<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasangan Ini Ijab Kabul di Depan Jenazah Orangtuanya yang Terpapar Covid-19</title><description>Prosesi pernikahan berlangsung aman asal para peserta dan pengantin menggunakan masker karena jenazah telah berada di dalam peti.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/17/525/2473034/pasangan-ini-ijab-kabul-di-depan-jenazah-orangtuanya-yang-terpapar-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/17/525/2473034/pasangan-ini-ijab-kabul-di-depan-jenazah-orangtuanya-yang-terpapar-covid-19"/><item><title>Pasangan Ini Ijab Kabul di Depan Jenazah Orangtuanya yang Terpapar Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/17/525/2473034/pasangan-ini-ijab-kabul-di-depan-jenazah-orangtuanya-yang-terpapar-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/17/525/2473034/pasangan-ini-ijab-kabul-di-depan-jenazah-orangtuanya-yang-terpapar-covid-19</guid><pubDate>Jum'at 17 September 2021 17:52 WIB</pubDate><dc:creator>Acep Muslim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/17/525/2473034/pasangan-ini-ijab-kabul-di-depan-jenazah-orangtuanya-yang-meninggal-karena-covid-19-qbX26s4EB3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fendi dan Sabila menikah di depan jenazah orangtuanya yang terpapar Covid-19 (Foto: istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/17/525/2473034/pasangan-ini-ijab-kabul-di-depan-jenazah-orangtuanya-yang-meninggal-karena-covid-19-qbX26s4EB3.jpg</image><title>Fendi dan Sabila menikah di depan jenazah orangtuanya yang terpapar Covid-19 (Foto: istimewa)</title></images><description>BANJAR - Suasana haru menyelimuti prosesi ijab kabul Fendi Budi Prihatmoko dan Sabila Putri Aningsih. Keduanya melangsungkan pernikahan di depan jenazah orangtua Fendi yang meninggal dunia setelah terapapar Covid-19.
Ruang pemulasaraan janazah di RSUD Banjar disulap sederhana sebagai lokasi pernikahan. Tak ada dekorasi mewah pernikahan, hanya karpet hijau dibentangkan lengkap dengan penghulu dan saksi-saksi yang menjadi syarat pernikahan.
Kedua pengantin langsung bersebelahan dengan jenazah almarhumah ibunda Fendi yang sudah  diletakkan di dalam peti jenazah sesuai prokes Covid-19.
Derai air mata tak terbendung oleh pengantin. Dengan sekali helaan nafas, Fendi mantap melafalkan ijab kabulnya. &quot;Sah,&quot; timpal sang penghulu, Jumat (17/9/2021).
Perhikahan ini ditutup oleh Sabila yang mencium tangan Fendi pertanda sahnya kedua pasangan ini menjadi pasangan suami istri.
Baca juga:&amp;nbsp;Perjuangan Petugas Pemulasaran Jenazah Covid-19, Susuri Jalan Ekstrem Setapak untuk ke Pemakaman
Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Banjar Rusyono mengatakan bahwa pernikahan Fendi dan Sabila berlangsung sehari lebih cepat karena orangtuanya meninggal karena Covid-19.
Menurut dia, Siti Barokah (53) meninggal dunia setelah mendapatkan perawan di rumah sakit.
Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Turun, Pemakaman Jenazah di TPU Rorotan Berkurang Drastis
&quot;Ini tadisi kalau ada pihak orangtua yang meninggal kalau tidak dinikahkan di depan jenazah maka menikahnya tahun depan. Ini tradisi Jawa,&quot; kata dia.Rusyono menambahkan, Siti Barokah merupakan pasien Covid-19 dengan komorbid gula dan hipertensi. &quot;Dia dirawat masuk pada 10 da isolasi pada 11 September dan meninggal pada 16 September,&quot; jelas dia.
Menurut Rusyono, prosesi pernikahan berlangsung aman asal para peserta dan pengantin menggunakan masker karena jenazah telah berada di dalam peti.
&quot;Yang paling bahaya itu pada saat mandikan. Yang hadir keluarga saja,&quot; tutur dia.
Baca juga:&amp;nbsp;Terjadi Lagi, Keluarga Jemput Paksa Jenazah Pasien Covid-19 dan Rusak Fasilitas RS</description><content:encoded>BANJAR - Suasana haru menyelimuti prosesi ijab kabul Fendi Budi Prihatmoko dan Sabila Putri Aningsih. Keduanya melangsungkan pernikahan di depan jenazah orangtua Fendi yang meninggal dunia setelah terapapar Covid-19.
Ruang pemulasaraan janazah di RSUD Banjar disulap sederhana sebagai lokasi pernikahan. Tak ada dekorasi mewah pernikahan, hanya karpet hijau dibentangkan lengkap dengan penghulu dan saksi-saksi yang menjadi syarat pernikahan.
Kedua pengantin langsung bersebelahan dengan jenazah almarhumah ibunda Fendi yang sudah  diletakkan di dalam peti jenazah sesuai prokes Covid-19.
Derai air mata tak terbendung oleh pengantin. Dengan sekali helaan nafas, Fendi mantap melafalkan ijab kabulnya. &quot;Sah,&quot; timpal sang penghulu, Jumat (17/9/2021).
Perhikahan ini ditutup oleh Sabila yang mencium tangan Fendi pertanda sahnya kedua pasangan ini menjadi pasangan suami istri.
Baca juga:&amp;nbsp;Perjuangan Petugas Pemulasaran Jenazah Covid-19, Susuri Jalan Ekstrem Setapak untuk ke Pemakaman
Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Banjar Rusyono mengatakan bahwa pernikahan Fendi dan Sabila berlangsung sehari lebih cepat karena orangtuanya meninggal karena Covid-19.
Menurut dia, Siti Barokah (53) meninggal dunia setelah mendapatkan perawan di rumah sakit.
Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Turun, Pemakaman Jenazah di TPU Rorotan Berkurang Drastis
&quot;Ini tadisi kalau ada pihak orangtua yang meninggal kalau tidak dinikahkan di depan jenazah maka menikahnya tahun depan. Ini tradisi Jawa,&quot; kata dia.Rusyono menambahkan, Siti Barokah merupakan pasien Covid-19 dengan komorbid gula dan hipertensi. &quot;Dia dirawat masuk pada 10 da isolasi pada 11 September dan meninggal pada 16 September,&quot; jelas dia.
Menurut Rusyono, prosesi pernikahan berlangsung aman asal para peserta dan pengantin menggunakan masker karena jenazah telah berada di dalam peti.
&quot;Yang paling bahaya itu pada saat mandikan. Yang hadir keluarga saja,&quot; tutur dia.
Baca juga:&amp;nbsp;Terjadi Lagi, Keluarga Jemput Paksa Jenazah Pasien Covid-19 dan Rusak Fasilitas RS</content:encoded></item></channel></rss>
