<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Taliban Hukum Gantung para Perampok dan Pelaku Kriminal</title><description>Sebelumnya Taliban dilaporkan mempertontonkan mayat penculik yang dieksekusi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/06/18/2482307/taliban-hukum-gantung-para-perampok-dan-pelaku-kriminal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/10/06/18/2482307/taliban-hukum-gantung-para-perampok-dan-pelaku-kriminal"/><item><title>Taliban Hukum Gantung para Perampok dan Pelaku Kriminal</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/06/18/2482307/taliban-hukum-gantung-para-perampok-dan-pelaku-kriminal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/10/06/18/2482307/taliban-hukum-gantung-para-perampok-dan-pelaku-kriminal</guid><pubDate>Rabu 06 Oktober 2021 18:08 WIB</pubDate><dc:creator>Vanessa Nathania</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/06/18/2482307/brutalnya-rezim-taliban-mayat-pelaku-kriminal-digantung-di-depan-publik-setelah-eksekusi-3rUk1F7O5y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mayat pelaku kriminal digantung dan dipertontonkan pada publik setelah ekesekusi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/06/18/2482307/brutalnya-rezim-taliban-mayat-pelaku-kriminal-digantung-di-depan-publik-setelah-eksekusi-3rUk1F7O5y.jpg</image><title>Mayat pelaku kriminal digantung dan dipertontonkan pada publik setelah ekesekusi. </title></images><description>KABUL &amp;ndash; Foto-foto yang memperlihatkan kelompok Taliban menggantung pelaku tindak kriminal dari mesin penggali beredar di media sosial. Mayat-mayat itu terlihat diangkat tinggi dan digantung di leher, disaksikan warga di Distrik Obe, Provinsi Herat, Afghanistan.
Menurut Wakil Gubernur Mawlawi Shir Ahmad Muhajir, ketiga pria itu dibunuh setelah memasuki rumah seorang pria untuk merampoknya, demikian diwartakan The Sun.&amp;nbsp;
BACA JUGA: Taliban Tak Bayar Listrik, Afghanistan Bisa Kembali ke Abad Kegelapan
Pemandangan itu muncul pada Selasa (5/10/2021), menunjukkan kekhawatiran internasional bahwa Taliban kembali menggunakan praktik yang sama saat mereka berkuasa di Afghanistan dari 1996 hingga 2001.
Kejadian itu terjadi hanya beberapa minggu setelah mayat orang-orang, yang diduga sebagai penculik, digantung dengan crane di tengah alun-alun yang sibuk di Afghanistan.
BACA JUGA: Viral, Militan Taliban Naik Perahu Angsa Hebohkan Warganet
Saksi mata mengatakan keempat mayat itu diseret ke sebuah alun-alun di Herat sebelum satu digantung di derek, sementara tiga mayat lainnya dibawa ke bagian lain kota untuk dipamerkan kepada publik.
Wazir Ahmad Seddiqi, yang mengelola apotek di sepanjang alun-alun, mengatakan orang-orang itu digantung setelah dituduh oleh Taliban mengambil bagian dalam penculikan. Mereka dibunuh oleh polisi.</description><content:encoded>KABUL &amp;ndash; Foto-foto yang memperlihatkan kelompok Taliban menggantung pelaku tindak kriminal dari mesin penggali beredar di media sosial. Mayat-mayat itu terlihat diangkat tinggi dan digantung di leher, disaksikan warga di Distrik Obe, Provinsi Herat, Afghanistan.
Menurut Wakil Gubernur Mawlawi Shir Ahmad Muhajir, ketiga pria itu dibunuh setelah memasuki rumah seorang pria untuk merampoknya, demikian diwartakan The Sun.&amp;nbsp;
BACA JUGA: Taliban Tak Bayar Listrik, Afghanistan Bisa Kembali ke Abad Kegelapan
Pemandangan itu muncul pada Selasa (5/10/2021), menunjukkan kekhawatiran internasional bahwa Taliban kembali menggunakan praktik yang sama saat mereka berkuasa di Afghanistan dari 1996 hingga 2001.
Kejadian itu terjadi hanya beberapa minggu setelah mayat orang-orang, yang diduga sebagai penculik, digantung dengan crane di tengah alun-alun yang sibuk di Afghanistan.
BACA JUGA: Viral, Militan Taliban Naik Perahu Angsa Hebohkan Warganet
Saksi mata mengatakan keempat mayat itu diseret ke sebuah alun-alun di Herat sebelum satu digantung di derek, sementara tiga mayat lainnya dibawa ke bagian lain kota untuk dipamerkan kepada publik.
Wazir Ahmad Seddiqi, yang mengelola apotek di sepanjang alun-alun, mengatakan orang-orang itu digantung setelah dituduh oleh Taliban mengambil bagian dalam penculikan. Mereka dibunuh oleh polisi.</content:encoded></item></channel></rss>
