<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Capai 80 Juta, Dosis Kedua 45 Juta</title><description>Kemudian, vaksinasi untuk dosis kedua mencapai 45 juta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/22/337/2475389/vaksinasi-covid-19-dosis-pertama-capai-80-juta-dosis-kedua-45-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/22/337/2475389/vaksinasi-covid-19-dosis-pertama-capai-80-juta-dosis-kedua-45-juta"/><item><title>Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Capai 80 Juta, Dosis Kedua 45 Juta</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/22/337/2475389/vaksinasi-covid-19-dosis-pertama-capai-80-juta-dosis-kedua-45-juta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/22/337/2475389/vaksinasi-covid-19-dosis-pertama-capai-80-juta-dosis-kedua-45-juta</guid><pubDate>Rabu 22 September 2021 18:51 WIB</pubDate><dc:creator>Indra Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/22/337/2475389/vaksinasi-covid-19-dosis-pertama-capai-80-juta-dosis-kedua-45-juta-8GSVkBSIyb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/22/337/2475389/vaksinasi-covid-19-dosis-pertama-capai-80-juta-dosis-kedua-45-juta-8GSVkBSIyb.jpg</image><title>Foto: Istimewa</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dan Duta Perubahan Perilaku, Reisa Broto Asmoro menyebutkan bahwa capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Indonesia saat ini sudah mencapai 80 juta.
Kemudian, vaksinasi untuk dosis kedua mencapai 45 juta.
&quot;Apresiasi dunia terhadap Indonesia, turunnya kasus aktif hingga di kisaran 50.000 orang, capaian vaksinasi yang sudah tembus angka 80 juta untuk dosis pertama, dan 45 juta untuk dosis kedua,&quot; kata Reisa dalam siaran pers PPKM Indonesia ditayangkan kanal YouTube FMB9ID_IKP, Rabu (22/9/2021).
Reisa mengakatan, perbaikan dalam pengendalian Covid-19 semakin banyak ditujukan ke berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, kondisi ini dapat dipertahankan, sehingga perasaan nyaman dapat dirasakan di tengah pandemi Covid-19.
Baca juga:Jokowi Segera Kirim Vaksin jika Stok di Daerah Habis
&quot;Terutama masa libur sekolah, natalan, dan tahun baru dengan tetap waspada, semakin gencar vaksinasi dan konsisten mempraktekan protokol kesehatan dengan baik terutama memakai masker dengan benar,&quot; ujar Reisa.
Oleh karena itu, lanjut Reisa, kabar baik ini harus bisa dipertahankan. Sebab, ajaran agama dan orangtua sering memberikan pesan bahwa hati yang gembira adalah obat.
Baca juga:&amp;nbsp;Kapolri Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Acara Puncak Vaksinasi di IPB&quot;Obat untuk menyembuhkan luka, perasaan kita, saat nyawa ribuan orang di periode Juli dan Agustus melayang karena ganasnya penularan virus (SARS-CoV-2) Varian Delta, yang mengganggu sistem pelayanan kesehatan kita dan mencederai kehidupan sosial dan ekonomi kita,&quot; kata Reisa.
&quot;Kabar baik dan hati gembira ini lah modal kita bangkit, makin lebih siap menghadapi Covid-19 dengan menunjukan kita bangsa yang tidak lupa belajar dari kesalahan dan jauh lebih tanggap menghadapi resiko Covid-19 dengan tetap ketat prokes dan menggencarkan vaksinasi,&quot; tutur dia.
Baca juga:&amp;nbsp;Apresiasi Serbuan Vaksinasi di UIN Lampung, Panglima TNI : Laporkan Jika Stok Vaksin Habis
</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dan Duta Perubahan Perilaku, Reisa Broto Asmoro menyebutkan bahwa capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Indonesia saat ini sudah mencapai 80 juta.
Kemudian, vaksinasi untuk dosis kedua mencapai 45 juta.
&quot;Apresiasi dunia terhadap Indonesia, turunnya kasus aktif hingga di kisaran 50.000 orang, capaian vaksinasi yang sudah tembus angka 80 juta untuk dosis pertama, dan 45 juta untuk dosis kedua,&quot; kata Reisa dalam siaran pers PPKM Indonesia ditayangkan kanal YouTube FMB9ID_IKP, Rabu (22/9/2021).
Reisa mengakatan, perbaikan dalam pengendalian Covid-19 semakin banyak ditujukan ke berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, kondisi ini dapat dipertahankan, sehingga perasaan nyaman dapat dirasakan di tengah pandemi Covid-19.
Baca juga:Jokowi Segera Kirim Vaksin jika Stok di Daerah Habis
&quot;Terutama masa libur sekolah, natalan, dan tahun baru dengan tetap waspada, semakin gencar vaksinasi dan konsisten mempraktekan protokol kesehatan dengan baik terutama memakai masker dengan benar,&quot; ujar Reisa.
Oleh karena itu, lanjut Reisa, kabar baik ini harus bisa dipertahankan. Sebab, ajaran agama dan orangtua sering memberikan pesan bahwa hati yang gembira adalah obat.
Baca juga:&amp;nbsp;Kapolri Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Acara Puncak Vaksinasi di IPB&quot;Obat untuk menyembuhkan luka, perasaan kita, saat nyawa ribuan orang di periode Juli dan Agustus melayang karena ganasnya penularan virus (SARS-CoV-2) Varian Delta, yang mengganggu sistem pelayanan kesehatan kita dan mencederai kehidupan sosial dan ekonomi kita,&quot; kata Reisa.
&quot;Kabar baik dan hati gembira ini lah modal kita bangkit, makin lebih siap menghadapi Covid-19 dengan menunjukan kita bangsa yang tidak lupa belajar dari kesalahan dan jauh lebih tanggap menghadapi resiko Covid-19 dengan tetap ketat prokes dan menggencarkan vaksinasi,&quot; tutur dia.
Baca juga:&amp;nbsp;Apresiasi Serbuan Vaksinasi di UIN Lampung, Panglima TNI : Laporkan Jika Stok Vaksin Habis
</content:encoded></item></channel></rss>
