<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bareskrim Kirim Tim Audit Penyelidikan Kasus Pemerkosaan Anak di Luwu Timur</title><description>Brigjen Rusdi Hartono menyebutkan bahwa Bareskrim Polri telah mengirimkan satu tim ke Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/10/337/2484059/bareskrim-kirim-tim-audit-penyelidikan-kasus-pemerkosaan-anak-di-luwu-timur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/10/10/337/2484059/bareskrim-kirim-tim-audit-penyelidikan-kasus-pemerkosaan-anak-di-luwu-timur"/><item><title>Bareskrim Kirim Tim Audit Penyelidikan Kasus Pemerkosaan Anak di Luwu Timur</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/10/337/2484059/bareskrim-kirim-tim-audit-penyelidikan-kasus-pemerkosaan-anak-di-luwu-timur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/10/10/337/2484059/bareskrim-kirim-tim-audit-penyelidikan-kasus-pemerkosaan-anak-di-luwu-timur</guid><pubDate>Minggu 10 Oktober 2021 13:42 WIB</pubDate><dc:creator>Indra Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/10/337/2484059/bareskrim-kirim-tim-audit-penyelidikan-kasus-pemerkosaan-anak-di-luwu-timur-VlQ2kubb76.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono (Foto: Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/10/337/2484059/bareskrim-kirim-tim-audit-penyelidikan-kasus-pemerkosaan-anak-di-luwu-timur-VlQ2kubb76.jpg</image><title>Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono (Foto: Sindo)</title></images><description>JAKARTA - Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyebutkan bahwa Bareskrim Polri telah mengirimkan satu tim ke Polda Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka akan melakukan audit terhadap penyidik yang melakukan penyelidikan atas kasus dugaan pemerkosaan anak di Luwu Timur, Sulsel.

&quot;Bareskrim Polri telah menurunkan satu tim ke Polda Sulses khususnya di Polres Luwu Timur. Di mana tim tersebut akan melakukan audit terhadap langkah-langkah kepolisian yang telah dilakukan penyidik di dalam menangani kasus ini,&quot; ujar Rusdi di Mabes Polri, Jakarta, Minggu (10/10/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;KPAI Minta Pemda Lindungi 3 Anak Diduga Korban Pemerkosaan oleh Ayahnya di Luwu Timur&amp;nbsp;
Rusdi mengatakan, Polri akan memberikan asistensi terhadap penyidik apabila penyelidikan kasus dugaan pemerkosaan anak di Luwu Timur dilanjutkan kembali. Ia menuturkan, apabila terdapat alat bukti baru, penyidik akan melakukan penyelidikan kembali secara transparan.

&quot;Dan juga tentunya akan memberikan asistensi terhadap penyidik apabila penyelidikan ini akan dilakukan kembali. Berdasarkan nanti apabila terdapat alat bukti baru tentunya Polri penyidik akan melakukan penyelidikan kembali terhadap kasus ini tentunya secara profesional, transparan dan akuntabel,&quot; kata Rusdi.

Rusdi mengungkapkan, Polri akan mendapatkan alat bukti baru ihwal kasus dugaan pemerkosaan anak di Luwu Timur. Sampai saat ini, Polri masih menunggu alat bukti baru yang dimaksud tersebut. Polri akan mendalami jika sudah mendapatkan alat bukti baru.

&quot;Nah, ini yang kami tetap tunggu. Polri menunggu. Informasi kami mendapat akan diberikan alat bukti baru. Polri akan menunggu dan ketika nanti dapat bukti baru tersebut Polri akan mendalami,&quot; ujar Rusdi.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Polisi Persilakan LBH Ajukan Bukti Baru Dugaan Ayah Perkosa Anak Kandung di Luwu Timur
Diberitakan sebelumnya, kasus ini terungkap usai ibu kandung ketiga korban melaporkannya ke sejumlah pihak terkait dan juga kepolisian. Terduga pelaku adalah mantan suaminya, ayah kandung mereka sendiri, seorang aparatur sipil negara yang punya posisi di kantor pemerintahan daerah. Namun, pada prosesnya terjadi penghentian secara sepihak atas kasus ini oleh kepolisian.

Adapun dugaan pencabulan atau pemerkosaan ini viral di Twitter. Muncul hastag #PercumaLaporPolisi di Twitter, setelah kepolisian menghentikan kasus ini secara sepihak.
</description><content:encoded>JAKARTA - Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyebutkan bahwa Bareskrim Polri telah mengirimkan satu tim ke Polda Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka akan melakukan audit terhadap penyidik yang melakukan penyelidikan atas kasus dugaan pemerkosaan anak di Luwu Timur, Sulsel.

&quot;Bareskrim Polri telah menurunkan satu tim ke Polda Sulses khususnya di Polres Luwu Timur. Di mana tim tersebut akan melakukan audit terhadap langkah-langkah kepolisian yang telah dilakukan penyidik di dalam menangani kasus ini,&quot; ujar Rusdi di Mabes Polri, Jakarta, Minggu (10/10/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;KPAI Minta Pemda Lindungi 3 Anak Diduga Korban Pemerkosaan oleh Ayahnya di Luwu Timur&amp;nbsp;
Rusdi mengatakan, Polri akan memberikan asistensi terhadap penyidik apabila penyelidikan kasus dugaan pemerkosaan anak di Luwu Timur dilanjutkan kembali. Ia menuturkan, apabila terdapat alat bukti baru, penyidik akan melakukan penyelidikan kembali secara transparan.

&quot;Dan juga tentunya akan memberikan asistensi terhadap penyidik apabila penyelidikan ini akan dilakukan kembali. Berdasarkan nanti apabila terdapat alat bukti baru tentunya Polri penyidik akan melakukan penyelidikan kembali terhadap kasus ini tentunya secara profesional, transparan dan akuntabel,&quot; kata Rusdi.

Rusdi mengungkapkan, Polri akan mendapatkan alat bukti baru ihwal kasus dugaan pemerkosaan anak di Luwu Timur. Sampai saat ini, Polri masih menunggu alat bukti baru yang dimaksud tersebut. Polri akan mendalami jika sudah mendapatkan alat bukti baru.

&quot;Nah, ini yang kami tetap tunggu. Polri menunggu. Informasi kami mendapat akan diberikan alat bukti baru. Polri akan menunggu dan ketika nanti dapat bukti baru tersebut Polri akan mendalami,&quot; ujar Rusdi.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Polisi Persilakan LBH Ajukan Bukti Baru Dugaan Ayah Perkosa Anak Kandung di Luwu Timur
Diberitakan sebelumnya, kasus ini terungkap usai ibu kandung ketiga korban melaporkannya ke sejumlah pihak terkait dan juga kepolisian. Terduga pelaku adalah mantan suaminya, ayah kandung mereka sendiri, seorang aparatur sipil negara yang punya posisi di kantor pemerintahan daerah. Namun, pada prosesnya terjadi penghentian secara sepihak atas kasus ini oleh kepolisian.

Adapun dugaan pencabulan atau pemerkosaan ini viral di Twitter. Muncul hastag #PercumaLaporPolisi di Twitter, setelah kepolisian menghentikan kasus ini secara sepihak.
</content:encoded></item></channel></rss>
