<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kadinkes Bekasi Telusuri Siswa SD yang Terpapar Covid-19   </title><description>Pemerintah Kota Bekasi tengah menelusuri adanya satu orang siswa tingkat sekolah dasar (SD) yang terkonfirmasi positif Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/30/338/2479307/kadinkes-bekasi-telusuri-siswa-sd-yang-terpapar-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/09/30/338/2479307/kadinkes-bekasi-telusuri-siswa-sd-yang-terpapar-covid-19"/><item><title> Kadinkes Bekasi Telusuri Siswa SD yang Terpapar Covid-19   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/09/30/338/2479307/kadinkes-bekasi-telusuri-siswa-sd-yang-terpapar-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/09/30/338/2479307/kadinkes-bekasi-telusuri-siswa-sd-yang-terpapar-covid-19</guid><pubDate>Kamis 30 September 2021 14:56 WIB</pubDate><dc:creator>Abdullah M Surjaya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/30/338/2479307/kadinkes-bekasi-telusuri-siswa-sd-yang-terpapar-covid-19-O4pTR0zlKL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/30/338/2479307/kadinkes-bekasi-telusuri-siswa-sd-yang-terpapar-covid-19-O4pTR0zlKL.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok Okezone)</title></images><description>BEKASI &amp;ndash; Pemerintah Kota Bekasi tengah menelusuri adanya satu orang siswa tingkat sekolah dasar (SD) yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sebab, dikhawatirkan terjadinya klaster sekolah di Kota Bekasi. Saat ini, seluruh pelajar tingkat SD hingga SMA sedang mengikuti pembelajaran tatap muka di wilayahnya.
Data tersebut diketahui melalui data rekapitulasi laporan perkembangan Covid-19 di Kota Bekasi per tanggal 27 September 2021.  Melalui data tersebut siswa yang terpapar Covid-19 adalah siswa berusia 11 tahun, serta pada dihari bersamaan ada dua orang lainnya yang turut terpapar Covid-19.
&amp;rdquo;Iya benar ada satu siswa SD yang berusia 11 tahun terpapar Covid-19, sedang kita telusuri agar tidak menjadi klaster sekolah,&amp;rdquo; kata Kepala Dinas Kesehatan Kota, Tanti Rohilawati, Kamis (30/9/2021).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Satu Pelajar SMA di Bekasi Terkonfirmasi Covid-19 tapi Tetap Ikut PTM
Dengan ditemukan kasus siswa SD, pemerintah setempat tak ingin menyimpulkan secara cepat apakah adanya temuan kasus itu berasal dari penyebaaran klaster sekolah. Berdasarkan hasil tracing, kata dia, siswa tersebut diketahui terkonfirmasi Kasus Covid-19 melalui dari sang ibu.
&amp;rdquo;Untuk informasi awal yang kita terima, anak itu terpapar dari ibunya, dan bukan dari sekolah tempat siswa itu belajar. Karena belum ada pembuktian dari lingkungan sekolah yang mengalami positif Covid-19,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;PTM Lancar, Pemkot Bekasi Akan Tambah Jumlah Siswa dan Jam Pelajaran SekolahUntuk itu, Tanti mengajak seluruh masyarakat Kota Bekasi agar tetap mengetatkan protokol Kesehatan, meskipun angka kasus Covid-19 dibawah angka 50 saja.
&amp;rdquo;Jangan mengendorkan protokol Kesehatan, dan tetap menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan tidak berkerumun maupun wajib mengikuti vaksin,&amp;rdquo; tegasnya.</description><content:encoded>BEKASI &amp;ndash; Pemerintah Kota Bekasi tengah menelusuri adanya satu orang siswa tingkat sekolah dasar (SD) yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sebab, dikhawatirkan terjadinya klaster sekolah di Kota Bekasi. Saat ini, seluruh pelajar tingkat SD hingga SMA sedang mengikuti pembelajaran tatap muka di wilayahnya.
Data tersebut diketahui melalui data rekapitulasi laporan perkembangan Covid-19 di Kota Bekasi per tanggal 27 September 2021.  Melalui data tersebut siswa yang terpapar Covid-19 adalah siswa berusia 11 tahun, serta pada dihari bersamaan ada dua orang lainnya yang turut terpapar Covid-19.
&amp;rdquo;Iya benar ada satu siswa SD yang berusia 11 tahun terpapar Covid-19, sedang kita telusuri agar tidak menjadi klaster sekolah,&amp;rdquo; kata Kepala Dinas Kesehatan Kota, Tanti Rohilawati, Kamis (30/9/2021).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Satu Pelajar SMA di Bekasi Terkonfirmasi Covid-19 tapi Tetap Ikut PTM
Dengan ditemukan kasus siswa SD, pemerintah setempat tak ingin menyimpulkan secara cepat apakah adanya temuan kasus itu berasal dari penyebaaran klaster sekolah. Berdasarkan hasil tracing, kata dia, siswa tersebut diketahui terkonfirmasi Kasus Covid-19 melalui dari sang ibu.
&amp;rdquo;Untuk informasi awal yang kita terima, anak itu terpapar dari ibunya, dan bukan dari sekolah tempat siswa itu belajar. Karena belum ada pembuktian dari lingkungan sekolah yang mengalami positif Covid-19,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;PTM Lancar, Pemkot Bekasi Akan Tambah Jumlah Siswa dan Jam Pelajaran SekolahUntuk itu, Tanti mengajak seluruh masyarakat Kota Bekasi agar tetap mengetatkan protokol Kesehatan, meskipun angka kasus Covid-19 dibawah angka 50 saja.
&amp;rdquo;Jangan mengendorkan protokol Kesehatan, dan tetap menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan tidak berkerumun maupun wajib mengikuti vaksin,&amp;rdquo; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
