<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Modus Baru Begal di Jakarta: Pura-Pura Jadi Polisi Lalu Korban Disetrum</title><description>Rafiqi menceritakan, aksi begal itu bermula saat dirinya hendak pulang ke Bekasi setelah bekerja di daerah Jakarta Utara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/06/337/2482399/modus-baru-begal-di-jakarta-pura-pura-jadi-polisi-lalu-korban-disetrum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/10/06/337/2482399/modus-baru-begal-di-jakarta-pura-pura-jadi-polisi-lalu-korban-disetrum"/><item><title>Modus Baru Begal di Jakarta: Pura-Pura Jadi Polisi Lalu Korban Disetrum</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/06/337/2482399/modus-baru-begal-di-jakarta-pura-pura-jadi-polisi-lalu-korban-disetrum</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/10/06/337/2482399/modus-baru-begal-di-jakarta-pura-pura-jadi-polisi-lalu-korban-disetrum</guid><pubDate>Rabu 06 Oktober 2021 21:59 WIB</pubDate><dc:creator>Okto Rizki Alpino</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/06/337/2482399/modus-baru-begal-di-jakarta-pura-pura-jadi-polisi-lalu-korban-disetrum-o5MMio51DT.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/06/337/2482399/modus-baru-begal-di-jakarta-pura-pura-jadi-polisi-lalu-korban-disetrum-o5MMio51DT.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Seorang pemuda bernama Aulia Rafiqi (23) menjadi korban begal saat melintas di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Kelurahan Pondok Kopi, Kelurahan Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Rabu (6/10/2021) dini hari. Korban yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba dipepet kawanan begal berjumlah lima orang.

Rafiqi menceritakan, aksi begal itu bermula saat dirinya hendak pulang ke Bekasi setelah bekerja di daerah Jakarta Utara.

&quot;Saya mau pulang ke Bekasi waktu itu jam 12 malem. Karena saya belum tau jalan jadi saya buka google maps. Bawa motornya pelan. Pas di BKT diapit sama motor,&quot; ujarnya di Jakarta Timur, Rabu (6/10/2021).

Saat itu pelaku memberhentikan motor yang dikendarainya. Namun karena tidak merasa memiliki kesalahan Rafiqi kembali melanjutkan perjanalan dan akhirnya pelaku menendang motornya hingga terjatuh.

&quot;Ada lima orang, terus saya kena tendang tapi saya langsung bangun.  Enggak tahunya  satu pelaku ada yang bawa strum. Pas itu saya udah  enggak bisa ngelawan lagi,&quot; ucapnya.

Setelah itu, kata Rafiqi, para pelaku membawanya muter-muter sambil   mengintrogasinya. Pelaku yang mengaku sebagai anggota Polisi itu menuduh  korban sebagai penyalah guna narkoba.

&quot;Pelaku nelpon keluarga saya, nah dari situ saya dipukilin  berkali-kali sama di strum biar saya ngaku. Habis itu mereka ambil dua  handphone saya, terus uang didompet Rp 150 sama uang direkening saya Rp  1,5 juta,&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang pemuda bernama Aulia Rafiqi (23) menjadi korban begal saat melintas di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Kelurahan Pondok Kopi, Kelurahan Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Rabu (6/10/2021) dini hari. Korban yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba dipepet kawanan begal berjumlah lima orang.

Rafiqi menceritakan, aksi begal itu bermula saat dirinya hendak pulang ke Bekasi setelah bekerja di daerah Jakarta Utara.

&quot;Saya mau pulang ke Bekasi waktu itu jam 12 malem. Karena saya belum tau jalan jadi saya buka google maps. Bawa motornya pelan. Pas di BKT diapit sama motor,&quot; ujarnya di Jakarta Timur, Rabu (6/10/2021).

Saat itu pelaku memberhentikan motor yang dikendarainya. Namun karena tidak merasa memiliki kesalahan Rafiqi kembali melanjutkan perjanalan dan akhirnya pelaku menendang motornya hingga terjatuh.

&quot;Ada lima orang, terus saya kena tendang tapi saya langsung bangun.  Enggak tahunya  satu pelaku ada yang bawa strum. Pas itu saya udah  enggak bisa ngelawan lagi,&quot; ucapnya.

Setelah itu, kata Rafiqi, para pelaku membawanya muter-muter sambil   mengintrogasinya. Pelaku yang mengaku sebagai anggota Polisi itu menuduh  korban sebagai penyalah guna narkoba.

&quot;Pelaku nelpon keluarga saya, nah dari situ saya dipukilin  berkali-kali sama di strum biar saya ngaku. Habis itu mereka ambil dua  handphone saya, terus uang didompet Rp 150 sama uang direkening saya Rp  1,5 juta,&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
