (Foto: Okto Alpino)</title></images><description>JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri masih menunggu data antemortem tiga anggota keluarga korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten.&amp;nbsp;Adapun 2 dari 3 data antemortem yang masih ditunggu tersebut berasal dari keluarga Warga Negara Asing (WNA) yang ikut menjadi korban .
Pasalnya, hingga kini DVI Polri tak kunjung menerima seluruh data antemortem dari 41 anggota korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang yang berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.&amp;nbsp;
Konsultan Operasi DVI Kebakaran Lapas Tangerang Kombes Pol Pramujoko mengatakan, data antemortem itu sangat diperlukan Tim DVI guna mempermudah proses identifikasi 41 jenazah korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang.
Baca juga:&amp;nbsp;DVI Polri Terima 44 Sampel DNA Korban Kebakaran Lapas Tangerang
&quot;Update terakhir tinggal tiga orang, jadi tinggal dua WNA dan satu orang lagi. Dua WNA itu belum terkirim datanya (DNA antemortem),&quot; ujar Pramujoko di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (10/9/2021).
Pramujoko mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar Afrika Selatan dan Kedutaan Besar Portugal untuk meminta data antemortem.
Baca juga:&amp;nbsp;Berhasil Teridentifikasi, Berikut Identitas 5 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang
&quot;Kalau dari Kedutaan mengirim sudah hasil (bentuk) DNA lebih bagus. Tapi kalau mengirim sampel darah saja kita kerjakan. Mau kirim sampel rambut kita kerjakan. Kita ekstrak di sini DNA-nya,&quot; ucapnya.Ia menuturkan, dari total 41 jenazah narapidana korban tewas kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang Tim DVI sudah mendapat 44 sampel DNA antemortem untuk data pembanding identifikasi.
&quot;Satu korban bisa diambil sampel DNA dua (orang), misalnya ayah dan ibunya. Kalau data DNA Postmortem sudah diambil semua dari ke 41 jenazah. Dari awal sudah diambil semua,&quot; tuturnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Lagi, 4 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi</description><content:encoded>JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri masih menunggu data antemortem tiga anggota keluarga korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten.&amp;nbsp;Adapun 2 dari 3 data antemortem yang masih ditunggu tersebut berasal dari keluarga Warga Negara Asing (WNA) yang ikut menjadi korban .
Pasalnya, hingga kini DVI Polri tak kunjung menerima seluruh data antemortem dari 41 anggota korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang yang berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.&amp;nbsp;
Konsultan Operasi DVI Kebakaran Lapas Tangerang Kombes Pol Pramujoko mengatakan, data antemortem itu sangat diperlukan Tim DVI guna mempermudah proses identifikasi 41 jenazah korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang.
Baca juga:&amp;nbsp;DVI Polri Terima 44 Sampel DNA Korban Kebakaran Lapas Tangerang
&quot;Update terakhir tinggal tiga orang, jadi tinggal dua WNA dan satu orang lagi. Dua WNA itu belum terkirim datanya (DNA antemortem),&quot; ujar Pramujoko di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (10/9/2021).
Pramujoko mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar Afrika Selatan dan Kedutaan Besar Portugal untuk meminta data antemortem.
Baca juga:&amp;nbsp;Berhasil Teridentifikasi, Berikut Identitas 5 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang
&quot;Kalau dari Kedutaan mengirim sudah hasil (bentuk) DNA lebih bagus. Tapi kalau mengirim sampel darah saja kita kerjakan. Mau kirim sampel rambut kita kerjakan. Kita ekstrak di sini DNA-nya,&quot; ucapnya.Ia menuturkan, dari total 41 jenazah narapidana korban tewas kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang Tim DVI sudah mendapat 44 sampel DNA antemortem untuk data pembanding identifikasi.
&quot;Satu korban bisa diambil sampel DNA dua (orang), misalnya ayah dan ibunya. Kalau data DNA Postmortem sudah diambil semua dari ke 41 jenazah. Dari awal sudah diambil semua,&quot; tuturnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Lagi, 4 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi</content:encoded></item></channel></rss>
