<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presentase Vaksinasi di Kabupaten Bogor Masih Rendah, Bupati: Jumlah Penduduknya Banyak</title><description>Jika diangkakan sekitar 1,6 juta untuk dosis pertama dan dosis kedua dari 4,2 juta total target sasaran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/17/338/2473127/presentase-vaksinasi-di-kabupaten-bogor-masih-rendah-bupati-jumlah-penduduknya-banyak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/17/338/2473127/presentase-vaksinasi-di-kabupaten-bogor-masih-rendah-bupati-jumlah-penduduknya-banyak"/><item><title>Presentase Vaksinasi di Kabupaten Bogor Masih Rendah, Bupati: Jumlah Penduduknya Banyak</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/17/338/2473127/presentase-vaksinasi-di-kabupaten-bogor-masih-rendah-bupati-jumlah-penduduknya-banyak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/17/338/2473127/presentase-vaksinasi-di-kabupaten-bogor-masih-rendah-bupati-jumlah-penduduknya-banyak</guid><pubDate>Jum'at 17 September 2021 21:20 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/17/338/2473127/presentase-vaksinasi-di-kabupaten-bogor-masih-rendah-bupati-jumlah-penduduknya-banyak-XoDMje23qA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bupati Kabupaten Bogor, Ade Yasin. (Foto: Putra R)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/17/338/2473127/presentase-vaksinasi-di-kabupaten-bogor-masih-rendah-bupati-jumlah-penduduknya-banyak-XoDMje23qA.jpg</image><title>Bupati Kabupaten Bogor, Ade Yasin. (Foto: Putra R)</title></images><description>BOGOR&amp;nbsp;-&amp;nbsp;Bupati&amp;nbsp;Bogor&amp;nbsp;Ade Yasin menyebut realisasi&amp;nbsp;vaksinasi&amp;nbsp;di&amp;nbsp;wilayah&amp;nbsp;Kabupaten&amp;nbsp;Bogor&amp;nbsp;baru mencapai 19 persen. Jika diangkakan sekitar 1,6 juta untuk dosis pertama dan dosis kedua dari 4,2 juta total target sasaran.&amp;nbsp;
&quot;Sudah 19 persen, sekitar 1,6 juta,&quot; kata Ade Yasin kepada wartawan, Jumat (17/9/2021).
Presentase&amp;nbsp;itu memang kecil dibandingkan dengan aglomerasi Jabodetabek. Tetapi, tidak bisa serta merta menilai bahwa&amp;nbsp;vaksinasi&amp;nbsp;di&amp;nbsp;Kabupaten&amp;nbsp;Bogor&amp;nbsp;lamban karena&amp;nbsp;jumlah&amp;nbsp;penduduk paling&amp;nbsp;banyak.
&quot;Dari&amp;nbsp;jumlah&amp;nbsp;penduduk (banyak), kalau kita ini 20 persen, Kota&amp;nbsp;Bogor&amp;nbsp;100 persen. Jadi jangan dilihat dari&amp;nbsp;presentase&amp;nbsp;angka tapi dari&amp;nbsp;jumlah&amp;nbsp;penduduk. Kita ini sudah 1,6 juta dosis,&quot; ungkap Ade Yasin.&amp;nbsp;
Saat ini, kata dia, pihaknya terus melakukan upaya percepatan&amp;nbsp;vaksinasi&amp;nbsp;bekerja sama dengan semua pihak. Di mana, perhari untuk&amp;nbsp;Kabupaten&amp;nbsp;Bogor&amp;nbsp;sudah mampu menyuntikkan sebanyak 50.000 dosis.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;PPKM Level 3, Kabupaten Bogor Segera Uji Coba Pembukaan Bioskop
&quot;Dengan kolaborasi semua pihak kita terus percepatan. Sehari minimal dapet 50 ribuan. Kalau dihitung 50 ribu dikali 3 bulan 4,5 juta. Insya Allah 70 persen target Desember tercapai,&quot; ungkapnya.&amp;nbsp;
Terkait 100.000 per hari seperti yang ditargetkan oleh pemerintah pusat sebelumnya&amp;nbsp;masih&amp;nbsp;dikejar. Pasalnya,&amp;nbsp;jumlah&amp;nbsp;tenaga kesehatan yang ada minim.
&quot;Kalau 100.000 per hari itu&amp;nbsp;jumlah&amp;nbsp;nakesnya kurang. Kita memberdayakan nakes yang ada ditambah juga nakes dari ikatan dokter, bidan dan lain-lain sekitar 600. Itu kita baru mencapai 50.000 per hari,&quot; jelasnya.Karena itulah, Pemerintah&amp;nbsp;Kabupaten&amp;nbsp;Bogor&amp;nbsp;masih&amp;nbsp;memberdayakan tenaga kesehatan yang ada dibantu dengan kolaborasi semua pihak seperti TNI, Polri dan lainnya untuk mengejar percepatan&amp;nbsp;vaksinasi.
&quot;Puskesmas masing-masing setiap hari terus kegiatan,&amp;nbsp;di&amp;nbsp;kecamatan massal,&amp;nbsp;di&amp;nbsp;Stadion Pakansari juga, Polres, Kodim semua bergerak,&quot; tutup Ade Yasin.
Berikut rincian realisasi&amp;nbsp;vaksinasi&amp;nbsp;di&amp;nbsp;Kabupaten&amp;nbsp;Bogor&amp;nbsp;per Kamis 16 September 2021 :
1. Dosis pertama : 1.104.701&amp;nbsp;
2. Dosis kedua : 512.980&amp;nbsp;
Total : 1.625.867</description><content:encoded>BOGOR&amp;nbsp;-&amp;nbsp;Bupati&amp;nbsp;Bogor&amp;nbsp;Ade Yasin menyebut realisasi&amp;nbsp;vaksinasi&amp;nbsp;di&amp;nbsp;wilayah&amp;nbsp;Kabupaten&amp;nbsp;Bogor&amp;nbsp;baru mencapai 19 persen. Jika diangkakan sekitar 1,6 juta untuk dosis pertama dan dosis kedua dari 4,2 juta total target sasaran.&amp;nbsp;
&quot;Sudah 19 persen, sekitar 1,6 juta,&quot; kata Ade Yasin kepada wartawan, Jumat (17/9/2021).
Presentase&amp;nbsp;itu memang kecil dibandingkan dengan aglomerasi Jabodetabek. Tetapi, tidak bisa serta merta menilai bahwa&amp;nbsp;vaksinasi&amp;nbsp;di&amp;nbsp;Kabupaten&amp;nbsp;Bogor&amp;nbsp;lamban karena&amp;nbsp;jumlah&amp;nbsp;penduduk paling&amp;nbsp;banyak.
&quot;Dari&amp;nbsp;jumlah&amp;nbsp;penduduk (banyak), kalau kita ini 20 persen, Kota&amp;nbsp;Bogor&amp;nbsp;100 persen. Jadi jangan dilihat dari&amp;nbsp;presentase&amp;nbsp;angka tapi dari&amp;nbsp;jumlah&amp;nbsp;penduduk. Kita ini sudah 1,6 juta dosis,&quot; ungkap Ade Yasin.&amp;nbsp;
Saat ini, kata dia, pihaknya terus melakukan upaya percepatan&amp;nbsp;vaksinasi&amp;nbsp;bekerja sama dengan semua pihak. Di mana, perhari untuk&amp;nbsp;Kabupaten&amp;nbsp;Bogor&amp;nbsp;sudah mampu menyuntikkan sebanyak 50.000 dosis.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;PPKM Level 3, Kabupaten Bogor Segera Uji Coba Pembukaan Bioskop
&quot;Dengan kolaborasi semua pihak kita terus percepatan. Sehari minimal dapet 50 ribuan. Kalau dihitung 50 ribu dikali 3 bulan 4,5 juta. Insya Allah 70 persen target Desember tercapai,&quot; ungkapnya.&amp;nbsp;
Terkait 100.000 per hari seperti yang ditargetkan oleh pemerintah pusat sebelumnya&amp;nbsp;masih&amp;nbsp;dikejar. Pasalnya,&amp;nbsp;jumlah&amp;nbsp;tenaga kesehatan yang ada minim.
&quot;Kalau 100.000 per hari itu&amp;nbsp;jumlah&amp;nbsp;nakesnya kurang. Kita memberdayakan nakes yang ada ditambah juga nakes dari ikatan dokter, bidan dan lain-lain sekitar 600. Itu kita baru mencapai 50.000 per hari,&quot; jelasnya.Karena itulah, Pemerintah&amp;nbsp;Kabupaten&amp;nbsp;Bogor&amp;nbsp;masih&amp;nbsp;memberdayakan tenaga kesehatan yang ada dibantu dengan kolaborasi semua pihak seperti TNI, Polri dan lainnya untuk mengejar percepatan&amp;nbsp;vaksinasi.
&quot;Puskesmas masing-masing setiap hari terus kegiatan,&amp;nbsp;di&amp;nbsp;kecamatan massal,&amp;nbsp;di&amp;nbsp;Stadion Pakansari juga, Polres, Kodim semua bergerak,&quot; tutup Ade Yasin.
Berikut rincian realisasi&amp;nbsp;vaksinasi&amp;nbsp;di&amp;nbsp;Kabupaten&amp;nbsp;Bogor&amp;nbsp;per Kamis 16 September 2021 :
1. Dosis pertama : 1.104.701&amp;nbsp;
2. Dosis kedua : 512.980&amp;nbsp;
Total : 1.625.867</content:encoded></item></channel></rss>
