<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Adisucipto, Bapak Penerbang RI Penggagas Sekolah Penerbangan Pertama</title><description>Adisucipto bersama rekannya Sukarnen Matodisumo merupakan ajudan dari S. Sudayarma sebagai Kepala Bagian Penerbangan TNI AU.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/11/337/2469545/kisah-adisucipto-bapak-penerbang-ri-penggagas-sekolah-penerbangan-pertama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/11/337/2469545/kisah-adisucipto-bapak-penerbang-ri-penggagas-sekolah-penerbangan-pertama"/><item><title>Kisah Adisucipto, Bapak Penerbang RI Penggagas Sekolah Penerbangan Pertama</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/11/337/2469545/kisah-adisucipto-bapak-penerbang-ri-penggagas-sekolah-penerbangan-pertama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/11/337/2469545/kisah-adisucipto-bapak-penerbang-ri-penggagas-sekolah-penerbangan-pertama</guid><pubDate>Sabtu 11 September 2021 07:33 WIB</pubDate><dc:creator>Mohammad Adrianto S</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/10/337/2469545/kisah-adisucipto-bapak-penerbang-ri-penggagas-sekolah-penerbangan-pertama-HHf1kwsP5k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Agustinus Adisucipto (Foto: Wikipedia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/10/337/2469545/kisah-adisucipto-bapak-penerbang-ri-penggagas-sekolah-penerbangan-pertama-HHf1kwsP5k.jpg</image><title>Agustinus Adisucipto (Foto: Wikipedia)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Agustinus Adisucipto adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang memiliki julukan &amp;ldquo;Bapak Penerbang Republik Indonesia&amp;rdquo;. Banyak jasa yang beliau sumbangkan terhadap kemajuan dunia Angkatan Udara Indonesia.
Mengutip dari situs TNI AU (tni-au.mi.id), mengisahkan tentang cerita Adisucipto muda mempelopori pembangunan sekolah penerbangan Indonesia sebagai bekal TNI AU ke depannya. Saat itu, Adisucipto bersama rekannya Sukarnen Matodisumo merupakan ajudan dari S. Sudayarma sebagai Kepala Bagian Penerbangan TNI AU.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;5 Tokoh Pahlawan Nasional Ini Pernah Dipenjara saat Zaman Penjajahan Belanda
Mereka sedang dihadapkan dengan situasi pelik, yaitu pemanfaatan sumber daya yang mereka punya. Di tengah mempertahankan kedaulatan negara, Adisucipto mengusulkan untuk mendirikan sekolah penerbangan di Maguwo, Yogyakarta pada 15 November 1945. Sekolah penerbangan ini merupakan cikal bakal Lembaga Pendidikan Angkatan Udara.
Sejatinya, sekolah penerbangan ini merupakan yang kedua di Indonesia. Yang pertama adalah Pangkalan Udara Bugis di Malang. Tetapi, Pangkalan Udara Bugis hanya untuk menyebarkan informasi terkait penerbangan semata, berbeda dengan sekolah penerbangan di Maguwo yang didedikasikan untuk memproduksi pilot-pilot asli Indonesia.
Untuk mendukung pembangunan sekolah itu, pimpinan Pangkalan Udara Bugis di Malang, yaitu Imam Soepono, telah memberikan bantuan pesawat udara kepada Sekolah Penerbangan di Yogyakarta, sejumlah 37 unit.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;9 Tokoh Nahdlatul Ulama yang Bergelar Pahlawan Nasional, Berikut Daftarnya
Dalam sekolah penerbangan itu, Adisucipto menangani tugas pendidikan dan latihan, sementara Suryadarma mengurus bidang administrasi dan operasi. Karena itulah, Adisucipto dijuluki sebagai Bapak Penerbang Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Agustinus Adisucipto adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang memiliki julukan &amp;ldquo;Bapak Penerbang Republik Indonesia&amp;rdquo;. Banyak jasa yang beliau sumbangkan terhadap kemajuan dunia Angkatan Udara Indonesia.
Mengutip dari situs TNI AU (tni-au.mi.id), mengisahkan tentang cerita Adisucipto muda mempelopori pembangunan sekolah penerbangan Indonesia sebagai bekal TNI AU ke depannya. Saat itu, Adisucipto bersama rekannya Sukarnen Matodisumo merupakan ajudan dari S. Sudayarma sebagai Kepala Bagian Penerbangan TNI AU.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;5 Tokoh Pahlawan Nasional Ini Pernah Dipenjara saat Zaman Penjajahan Belanda
Mereka sedang dihadapkan dengan situasi pelik, yaitu pemanfaatan sumber daya yang mereka punya. Di tengah mempertahankan kedaulatan negara, Adisucipto mengusulkan untuk mendirikan sekolah penerbangan di Maguwo, Yogyakarta pada 15 November 1945. Sekolah penerbangan ini merupakan cikal bakal Lembaga Pendidikan Angkatan Udara.
Sejatinya, sekolah penerbangan ini merupakan yang kedua di Indonesia. Yang pertama adalah Pangkalan Udara Bugis di Malang. Tetapi, Pangkalan Udara Bugis hanya untuk menyebarkan informasi terkait penerbangan semata, berbeda dengan sekolah penerbangan di Maguwo yang didedikasikan untuk memproduksi pilot-pilot asli Indonesia.
Untuk mendukung pembangunan sekolah itu, pimpinan Pangkalan Udara Bugis di Malang, yaitu Imam Soepono, telah memberikan bantuan pesawat udara kepada Sekolah Penerbangan di Yogyakarta, sejumlah 37 unit.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;9 Tokoh Nahdlatul Ulama yang Bergelar Pahlawan Nasional, Berikut Daftarnya
Dalam sekolah penerbangan itu, Adisucipto menangani tugas pendidikan dan latihan, sementara Suryadarma mengurus bidang administrasi dan operasi. Karena itulah, Adisucipto dijuluki sebagai Bapak Penerbang Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
