<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi: Korban Penembakan di Tangerang Bukan Ustadz tapi Paranormal</title><description>Ia menyebutkan bahwa korban diketahui memang merupakan ketua masjid di kompleks tinggalnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/19/338/2473628/polisi-korban-penembakan-di-tangerang-bukan-ustadz-tapi-paranormal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/19/338/2473628/polisi-korban-penembakan-di-tangerang-bukan-ustadz-tapi-paranormal"/><item><title>Polisi: Korban Penembakan di Tangerang Bukan Ustadz tapi Paranormal</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/19/338/2473628/polisi-korban-penembakan-di-tangerang-bukan-ustadz-tapi-paranormal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/19/338/2473628/polisi-korban-penembakan-di-tangerang-bukan-ustadz-tapi-paranormal</guid><pubDate>Minggu 19 September 2021 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/19/338/2473628/polisi-korban-penembakan-di-tangerang-bukan-ustadz-tapi-paranormal-BLtUcMFm8K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/19/338/2473628/polisi-korban-penembakan-di-tangerang-bukan-ustadz-tapi-paranormal-BLtUcMFm8K.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyebutkan korban penembakan di Tangerang bukan seorang ustadz melainkan sudah 20 tahun terakhir berprofesi di bidang pengobatan alternatif atau paranormal.
&quot;Yang sejak awal yang menulis korban ustadz kan media. Saya tidak bilang dia ustadz ataupun bukan ustadz. Tapi korban selama dua puluh tahun terakhir pekerjaan dia ahli pengobatan alternatif atau paranormal,&quot; ujar Yusri Yunus, Minggu (19/9/2021).
Ia menyebutkan bahwa korban diketahui memang merupakan ketua masjid di kompleks tinggalnya.
&quot;Korban ini memang ketua masjid. Ketua masjid itu belum tentu ustadz. Cuma kerjanya dia adalah Ketua Majelis Taklim di kompleksnya,&quot; kata Yusri Yunus.
Baca juga:&amp;nbsp;Polisi Buru Pelaku Penembakan Ustadz di Tangerang
Selain sebagai pengurus masjid beberapa waktu terakhir, korban setiap harinya selama 20 tahun terakhir diketahui juga berprofesi di bidang pengobatan alternatif atau yang biasa disebut paranormal.
&quot;Tapi dia setiap hari juga selama 20 tahun terakhir sebagai ahli pengobatan alternatif,&quot; tandas Yusri Yunus.
Baca juga:&amp;nbsp;Kutuk Penembakan Ustadz di Tangerang, Muhammadiyah Minta Polisi Usut TuntasSebagaimana diketahui sebelumnya telah terjadi peristiwa penembakan seseorang bernama Marwan alias Alex di Jalan Gempol, Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang pada Sabtu 18 September 2021 sekitar Pukul 18.30 WIB.
Korban sempat mendapat perawatan sebelum meninggal dunia pada hari ini.
Baca juga:&amp;nbsp;Ustadz Korban Penembakan OTK di Tangerang Meninggal Dunia</description><content:encoded>JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyebutkan korban penembakan di Tangerang bukan seorang ustadz melainkan sudah 20 tahun terakhir berprofesi di bidang pengobatan alternatif atau paranormal.
&quot;Yang sejak awal yang menulis korban ustadz kan media. Saya tidak bilang dia ustadz ataupun bukan ustadz. Tapi korban selama dua puluh tahun terakhir pekerjaan dia ahli pengobatan alternatif atau paranormal,&quot; ujar Yusri Yunus, Minggu (19/9/2021).
Ia menyebutkan bahwa korban diketahui memang merupakan ketua masjid di kompleks tinggalnya.
&quot;Korban ini memang ketua masjid. Ketua masjid itu belum tentu ustadz. Cuma kerjanya dia adalah Ketua Majelis Taklim di kompleksnya,&quot; kata Yusri Yunus.
Baca juga:&amp;nbsp;Polisi Buru Pelaku Penembakan Ustadz di Tangerang
Selain sebagai pengurus masjid beberapa waktu terakhir, korban setiap harinya selama 20 tahun terakhir diketahui juga berprofesi di bidang pengobatan alternatif atau yang biasa disebut paranormal.
&quot;Tapi dia setiap hari juga selama 20 tahun terakhir sebagai ahli pengobatan alternatif,&quot; tandas Yusri Yunus.
Baca juga:&amp;nbsp;Kutuk Penembakan Ustadz di Tangerang, Muhammadiyah Minta Polisi Usut TuntasSebagaimana diketahui sebelumnya telah terjadi peristiwa penembakan seseorang bernama Marwan alias Alex di Jalan Gempol, Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang pada Sabtu 18 September 2021 sekitar Pukul 18.30 WIB.
Korban sempat mendapat perawatan sebelum meninggal dunia pada hari ini.
Baca juga:&amp;nbsp;Ustadz Korban Penembakan OTK di Tangerang Meninggal Dunia</content:encoded></item></channel></rss>
