<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Kecamatan Diterjang Banjir Bandang, Satu Keluarga Dievakuasi dari Pohon</title><description>Satu kelarga dievakuasi petugas dari atas pohon akibat banjir bandang, sementara ada 4 bocah yang dilaporkan hilang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/04/340/2480758/3-kecamatan-diterjang-banjir-bandang-satu-keluarga-dievakuasi-dari-pohon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/10/04/340/2480758/3-kecamatan-diterjang-banjir-bandang-satu-keluarga-dievakuasi-dari-pohon"/><item><title>3 Kecamatan Diterjang Banjir Bandang, Satu Keluarga Dievakuasi dari Pohon</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/04/340/2480758/3-kecamatan-diterjang-banjir-bandang-satu-keluarga-dievakuasi-dari-pohon</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/10/04/340/2480758/3-kecamatan-diterjang-banjir-bandang-satu-keluarga-dievakuasi-dari-pohon</guid><pubDate>Senin 04 Oktober 2021 04:11 WIB</pubDate><dc:creator>Nasruddin Rubak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/04/340/2480758/3-kecamatan-diterjang-banjir-bandang-satu-keluarga-dievakuasi-dari-pohon-KNDCvBSj3B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Satu keluarga dievakuasi dari atas phon lantaran rumahnya diterjang banjir bandang (Foto : iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/04/340/2480758/3-kecamatan-diterjang-banjir-bandang-satu-keluarga-dievakuasi-dari-pohon-KNDCvBSj3B.jpg</image><title>Satu keluarga dievakuasi dari atas phon lantaran rumahnya diterjang banjir bandang (Foto : iNews)</title></images><description>LUWU - Sebanyak tiga kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, diterjang banjir bandang. Hingga Minggu (3/10/2021) tengah malam, air masih merendam permukiman warga. Tim penyelamatn terus bekerja keras, untuk mengavakuasi warga yang terjebak banjir.
Di tengah gelapnya malam, tim penyelamat gabungan berhasil mengevakuasi tiga orang yang merupakan satu keluarga dari kepungan banjir. Korban yang terdiri dari suami, istri, dan seorang anak kecil ini, dievakuasi dari atas pohon tempat mereka menyelamatkan diri.
Keluarga tersebut, menurut anggota Basarnas Palopo, Rusmadi terjebak banjir selama tiga jam. &quot;Begitu melihat ada tim penyelamat yang datang menggunakan perahu karet, ketiganya berteriak minta tolong,&quot; terangnya.
Proses evakuasi yang dilakukan tim penyelamat gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan para relawan, tidak berjalan mulus. Pasalnya, perahu karet yang digunakan harus didorong, untuk melintasi genangan air bercampur lumpur dan material yang terbawa banjir.
Baca Juga :&amp;nbsp;Diguyur Hujan Lebat Berdurari Panjang, Wilayah Kapuas Hulu Digenangi Banjir
Rusmadi juga menyebutkan, telah menerima laporan empat korban yang masih anak-anak hilang dalam musibah banjir ini. Saat ini tim penyelamat gabungan, terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban.
Sementara Ade (13) korban banjir yang berhasil dievakuasi bersama kedua orang tuanya, nampak trauma dan kedinginan. Tim penyelamat langsung membawa ketiga korban banjir yang berhasil dievakuasi ke Puskesmas, untuk mendapatkan penanganan medis.</description><content:encoded>LUWU - Sebanyak tiga kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, diterjang banjir bandang. Hingga Minggu (3/10/2021) tengah malam, air masih merendam permukiman warga. Tim penyelamatn terus bekerja keras, untuk mengavakuasi warga yang terjebak banjir.
Di tengah gelapnya malam, tim penyelamat gabungan berhasil mengevakuasi tiga orang yang merupakan satu keluarga dari kepungan banjir. Korban yang terdiri dari suami, istri, dan seorang anak kecil ini, dievakuasi dari atas pohon tempat mereka menyelamatkan diri.
Keluarga tersebut, menurut anggota Basarnas Palopo, Rusmadi terjebak banjir selama tiga jam. &quot;Begitu melihat ada tim penyelamat yang datang menggunakan perahu karet, ketiganya berteriak minta tolong,&quot; terangnya.
Proses evakuasi yang dilakukan tim penyelamat gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan para relawan, tidak berjalan mulus. Pasalnya, perahu karet yang digunakan harus didorong, untuk melintasi genangan air bercampur lumpur dan material yang terbawa banjir.
Baca Juga :&amp;nbsp;Diguyur Hujan Lebat Berdurari Panjang, Wilayah Kapuas Hulu Digenangi Banjir
Rusmadi juga menyebutkan, telah menerima laporan empat korban yang masih anak-anak hilang dalam musibah banjir ini. Saat ini tim penyelamat gabungan, terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban.
Sementara Ade (13) korban banjir yang berhasil dievakuasi bersama kedua orang tuanya, nampak trauma dan kedinginan. Tim penyelamat langsung membawa ketiga korban banjir yang berhasil dievakuasi ke Puskesmas, untuk mendapatkan penanganan medis.</content:encoded></item></channel></rss>
