<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Unik, 5.000 Pohon di Kebun Raya Bogor Kini Sudah Punya KTP Digital</title><description>Sebanyak 5.000 tanaman di Kebun Raya Bogor sudah diberikan Kartu Tanda Pohon (KTP) digital yang dapat diakses dengan QR Code.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/06/338/2482370/unik-5-000-pohon-di-kebun-raya-bogor-kini-sudah-punya-ktp-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/10/06/338/2482370/unik-5-000-pohon-di-kebun-raya-bogor-kini-sudah-punya-ktp-digital"/><item><title>Unik, 5.000 Pohon di Kebun Raya Bogor Kini Sudah Punya KTP Digital</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/06/338/2482370/unik-5-000-pohon-di-kebun-raya-bogor-kini-sudah-punya-ktp-digital</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/10/06/338/2482370/unik-5-000-pohon-di-kebun-raya-bogor-kini-sudah-punya-ktp-digital</guid><pubDate>Rabu 06 Oktober 2021 19:48 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/06/338/2482370/unik-5-000-pohon-di-kebun-raya-bogor-kini-sudah-punya-ktp-digital-F0cNQzAPZQ.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pohon di Kebun Raya Bogor kini punya KTP (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/06/338/2482370/unik-5-000-pohon-di-kebun-raya-bogor-kini-sudah-punya-ktp-digital-F0cNQzAPZQ.JPG</image><title>Pohon di Kebun Raya Bogor kini punya KTP (Foto: Ist)</title></images><description>BOGOR - Sebanyak 5.000 tanaman di Kebun Raya Bogor sudah diberikan Kartu Tanda Pohon (KTP) digital yang dapat diakses dengan QR Code. Tujuan dari pemberian KTP digitak ini untuk mempermudah pengunjung untuk mengakses informasi tanaman.

Kepala Konservasi Mitra Kebun Raya Bogor Junaedi mengatakan dalam KTP tersebut terdapat beragam informasi yang bisa discan secara umum dan terkoneksi dengan website atau aplikasi Kebun Raya. Seperti terkait genus, spesies dan family dari masing-masing tanaman yang sudah diberikan KTP.

&quot;Ada juga deskriptif mulai dari karakteristik tumbuhannya, daun, batang, bunga, buah, sampai yang terakhir penggunaan agar tahu manfaat dari tumbuhan tersebut. Baik secara ekonomis ataupun secara herbal,&quot; kata Junaedi, Rabu (6/10/2021).

Dalam pembuatan KTP pohon itu, melibatkan beberapa orang dari tim konservasi. Kemudian, dari informasi itu akan diperiksa oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) agar tidak ada yang keliru.

&quot;Pendatanya di tim konservasi kita ada lima orang. Mereka lulusan rata-rata dari biologi dan kehutanan. Jadi mereka nanti akan mencari sumber informasi dan sebagainya. Kita patokannya untuk penyebutan nama latin di plant list sudah dipakai di seluruh botanical. Nanti isi kontennya kita kroscek ke peneliti atau BRIN biar tidak salah informasi,&quot; jelasnya.

Kemudian, pihaknya sementara ini mengelompokkan KTP digital itu dengan tiga warna yakni merah, biru dan putih. Untuk merah menandakan sebagai tanaman tropis atau biasa didaerah panas, biru tanaman air dan putih tanaman yang tumbuh rapat.

&quot;Sebenarnya tidak ada standarisasi dan sebagainya. Kita hanya ingin  mengelompokkan jenis-jenis tumbuhan tersebut. Sampai saat ini kita baru  ada 3 warna mungkin nanti akan tambah satu warna karena kita juga ada  koleksi tumbuhan yang memang tidak ditanam di tanah langsung tapi kita  tanam di pot, rumah kaca dan sebagainya,&quot; beber Junaedi.

Selain untuk bahan infomasi, dengan adanya KTP digital  tanaman-tanaman di Kebun Raya Bogor telah memiliki identitasnya, dan  akan dihubungkan dengan Perlindungan Varietas Tanaman (PVT).  Ditargetkan, akan ada sebanyak 15.000 tanaman yang akan memiliki KTP  digital dalam dua tahun ke depan.

&quot;Jadi, kalau ada pihak asing membeli tanaman tersebut, dibawa ke luar  negeri, lalu diekstrak misalnya bijinya atau daunnya menjadi obat, itu  identitasnya sudah ketahuan dari Indonesia. Mereka tidak bisa mengklaim  itu adalah temuan mereka. Jadi pentingnya KTP tanaman itu seperti itu,&quot;  tutupnya.</description><content:encoded>BOGOR - Sebanyak 5.000 tanaman di Kebun Raya Bogor sudah diberikan Kartu Tanda Pohon (KTP) digital yang dapat diakses dengan QR Code. Tujuan dari pemberian KTP digitak ini untuk mempermudah pengunjung untuk mengakses informasi tanaman.

Kepala Konservasi Mitra Kebun Raya Bogor Junaedi mengatakan dalam KTP tersebut terdapat beragam informasi yang bisa discan secara umum dan terkoneksi dengan website atau aplikasi Kebun Raya. Seperti terkait genus, spesies dan family dari masing-masing tanaman yang sudah diberikan KTP.

&quot;Ada juga deskriptif mulai dari karakteristik tumbuhannya, daun, batang, bunga, buah, sampai yang terakhir penggunaan agar tahu manfaat dari tumbuhan tersebut. Baik secara ekonomis ataupun secara herbal,&quot; kata Junaedi, Rabu (6/10/2021).

Dalam pembuatan KTP pohon itu, melibatkan beberapa orang dari tim konservasi. Kemudian, dari informasi itu akan diperiksa oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) agar tidak ada yang keliru.

&quot;Pendatanya di tim konservasi kita ada lima orang. Mereka lulusan rata-rata dari biologi dan kehutanan. Jadi mereka nanti akan mencari sumber informasi dan sebagainya. Kita patokannya untuk penyebutan nama latin di plant list sudah dipakai di seluruh botanical. Nanti isi kontennya kita kroscek ke peneliti atau BRIN biar tidak salah informasi,&quot; jelasnya.

Kemudian, pihaknya sementara ini mengelompokkan KTP digital itu dengan tiga warna yakni merah, biru dan putih. Untuk merah menandakan sebagai tanaman tropis atau biasa didaerah panas, biru tanaman air dan putih tanaman yang tumbuh rapat.

&quot;Sebenarnya tidak ada standarisasi dan sebagainya. Kita hanya ingin  mengelompokkan jenis-jenis tumbuhan tersebut. Sampai saat ini kita baru  ada 3 warna mungkin nanti akan tambah satu warna karena kita juga ada  koleksi tumbuhan yang memang tidak ditanam di tanah langsung tapi kita  tanam di pot, rumah kaca dan sebagainya,&quot; beber Junaedi.

Selain untuk bahan infomasi, dengan adanya KTP digital  tanaman-tanaman di Kebun Raya Bogor telah memiliki identitasnya, dan  akan dihubungkan dengan Perlindungan Varietas Tanaman (PVT).  Ditargetkan, akan ada sebanyak 15.000 tanaman yang akan memiliki KTP  digital dalam dua tahun ke depan.

&quot;Jadi, kalau ada pihak asing membeli tanaman tersebut, dibawa ke luar  negeri, lalu diekstrak misalnya bijinya atau daunnya menjadi obat, itu  identitasnya sudah ketahuan dari Indonesia. Mereka tidak bisa mengklaim  itu adalah temuan mereka. Jadi pentingnya KTP tanaman itu seperti itu,&quot;  tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
