<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perjalanan Taubat Hercules Didampingi Gus Miftah, Mengaku Pernah Ditembak dan Dibacok Ratusan Kali</title><description>Hercules bernama asli Rosario de Marshall adalah seorang gangster dan broker politik asal Indonesia yang berasal dari Timor Timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/25/337/2476651/perjalanan-taubat-hercules-didampingi-gus-miftah-mengaku-pernah-ditembak-dan-dibacok-ratusan-kali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/25/337/2476651/perjalanan-taubat-hercules-didampingi-gus-miftah-mengaku-pernah-ditembak-dan-dibacok-ratusan-kali"/><item><title>Perjalanan Taubat Hercules Didampingi Gus Miftah, Mengaku Pernah Ditembak dan Dibacok Ratusan Kali</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/25/337/2476651/perjalanan-taubat-hercules-didampingi-gus-miftah-mengaku-pernah-ditembak-dan-dibacok-ratusan-kali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/25/337/2476651/perjalanan-taubat-hercules-didampingi-gus-miftah-mengaku-pernah-ditembak-dan-dibacok-ratusan-kali</guid><pubDate>Sabtu 25 September 2021 10:58 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/25/337/2476651/jalur-taubat-hercules-di-tangan-gus-miftah-usai-pernah-ditembak-dan-dibacok-ratusan-kali-MZt8rvVqQ0.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Miftah dan Hercules (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/25/337/2476651/jalur-taubat-hercules-di-tangan-gus-miftah-usai-pernah-ditembak-dan-dibacok-ratusan-kali-MZt8rvVqQ0.jpeg</image><title>Gus Miftah dan Hercules (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Mendengar nama Hercules kadang membuat bulu kuduk bergidik. Namun, siapa sangka, di balik ribuan kisah masa lalunya yang kelam itu, kini ia memilih untuk bertaubat.
Hercules bernama asli Rosario de Marshall adalah seorang gangster dan broker politik asal Indonesia yang berasal dari Timor Timur. Hercules adalah seorang portir untuk TNI-AD pada masa integrasi Timor Timur.
Namun, siapa yang menyangka, di usia senjanya Hercules belajar kepada tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah.
Bersama Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta itu, Hercules sering terlihat bersama. Hercules memanggil Gus Miftah 'Abah'. Terbaru, Hercules terlihat mengunjungi rumah Sekretaris Jenderal PBNU Ahmad Helmy Faisal Zaini didampingi Gus Miftah, Gus Ipang (cicit KH M Hasyim Asy'ari) dan Ustadz Yusuf Mansyur.
&quot;Tadi Abah (Gus Miftah) telepon kalau mau ke rumah Pak Sekjen. Saya tanya boleh ikut apa tidak. Dibilang boleh akhirnya saya ke sini,&quot; jelas Hercules seperti dikutip dari unggahan Instagram @ipangwahid, Jumat (24/9/2021).
Hercules menceritakan dia sudah mengalami hidup yang sulit dan bahaya. Matanya pernah ditembak tapi tidak wafat. Ia pernah dibacok ratusan kali, namun Allah belum mengizinkan ia wafat.
Sekjen PBNU Ahmad Helmy Faisal Zaini sempat menanyakan alasan mata Hercules yang berbeda antara kiri dan kanan. Dengan santai Hercules menjawab bahwa matanya yang kanan berbeda karena pernah ditembak dari jarak satu meter. Hal itu menyebabkan matanya terluka dan agak masuk ke dalam. Selain itu ia juga dikeroyok ratusan orang dengan celurit dan samurai.Lalu Sekjen Helmy menanyakan alasan Hercules bertaubat dan memilih  mendekatkan dirinya kepada Allah. Hercules menjawab bahwa semua manusia  hidup terbatas oleh usia. Ketika wafat maka tidak ada yang bisa  dibanggakan kecuali amal baik.
&quot;Karena belum waktunya, makanya saya tidak mati. Meskipun sudah  dibacok ratusan orang. Yang di atas belum mengizinkan,&quot; imbuhnya.
Hercules yang saat itu memakai peci mengaku memiliki kebiasaan yang  berbeda saat ini. Setiap Jumat selalu memberikan makan ratusan anak  yatim dan sering puasa. Setiap Jumat ada sekitar 250-300 anak yatim  diundang ke rumahnya. Ia juga baru menjalani puasa dari Senin hingga  Kamis.
&quot;Kita hidup sementara. Jika ibarat tangan kotor, tangan saya ini  sudah sangat kotor sekali. Umur kita tidak lama. Mau apa lagi,&quot; ujar  Hercules.
Dalam kongkow santai itu, tokoh-tokoh muda NU itu mendengar  perjalanan hidup dari gelap menuju terang Hercules, banyak bisa menarik  hikmah yang sangat luar biasa. Menurut Gus Miftah, sosok Hercules besok  di akhirat adalah penyelamatnya di hadapan pengadilan Allah.
&quot;Ketika saya tidak masuk surga, nanti Maung Hercules narik saya, itu guru saya. Tolong dimasukkan ke surga,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Mendengar nama Hercules kadang membuat bulu kuduk bergidik. Namun, siapa sangka, di balik ribuan kisah masa lalunya yang kelam itu, kini ia memilih untuk bertaubat.
Hercules bernama asli Rosario de Marshall adalah seorang gangster dan broker politik asal Indonesia yang berasal dari Timor Timur. Hercules adalah seorang portir untuk TNI-AD pada masa integrasi Timor Timur.
Namun, siapa yang menyangka, di usia senjanya Hercules belajar kepada tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah.
Bersama Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta itu, Hercules sering terlihat bersama. Hercules memanggil Gus Miftah 'Abah'. Terbaru, Hercules terlihat mengunjungi rumah Sekretaris Jenderal PBNU Ahmad Helmy Faisal Zaini didampingi Gus Miftah, Gus Ipang (cicit KH M Hasyim Asy'ari) dan Ustadz Yusuf Mansyur.
&quot;Tadi Abah (Gus Miftah) telepon kalau mau ke rumah Pak Sekjen. Saya tanya boleh ikut apa tidak. Dibilang boleh akhirnya saya ke sini,&quot; jelas Hercules seperti dikutip dari unggahan Instagram @ipangwahid, Jumat (24/9/2021).
Hercules menceritakan dia sudah mengalami hidup yang sulit dan bahaya. Matanya pernah ditembak tapi tidak wafat. Ia pernah dibacok ratusan kali, namun Allah belum mengizinkan ia wafat.
Sekjen PBNU Ahmad Helmy Faisal Zaini sempat menanyakan alasan mata Hercules yang berbeda antara kiri dan kanan. Dengan santai Hercules menjawab bahwa matanya yang kanan berbeda karena pernah ditembak dari jarak satu meter. Hal itu menyebabkan matanya terluka dan agak masuk ke dalam. Selain itu ia juga dikeroyok ratusan orang dengan celurit dan samurai.Lalu Sekjen Helmy menanyakan alasan Hercules bertaubat dan memilih  mendekatkan dirinya kepada Allah. Hercules menjawab bahwa semua manusia  hidup terbatas oleh usia. Ketika wafat maka tidak ada yang bisa  dibanggakan kecuali amal baik.
&quot;Karena belum waktunya, makanya saya tidak mati. Meskipun sudah  dibacok ratusan orang. Yang di atas belum mengizinkan,&quot; imbuhnya.
Hercules yang saat itu memakai peci mengaku memiliki kebiasaan yang  berbeda saat ini. Setiap Jumat selalu memberikan makan ratusan anak  yatim dan sering puasa. Setiap Jumat ada sekitar 250-300 anak yatim  diundang ke rumahnya. Ia juga baru menjalani puasa dari Senin hingga  Kamis.
&quot;Kita hidup sementara. Jika ibarat tangan kotor, tangan saya ini  sudah sangat kotor sekali. Umur kita tidak lama. Mau apa lagi,&quot; ujar  Hercules.
Dalam kongkow santai itu, tokoh-tokoh muda NU itu mendengar  perjalanan hidup dari gelap menuju terang Hercules, banyak bisa menarik  hikmah yang sangat luar biasa. Menurut Gus Miftah, sosok Hercules besok  di akhirat adalah penyelamatnya di hadapan pengadilan Allah.
&quot;Ketika saya tidak masuk surga, nanti Maung Hercules narik saya, itu guru saya. Tolong dimasukkan ke surga,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
