<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ken Arok, Bayi Buangan yang Ditemukan Memancarkan Sinar</title><description>Ken Arok hasil hubungan gelap antara Ken Endok dengan laki-laki lain yang berujung hingga perceraian Ken Endok dengan suaminya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/27/337/2477261/ken-arok-bayi-buangan-yang-ditemukan-memancarkan-sinar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/27/337/2477261/ken-arok-bayi-buangan-yang-ditemukan-memancarkan-sinar"/><item><title>Ken Arok, Bayi Buangan yang Ditemukan Memancarkan Sinar</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/27/337/2477261/ken-arok-bayi-buangan-yang-ditemukan-memancarkan-sinar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/27/337/2477261/ken-arok-bayi-buangan-yang-ditemukan-memancarkan-sinar</guid><pubDate>Senin 27 September 2021 04:58 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/27/337/2477261/ken-arok-bayi-buangan-yang-ditemukan-memancarkan-sinar-QawqHoitme.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Ken Arok (Foto: istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/27/337/2477261/ken-arok-bayi-buangan-yang-ditemukan-memancarkan-sinar-QawqHoitme.jpg</image><title>Ilustrasi Ken Arok (Foto: istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Ken Arok pendiri Kerajaan Singasari konon hadir karena hubungan gelap. Saat itu, Ken Endok sang ibu yang telah memiliki suami bernama Gadjah Para berhubungan dengan laki-laki lain hingga melahirkan Ken Arok.
Dikisahkan dalam buku &quot;Menuju Puncak Kemegahan Sejarah Kerajaan Majapahit&quot; tulisan Slamet Muljana, Ken Arok hasil hubungan gelap antara Ken Endok dengan laki-laki lain yang berujung hingga perceraian Ken Endok dengan suaminya.
Gadjah Para menceraikan istrinya Ken Endok yang telah mengetahui perselingkuhan Ken Endok dengan laki-laki lain yang konon bernama Dewa Brahma. Konon sang suami Gadjah Para juga tahu tindakan tak senonoh yang dilakukan Ken Endok dengan laki-laki lain.
Akhirnya Gadjah Para memutuskan untuk menceraikan istrinya dan kembali pulang ke Dusun Campara yang berada di seberang selatan. Sedangkan Ken Endok kembali pulang ke Dusun Pangkur, sebelah utara.
Baca juga:&amp;nbsp;Ketika Ken Dedes Bocorkan Pelaku Pembunuh Tunggul Ametung ke Anak Kandungnya
Lima hari usai perpisahan Ken Endok dengan Gadjah Para, konon Gadjah Para meninggal. Di sisi lain Ken Endok yang malu bahwa ia mengandung anak dari hubungan gelapnya dengan laki-laki membuat ia berniat membuang bayinya.
Baca juga:&amp;nbsp;Kertanegara, Raja Singasari yang Suka Mabuk hingga Mutasi Pejabat Kerajaan
Alhasil ketika melahirkan, dibuanglah Ken Arok ke sebuah pemakaman. Pada malam hari bayi ini diketahui oleh seorang pencuri bernama Lembong. Konon bayi yang dibuang di pemakaman ini memancarkan sinarnya. Sinar itu datang dari bayi yang sedang menangis, hingga kemudian Lembong tertarik memungut Ken Arok dan mengambilnya menjadi anak angkat.Setelah beberapa hari kemudian, seorang pembantu Lembong menyiarkan informasi bahwa sang majikan telah menemukan anak bayi yang diambil di kuburan, dengan kondisi anak itu memancarkan sinar.
Alhasil informasi itu sampailah ke telinga Ken Endok dan ia pun mendatangi Lembong dan bercerita bahwa bayi yang ditemukannya adalah anaknya bernama Ken Arok, yang merupakan keturunan batara Brahma.
Namun Ken Endok akhirnya tetap mengizinkan Ken Arok hidup bersama Lembong semasa kecilnya. Saat masih anak-anak, Ken Arok kerap kali menghabiskan masa kecilnya dengan mengembalakan kerbau.
Baca juga:&amp;nbsp;Kisah Tragis Keris Sakti Mpu Gandring hingga Lenyap di Kawah Gunung Kelud
Ken Arok kecil juga suka berjudi hingga menghabiskan harta kekayaan orangtua pungutnya dan orangtua kandungnya. Ken Arok kecil juga mengembalakan kerbau Kepala Desa Lebak. Hal ini karena Lembong mengadu ke kepala desa bahwa ia jatuh miskin dan meminta kepada sang kepala desa agar Ken Arok mengembalakan kerbau tersebut.
Baca juga:&amp;nbsp;Koalisi Pasukan Mongol dan Majapahit Hancurkan Kerajaan Kediri
Tapi dasar Ken Arok yang sudah suka judi, kerbau milik Kepala Desa Lebak ini dijadikan objek judi dan akhirnya hilang. Alhasil Ken Arok pun diusir oleh orangtua pungutnya dari rumah.</description><content:encoded>JAKARTA - Ken Arok pendiri Kerajaan Singasari konon hadir karena hubungan gelap. Saat itu, Ken Endok sang ibu yang telah memiliki suami bernama Gadjah Para berhubungan dengan laki-laki lain hingga melahirkan Ken Arok.
Dikisahkan dalam buku &quot;Menuju Puncak Kemegahan Sejarah Kerajaan Majapahit&quot; tulisan Slamet Muljana, Ken Arok hasil hubungan gelap antara Ken Endok dengan laki-laki lain yang berujung hingga perceraian Ken Endok dengan suaminya.
Gadjah Para menceraikan istrinya Ken Endok yang telah mengetahui perselingkuhan Ken Endok dengan laki-laki lain yang konon bernama Dewa Brahma. Konon sang suami Gadjah Para juga tahu tindakan tak senonoh yang dilakukan Ken Endok dengan laki-laki lain.
Akhirnya Gadjah Para memutuskan untuk menceraikan istrinya dan kembali pulang ke Dusun Campara yang berada di seberang selatan. Sedangkan Ken Endok kembali pulang ke Dusun Pangkur, sebelah utara.
Baca juga:&amp;nbsp;Ketika Ken Dedes Bocorkan Pelaku Pembunuh Tunggul Ametung ke Anak Kandungnya
Lima hari usai perpisahan Ken Endok dengan Gadjah Para, konon Gadjah Para meninggal. Di sisi lain Ken Endok yang malu bahwa ia mengandung anak dari hubungan gelapnya dengan laki-laki membuat ia berniat membuang bayinya.
Baca juga:&amp;nbsp;Kertanegara, Raja Singasari yang Suka Mabuk hingga Mutasi Pejabat Kerajaan
Alhasil ketika melahirkan, dibuanglah Ken Arok ke sebuah pemakaman. Pada malam hari bayi ini diketahui oleh seorang pencuri bernama Lembong. Konon bayi yang dibuang di pemakaman ini memancarkan sinarnya. Sinar itu datang dari bayi yang sedang menangis, hingga kemudian Lembong tertarik memungut Ken Arok dan mengambilnya menjadi anak angkat.Setelah beberapa hari kemudian, seorang pembantu Lembong menyiarkan informasi bahwa sang majikan telah menemukan anak bayi yang diambil di kuburan, dengan kondisi anak itu memancarkan sinar.
Alhasil informasi itu sampailah ke telinga Ken Endok dan ia pun mendatangi Lembong dan bercerita bahwa bayi yang ditemukannya adalah anaknya bernama Ken Arok, yang merupakan keturunan batara Brahma.
Namun Ken Endok akhirnya tetap mengizinkan Ken Arok hidup bersama Lembong semasa kecilnya. Saat masih anak-anak, Ken Arok kerap kali menghabiskan masa kecilnya dengan mengembalakan kerbau.
Baca juga:&amp;nbsp;Kisah Tragis Keris Sakti Mpu Gandring hingga Lenyap di Kawah Gunung Kelud
Ken Arok kecil juga suka berjudi hingga menghabiskan harta kekayaan orangtua pungutnya dan orangtua kandungnya. Ken Arok kecil juga mengembalakan kerbau Kepala Desa Lebak. Hal ini karena Lembong mengadu ke kepala desa bahwa ia jatuh miskin dan meminta kepada sang kepala desa agar Ken Arok mengembalakan kerbau tersebut.
Baca juga:&amp;nbsp;Koalisi Pasukan Mongol dan Majapahit Hancurkan Kerajaan Kediri
Tapi dasar Ken Arok yang sudah suka judi, kerbau milik Kepala Desa Lebak ini dijadikan objek judi dan akhirnya hilang. Alhasil Ken Arok pun diusir oleh orangtua pungutnya dari rumah.</content:encoded></item></channel></rss>
