<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Wapres Ma'ruf Ungkap Jakarta Sebenarnya Sudah Bisa PPKM Level 2   </title><description>Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengakui capaian vaksinasi di wilayah aglomerasi memang belum merata.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/16/337/2472289/wapres-ma-ruf-ungkap-jakarta-sebenarnya-sudah-bisa-ppkm-level-2</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/16/337/2472289/wapres-ma-ruf-ungkap-jakarta-sebenarnya-sudah-bisa-ppkm-level-2"/><item><title> Wapres Ma'ruf Ungkap Jakarta Sebenarnya Sudah Bisa PPKM Level 2   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/16/337/2472289/wapres-ma-ruf-ungkap-jakarta-sebenarnya-sudah-bisa-ppkm-level-2</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/16/337/2472289/wapres-ma-ruf-ungkap-jakarta-sebenarnya-sudah-bisa-ppkm-level-2</guid><pubDate>Kamis 16 September 2021 13:18 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/16/337/2472289/wapres-ma-ruf-ungkap-jakarta-sebenarnya-sudah-bisa-ppkm-level-2-h8Q1KQO362.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres KH Maruf Amin (Foto : Biro Pers)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/16/337/2472289/wapres-ma-ruf-ungkap-jakarta-sebenarnya-sudah-bisa-ppkm-level-2-h8Q1KQO362.jpg</image><title>Wapres KH Maruf Amin (Foto : Biro Pers)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengakui capaian vaksinasi di wilayah aglomerasi memang belum merata. Namun sebenarnya daerah-daerah pusat aglomerasi capaian vaksinasinya sudah tinggi.

&amp;ldquo;Untuk daerah pusatnya seperti Jakarta, Bandung, Solo Raya, Semarang Raya, Malang Raya untuk daerah pusat aglomerasinya itu sebenarnya sudah terpenuhi, sudah tercapai,&amp;rdquo; katanya saat saat kunjungan kerja ke Provinsi Banten, Kamis (16/9/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Petugas Gabungan Bubarkan Kerumunan Pedagang di Jatinegara dan BKT
&amp;ldquo;Jakarta bahkan lebih dari 100 persen karena tidak hanya penduduk yang ber-KTP Jakarta tapi yang bekerja, yang belajar di Jakarta juga divaksin. Tapi memang daerah-daerah sekitarnya, kalau Jakarta itu Tangerang Raya , Bekasi. Bodebek namanya Bogor Depok Bekasi itu masih rendah,&amp;rdquo; lanjutnya.

Dia mengatakan, saat ini pemerintah akan fokus untuk menggenjot vaksinasi di daerah sekitar pusat aglomerasi. Dengan begitu level PPKM seluruh daerah aglomerasi dapat diturunkan.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Anies Izinkan Bioskop Beroperasi, Hanya Pengunjung Kategori &quot;Hijau&quot; yang Boleh Masuk
Bahkan dia menyebut jika melihat capaian vaksinasi seharusnya DKI Jakarta bisa di level 2 bahkan level 1. Namun sebagaimana ketentuan yang berlaku  capaian vaksinasi terendahlah yang digunakan sebagai dasar penetapan level kabupaten/kota pada wilayah aglomerasi

&amp;ldquo;Kalau level Jakartanya itu sudah bisa ke level 2 bahkan 1. Tapi ketentuan kita dari level 3 ke 2 itu harus tervaksin 50 persen. Dari 2 ke 1 itu harus sudah divaksin 70 persen. Jakarta sudah di atas tapi belum diturunkan, masih level 3 ya, karena sekitarnya belum. oleh karena itu sekarang percepatan menuju kepada percepatan di sekitar daerah aglomerasi. Sebentar lagi saya kira ya,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengakui capaian vaksinasi di wilayah aglomerasi memang belum merata. Namun sebenarnya daerah-daerah pusat aglomerasi capaian vaksinasinya sudah tinggi.

&amp;ldquo;Untuk daerah pusatnya seperti Jakarta, Bandung, Solo Raya, Semarang Raya, Malang Raya untuk daerah pusat aglomerasinya itu sebenarnya sudah terpenuhi, sudah tercapai,&amp;rdquo; katanya saat saat kunjungan kerja ke Provinsi Banten, Kamis (16/9/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Petugas Gabungan Bubarkan Kerumunan Pedagang di Jatinegara dan BKT
&amp;ldquo;Jakarta bahkan lebih dari 100 persen karena tidak hanya penduduk yang ber-KTP Jakarta tapi yang bekerja, yang belajar di Jakarta juga divaksin. Tapi memang daerah-daerah sekitarnya, kalau Jakarta itu Tangerang Raya , Bekasi. Bodebek namanya Bogor Depok Bekasi itu masih rendah,&amp;rdquo; lanjutnya.

Dia mengatakan, saat ini pemerintah akan fokus untuk menggenjot vaksinasi di daerah sekitar pusat aglomerasi. Dengan begitu level PPKM seluruh daerah aglomerasi dapat diturunkan.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Anies Izinkan Bioskop Beroperasi, Hanya Pengunjung Kategori &quot;Hijau&quot; yang Boleh Masuk
Bahkan dia menyebut jika melihat capaian vaksinasi seharusnya DKI Jakarta bisa di level 2 bahkan level 1. Namun sebagaimana ketentuan yang berlaku  capaian vaksinasi terendahlah yang digunakan sebagai dasar penetapan level kabupaten/kota pada wilayah aglomerasi

&amp;ldquo;Kalau level Jakartanya itu sudah bisa ke level 2 bahkan 1. Tapi ketentuan kita dari level 3 ke 2 itu harus tervaksin 50 persen. Dari 2 ke 1 itu harus sudah divaksin 70 persen. Jakarta sudah di atas tapi belum diturunkan, masih level 3 ya, karena sekitarnya belum. oleh karena itu sekarang percepatan menuju kepada percepatan di sekitar daerah aglomerasi. Sebentar lagi saya kira ya,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
