<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kasus Covid-19 Melandai, Mendagri Minta Pemda Siapkan Skenario jika Ada Gelombang Tiga   </title><description>Tito Karnavian mengingatkan agar turunnya kasus Covid-19 tidak membuat masyarakat larut dalam euforia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/24/337/2476543/kasus-covid-19-melandai-mendagri-minta-pemda-siapkan-skenario-jika-ada-gelombang-tiga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/24/337/2476543/kasus-covid-19-melandai-mendagri-minta-pemda-siapkan-skenario-jika-ada-gelombang-tiga"/><item><title> Kasus Covid-19 Melandai, Mendagri Minta Pemda Siapkan Skenario jika Ada Gelombang Tiga   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/24/337/2476543/kasus-covid-19-melandai-mendagri-minta-pemda-siapkan-skenario-jika-ada-gelombang-tiga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/24/337/2476543/kasus-covid-19-melandai-mendagri-minta-pemda-siapkan-skenario-jika-ada-gelombang-tiga</guid><pubDate>Jum'at 24 September 2021 21:47 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/24/337/2476543/kasus-covid-19-melandai-mendagri-minta-pemda-siapkan-skenario-jika-ada-gelombang-tiga-ZStSsjSMvH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendagri Tito Karnavian (foto: Dok Kemendagri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/24/337/2476543/kasus-covid-19-melandai-mendagri-minta-pemda-siapkan-skenario-jika-ada-gelombang-tiga-ZStSsjSMvH.jpg</image><title>Mendagri Tito Karnavian (foto: Dok Kemendagri)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengingatkan agar turunnya kasus Covid-19 tidak membuat masyarakat larut dalam euforia. Dia mengatakan perbaikan dalam penanganan Covid-19 tidak lantas menjadikan masyarakat berpuas diri.

Bahkan menurutnya di saat kasus melandai seperti saat ini, pemda seharusnya mempersiapkan skenario jika ada gelombang ketiga.

&quot;Justru landai saat seperti ini semua stakeholder, baik provinsi maupun kabupaten/kota harus mempersiapkan skenario jika ada gelombang varian baru,&quot; katanya dikutip dari pers rilis Puspen Kemendagri, Jumat (24/9/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Presiden Jokowi: Indonesia Peringkat Ke-6 Dunia Vaksinasi Terbanyak
Dia mengatakan bahwa skenario yang dibuat pemerintah pusat tetap sama, diantaranya meningkatkan kapasitas kesehatan seperti ketersediaan obat, oksigen, serta tempat isolasi terpusat (isoter) bagi penderita Covid-19.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Bertambah 2.557 Sehari, Berikut Sebaran di 34 Provinsi
Untuk masalah pendataan, Tito mengimbau agar jangan sampai terjadi lagi kesalahan pada proses input terkait angka-angka yang menjadi indikator penanganan. Pasalnya hal itu berkaitan dengan status level yang akan ditetapkan pada daerah tersebut.

&quot;Data perlu di-cleansing, dilaporkan dengan real, real dalam minggu itu,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengingatkan agar turunnya kasus Covid-19 tidak membuat masyarakat larut dalam euforia. Dia mengatakan perbaikan dalam penanganan Covid-19 tidak lantas menjadikan masyarakat berpuas diri.

Bahkan menurutnya di saat kasus melandai seperti saat ini, pemda seharusnya mempersiapkan skenario jika ada gelombang ketiga.

&quot;Justru landai saat seperti ini semua stakeholder, baik provinsi maupun kabupaten/kota harus mempersiapkan skenario jika ada gelombang varian baru,&quot; katanya dikutip dari pers rilis Puspen Kemendagri, Jumat (24/9/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Presiden Jokowi: Indonesia Peringkat Ke-6 Dunia Vaksinasi Terbanyak
Dia mengatakan bahwa skenario yang dibuat pemerintah pusat tetap sama, diantaranya meningkatkan kapasitas kesehatan seperti ketersediaan obat, oksigen, serta tempat isolasi terpusat (isoter) bagi penderita Covid-19.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Bertambah 2.557 Sehari, Berikut Sebaran di 34 Provinsi
Untuk masalah pendataan, Tito mengimbau agar jangan sampai terjadi lagi kesalahan pada proses input terkait angka-angka yang menjadi indikator penanganan. Pasalnya hal itu berkaitan dengan status level yang akan ditetapkan pada daerah tersebut.

&quot;Data perlu di-cleansing, dilaporkan dengan real, real dalam minggu itu,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
