<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Berencana Pangkas Waktu Karantina Perjalanan Luar Negeri Jadi 5 Hari</title><description>Dalam rapat tadi dibahas mengenai periode karantina.Nah ini dengan situasi spt ini akan dirapatkan dan posisinya menjadi 5 hari.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/07/337/2482958/pemerintah-berencana-pangkas-waktu-karantina-perjalanan-luar-negeri-jadi-5-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/10/07/337/2482958/pemerintah-berencana-pangkas-waktu-karantina-perjalanan-luar-negeri-jadi-5-hari"/><item><title>Pemerintah Berencana Pangkas Waktu Karantina Perjalanan Luar Negeri Jadi 5 Hari</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/07/337/2482958/pemerintah-berencana-pangkas-waktu-karantina-perjalanan-luar-negeri-jadi-5-hari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/10/07/337/2482958/pemerintah-berencana-pangkas-waktu-karantina-perjalanan-luar-negeri-jadi-5-hari</guid><pubDate>Kamis 07 Oktober 2021 20:36 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/07/337/2482958/pemerintah-berencana-pangkas-waktu-karantina-perjalanan-luar-negeri-jadi-5-hari-XTXj0Iy9Z8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/07/337/2482958/pemerintah-berencana-pangkas-waktu-karantina-perjalanan-luar-negeri-jadi-5-hari-XTXj0Iy9Z8.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan rencana pemerintah yang akan memangkas waktu karantina perjalanan luar negeri menjadi lima hari. Sebelumnya, karantina untuk perjalanan luar negeri adalah delapan hari ini

&amp;ldquo;Dalam rapat tadi dibahas mengenai periode karantina.Nah ini dengan situasi spt ini akan dirapatkan dan posisinya menjadi 5 hari,&amp;rdquo; katanya seusai rapat bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis (7/10/2021).

Terkait kapan ketentuan ini akan diberlakukan, Airlangga belum dapat memastikannya. Menurutnya masih perlu diatur dalam berbagai peraturan.

&amp;ldquo;Ini kan harus dibuat dari BNPB, dari Inmendagri kemudian juga dari Kemenhub,&amp;rdquo; tuturnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Satgas Covid-19: Ada 58 Fasilitas Isolasi Terpusat di Papua dengan 2.027 Tempat Tidur Tersisa

Airlangga juga mengungkapkan bahwa dalam rapat tersebut juga dilakukan evaluasi kegiatan-kegiatan yang terkait dengan mobilitas. Bahkan pemerintah juga berencana melakukan pelonggaran di Bali dan kepulauan Riau.

&amp;ldquo;Dan melihat situasi yang ada di kepulauan seperti Bali atau pun di Kepulauan Riau yang levelnya sudah turun diminta untuk dipersiapkan untuk bisa dibuka,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan rencana pemerintah yang akan memangkas waktu karantina perjalanan luar negeri menjadi lima hari. Sebelumnya, karantina untuk perjalanan luar negeri adalah delapan hari ini

&amp;ldquo;Dalam rapat tadi dibahas mengenai periode karantina.Nah ini dengan situasi spt ini akan dirapatkan dan posisinya menjadi 5 hari,&amp;rdquo; katanya seusai rapat bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis (7/10/2021).

Terkait kapan ketentuan ini akan diberlakukan, Airlangga belum dapat memastikannya. Menurutnya masih perlu diatur dalam berbagai peraturan.

&amp;ldquo;Ini kan harus dibuat dari BNPB, dari Inmendagri kemudian juga dari Kemenhub,&amp;rdquo; tuturnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Satgas Covid-19: Ada 58 Fasilitas Isolasi Terpusat di Papua dengan 2.027 Tempat Tidur Tersisa

Airlangga juga mengungkapkan bahwa dalam rapat tersebut juga dilakukan evaluasi kegiatan-kegiatan yang terkait dengan mobilitas. Bahkan pemerintah juga berencana melakukan pelonggaran di Bali dan kepulauan Riau.

&amp;ldquo;Dan melihat situasi yang ada di kepulauan seperti Bali atau pun di Kepulauan Riau yang levelnya sudah turun diminta untuk dipersiapkan untuk bisa dibuka,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
