<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Kasus Bunuh Diri dengan Korban Tinggalkan Surat Wasiat</title><description>Putusan cinta, terlilit utang, depresi merupakan beragam alasan orang nekat melakukan bunuh diri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/26/337/2476824/5-kasus-bunuh-diri-dengan-korban-tinggalkan-surat-wasiat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/26/337/2476824/5-kasus-bunuh-diri-dengan-korban-tinggalkan-surat-wasiat"/><item><title>5 Kasus Bunuh Diri dengan Korban Tinggalkan Surat Wasiat</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/26/337/2476824/5-kasus-bunuh-diri-dengan-korban-tinggalkan-surat-wasiat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/26/337/2476824/5-kasus-bunuh-diri-dengan-korban-tinggalkan-surat-wasiat</guid><pubDate>Minggu 26 September 2021 06:22 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Litbang MPI</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/25/337/2476824/5-kasus-bunuh-diri-dengan-korban-tinggalkan-surat-wasiat-ofFNPsXJOF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/25/337/2476824/5-kasus-bunuh-diri-dengan-korban-tinggalkan-surat-wasiat-ofFNPsXJOF.jpg</image><title>Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Putusan cinta, terlilit utang, depresi merupakan beragam alasan orang nekat melakukan bunuh diri. Bahkan sebelum melakukan aksi tidak terpuji tersebut, pelaku meninggalkan surat wasiat.

Berikut kasus gantung diri yang tinggalkan surat wasiat.

1. September 2021

SN, perangkat desa di Desa Wonobodro, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang nekat bunuh diri. Dia ditemukan tewas tergantung. Pelaku diduga tertekan setelah penggelapan dana bansos.

Keterangan itu didapatkan dari surat wasiat yang ditulis korban. Dia mengaku telah menghamburkan uang program keluarga harapan (PKH) milik warga. Uang tersebut digunakan untuk berfoya-foyan dengan pemandu lagu dan PSK.

2. September 2021
 

QA, mahasiswi di perguruan tinggi di Makassar yang ditemukan tewas gantung diri meninggalkan surat wasiat. Surat yang ditulis tangan tersebut ditujukan untuk orang tuanya.

Berdasarkan hasil identifikasi, QA memilih gantung diri karena persoalan asmara. Hal itu diketahui polisi ketika menemukan surat wasiat yang ditinggalkan korban.

3. September 2021

Seorang pria diduga melakukan bunuh diri dengan melompat dari  Jembatan Suramadu. Sebuah motor yang diduga milik korban ditinggal di  tengah jembatan serta ditemukan surat wasiat.

Korban juga meninggalkan helm, sepatu serta tas. Surat wasiat  tersebut ditujukan untuk istri dan anaknya. Dalam surat tersebut, pelaku  meminta maaf kepada istri karena belum bisa menjadi suami yang baik dan  telah gagal menjadi pemimpin dalam keluarga.

Dia pun berpesan kepada anak-anaknya untuk menjadi orang hebat meski tanpa kehadiran sosok seorang bapak.

4. Agustus 2021

HPB mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Jenazah korban ditemukan  di kantornya, BMT Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Motif pelaku  melakukan bunuh diri diduga karena terlilit pinjaman online.

Nominalnya hingga puluhan juta rupiah. Hal ini diketahui dari surat wasiat yang diduga ditulis oleh pelaku sebelum gantung diri.

5. Juni 2021

NM, warga Kenteng, Tegalrejo, Argomulyo, Salatiga ditemukan meninggal  dunia. Dia meninggal dunia setelah gantung diri. Diduga NM nekat bunuh  diri lantaran mengalami depresi.

Korban juga meninggalkan surat wasiat kepada anak-anaknya untuk  berhati-hati dan jujur ketika bekerja dan permohonan maaf kepada warga  kampung.

</description><content:encoded>JAKARTA - Putusan cinta, terlilit utang, depresi merupakan beragam alasan orang nekat melakukan bunuh diri. Bahkan sebelum melakukan aksi tidak terpuji tersebut, pelaku meninggalkan surat wasiat.

Berikut kasus gantung diri yang tinggalkan surat wasiat.

1. September 2021

SN, perangkat desa di Desa Wonobodro, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang nekat bunuh diri. Dia ditemukan tewas tergantung. Pelaku diduga tertekan setelah penggelapan dana bansos.

Keterangan itu didapatkan dari surat wasiat yang ditulis korban. Dia mengaku telah menghamburkan uang program keluarga harapan (PKH) milik warga. Uang tersebut digunakan untuk berfoya-foyan dengan pemandu lagu dan PSK.

2. September 2021
 

QA, mahasiswi di perguruan tinggi di Makassar yang ditemukan tewas gantung diri meninggalkan surat wasiat. Surat yang ditulis tangan tersebut ditujukan untuk orang tuanya.

Berdasarkan hasil identifikasi, QA memilih gantung diri karena persoalan asmara. Hal itu diketahui polisi ketika menemukan surat wasiat yang ditinggalkan korban.

3. September 2021

Seorang pria diduga melakukan bunuh diri dengan melompat dari  Jembatan Suramadu. Sebuah motor yang diduga milik korban ditinggal di  tengah jembatan serta ditemukan surat wasiat.

Korban juga meninggalkan helm, sepatu serta tas. Surat wasiat  tersebut ditujukan untuk istri dan anaknya. Dalam surat tersebut, pelaku  meminta maaf kepada istri karena belum bisa menjadi suami yang baik dan  telah gagal menjadi pemimpin dalam keluarga.

Dia pun berpesan kepada anak-anaknya untuk menjadi orang hebat meski tanpa kehadiran sosok seorang bapak.

4. Agustus 2021

HPB mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Jenazah korban ditemukan  di kantornya, BMT Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Motif pelaku  melakukan bunuh diri diduga karena terlilit pinjaman online.

Nominalnya hingga puluhan juta rupiah. Hal ini diketahui dari surat wasiat yang diduga ditulis oleh pelaku sebelum gantung diri.

5. Juni 2021

NM, warga Kenteng, Tegalrejo, Argomulyo, Salatiga ditemukan meninggal  dunia. Dia meninggal dunia setelah gantung diri. Diduga NM nekat bunuh  diri lantaran mengalami depresi.

Korban juga meninggalkan surat wasiat kepada anak-anaknya untuk  berhati-hati dan jujur ketika bekerja dan permohonan maaf kepada warga  kampung.

</content:encoded></item></channel></rss>
