<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>    Dubes Arab Saudi Sebut Jamaah Haji dan Umrah Diperbolehkan Vaksin Sinovac   </title><description>Duta Besar Arab Saudi, Essam bin Abed Al-Thaqafi melakukan kunjungan ke MNC Group. Dubes Essam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/16/337/2472432/dubes-arab-saudi-sebut-jamaah-haji-dan-umrah-diperbolehkan-vaksin-sinovac</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/16/337/2472432/dubes-arab-saudi-sebut-jamaah-haji-dan-umrah-diperbolehkan-vaksin-sinovac"/><item><title>    Dubes Arab Saudi Sebut Jamaah Haji dan Umrah Diperbolehkan Vaksin Sinovac   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/16/337/2472432/dubes-arab-saudi-sebut-jamaah-haji-dan-umrah-diperbolehkan-vaksin-sinovac</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/16/337/2472432/dubes-arab-saudi-sebut-jamaah-haji-dan-umrah-diperbolehkan-vaksin-sinovac</guid><pubDate>Kamis 16 September 2021 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Dominique Hilvy Febiani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/16/337/2472432/dubes-arab-saudi-sebut-jamaah-haji-dan-umrah-diperbolehkan-vaksin-sinovac-LMxxT43RSy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dubes Arab Saudi Esam bin Abid Althagafi saat berkunjung ke MNC (foto: MNC Portal/Dominique)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/16/337/2472432/dubes-arab-saudi-sebut-jamaah-haji-dan-umrah-diperbolehkan-vaksin-sinovac-LMxxT43RSy.jpg</image><title>Dubes Arab Saudi Esam bin Abid Althagafi saat berkunjung ke MNC (foto: MNC Portal/Dominique)</title></images><description>
JAKARTA - Duta Besar Arab Saudi, Essam bin Abed Al-Thaqafi melakukan kunjungan ke MNC Group. Dubes Essam mengupdate sejumlah informasi terkini mengenai penyelenggaraan haji dan umroh bagi jamaah Indonesia.

&amp;ldquo;Seperti yang kita ketahui kuota yang diberikan untuk orang Indonesia sekitar 230 ribu orang,&amp;rdquo; kata Essam di MNC Tower, Kamis (16/9/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kunjungi MNC Group, Dubes Arab Saudi Bicara Kuota Haji dan Umrah Indonesia
&amp;ldquo;Berbicara mengenai kuota yang menurun, saya pikir itu cukup berat kami baru saja menyelesaikan high season dan sedang mempersiapkan untuk high season selanjutnya,&quot; sambungnya.

Essam menegaskan, keberangkatan jamaah haji Indonesia tidak memerlukan jenis vaksin tertentu. &amp;ldquo;Untuk saat ini vaksin Sinovac masih diterima oleh otoritas Saudi Arabia, vaksin buatan Cina masih diperbolehkan,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Konsul Haji: Saudi Belum Beri Kebijakan Baru terkait Jamaah Umrah IndonesiaEssam menyebut, Otoritas pemerintah Arab Saudi menyatakan bahwa semua jenis vaksin diperkenankan untuk keberangkatan haji dan umroh,

Adapun ia menjelaskan tentang kapan dibuka untuk jemaah haji dan umroh Indonesia.

&amp;ldquo;Akan kita informasikan secepatnya insya Allah. Iya sedang kami upayakan, Komite sedang mengkaji tentang ini, Menurut saya insya Allah secepatnya Akan diperuntukkan untuk Indonesia,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Duta Besar Arab Saudi, Essam bin Abed Al-Thaqafi melakukan kunjungan ke MNC Group. Dubes Essam mengupdate sejumlah informasi terkini mengenai penyelenggaraan haji dan umroh bagi jamaah Indonesia.

&amp;ldquo;Seperti yang kita ketahui kuota yang diberikan untuk orang Indonesia sekitar 230 ribu orang,&amp;rdquo; kata Essam di MNC Tower, Kamis (16/9/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kunjungi MNC Group, Dubes Arab Saudi Bicara Kuota Haji dan Umrah Indonesia
&amp;ldquo;Berbicara mengenai kuota yang menurun, saya pikir itu cukup berat kami baru saja menyelesaikan high season dan sedang mempersiapkan untuk high season selanjutnya,&quot; sambungnya.

Essam menegaskan, keberangkatan jamaah haji Indonesia tidak memerlukan jenis vaksin tertentu. &amp;ldquo;Untuk saat ini vaksin Sinovac masih diterima oleh otoritas Saudi Arabia, vaksin buatan Cina masih diperbolehkan,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Konsul Haji: Saudi Belum Beri Kebijakan Baru terkait Jamaah Umrah IndonesiaEssam menyebut, Otoritas pemerintah Arab Saudi menyatakan bahwa semua jenis vaksin diperkenankan untuk keberangkatan haji dan umroh,

Adapun ia menjelaskan tentang kapan dibuka untuk jemaah haji dan umroh Indonesia.

&amp;ldquo;Akan kita informasikan secepatnya insya Allah. Iya sedang kami upayakan, Komite sedang mengkaji tentang ini, Menurut saya insya Allah secepatnya Akan diperuntukkan untuk Indonesia,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
