<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas Covid-19: Kebijakan PPKM Paling Cocok untuk Masyarakat Indonesia</title><description>Alex mengungkapkan pemerintah telah melakukan uji coba instrumen kebijakan penanganan pandemi Covid-19 ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/12/337/2485129/satgas-covid-19-kebijakan-ppkm-paling-cocok-untuk-masyarakat-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/10/12/337/2485129/satgas-covid-19-kebijakan-ppkm-paling-cocok-untuk-masyarakat-indonesia"/><item><title>Satgas Covid-19: Kebijakan PPKM Paling Cocok untuk Masyarakat Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/12/337/2485129/satgas-covid-19-kebijakan-ppkm-paling-cocok-untuk-masyarakat-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/10/12/337/2485129/satgas-covid-19-kebijakan-ppkm-paling-cocok-untuk-masyarakat-indonesia</guid><pubDate>Selasa 12 Oktober 2021 15:36 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/12/337/2485129/satgas-covid-19-kebijakan-ppkm-paling-cocok-untuk-masyarakat-indonesia-szDH6qYo9a.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/12/337/2485129/satgas-covid-19-kebijakan-ppkm-paling-cocok-untuk-masyarakat-indonesia-szDH6qYo9a.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, dr. Alexander K. Ginting mengatakan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) paling cocok untuk masyarakat Indonesia.

Alex mengungkapkan pemerintah telah melakukan uji coba instrumen kebijakan penanganan pandemi Covid-19 ini. &amp;ldquo;Jadi pemerintah Indonesia memang juga banyak instrumen yang sudah diuji coba mulai dari PSBB, kemudian PSBB yang direvisi, yang modifikasi yang ketat, dan kemudian yang dilonggarkan, akhirnya kita di bulan Januari ada PPKM 1, PPKM 2, kemudian PPKM skala mikro,&amp;rdquo; ungkapnya dalam dialog secara virtual, Selasa (12/10/2021).

&amp;ldquo;Dan ternyata instrumen kita ini ternyata yang paling cocok untuk masyarakat Indonesia. Sehingga pengendalian dan penanggulangan Covid dengan PPKM ini, ini adalah model Indonesia,&amp;rdquo; papar Alex.

Baca Juga: Wapres: Negara Wajib Menjaga Rakyatnya dari Penularan Covid-19

PPKM ini, kata Alex, mungkin tidak bisa dilaksanakan di negara lain. Pasalnya, kebijakan PPKM ini menyentuh hingga komunitas terkecil yakni keluarga. &amp;ldquo;Model bagaimana pemerintah bersama rakyat, baik itu pemerintah pusat, baik itu pemerintah daerah bersama TNI dan Polri itu bisa mendarat sampai di keluarga melalui Posko Desa dan Posko Keluarga,  ini mungkin yang tidak dilihat di negara lain.&amp;rdquo;

Alex mengatakan penanggulangan Covid-19 ini akhirnya sama seperti  perjuangan rakyat semesta. &amp;ldquo;Jadi perjuangan bukan melawan musuh tapi  melawan virus. Tetapi berikut ini bisa berdampak kepada ekonomi, sosial,  budaya. Oleh karena itu PPKM adalah identik dengan perjuangan semesta  Indonesia dalam rangka mempertahankan ketahanan nasional,&amp;rdquo; katanya.

&amp;ldquo;Jadi tentu PPKM ini harus memangnya satu instrumen yang kita memang  tidak sangka menjadi terbukti memberikan dampak yang baik walaupun  secara bertahap,&amp;rdquo; tambahnya.

Alex juga mengungkapkan bagaimana kasus Covid-19 di Tanah Air dalam  hitungan bulan bisa menurun dengan drastis. &amp;ldquo;Tapi kita lihat waktu itu  lonjakannya bulan 7, kita PPKM darurat bulan 7, sekarang kita di bulan 9  kita sudah mulai terjadi pelonggaran dan di bulan 10 ini kita sudah  melihat bahwa banyak kabupaten kota yang sudah di PPKM level 1 dan 2,  ini suatu prestasi yang luar biasa.&amp;rdquo;

&amp;ldquo;Hanya dalam hitungan bulan melihat berbagai luasnya Indonesia pada  yang di pulau-pulau, ada yang di pulau besar, ada di pulau terkecil tapi  ternyata kita bisa melakukan pembatasan pembatasan sehingga terjadi  perbaikan perbaikan di dalam infeksi Coronavirus baik di daerah yang  jauh juga di pusat,&amp;rdquo; papar Alex.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, dr. Alexander K. Ginting mengatakan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) paling cocok untuk masyarakat Indonesia.

Alex mengungkapkan pemerintah telah melakukan uji coba instrumen kebijakan penanganan pandemi Covid-19 ini. &amp;ldquo;Jadi pemerintah Indonesia memang juga banyak instrumen yang sudah diuji coba mulai dari PSBB, kemudian PSBB yang direvisi, yang modifikasi yang ketat, dan kemudian yang dilonggarkan, akhirnya kita di bulan Januari ada PPKM 1, PPKM 2, kemudian PPKM skala mikro,&amp;rdquo; ungkapnya dalam dialog secara virtual, Selasa (12/10/2021).

&amp;ldquo;Dan ternyata instrumen kita ini ternyata yang paling cocok untuk masyarakat Indonesia. Sehingga pengendalian dan penanggulangan Covid dengan PPKM ini, ini adalah model Indonesia,&amp;rdquo; papar Alex.

Baca Juga: Wapres: Negara Wajib Menjaga Rakyatnya dari Penularan Covid-19

PPKM ini, kata Alex, mungkin tidak bisa dilaksanakan di negara lain. Pasalnya, kebijakan PPKM ini menyentuh hingga komunitas terkecil yakni keluarga. &amp;ldquo;Model bagaimana pemerintah bersama rakyat, baik itu pemerintah pusat, baik itu pemerintah daerah bersama TNI dan Polri itu bisa mendarat sampai di keluarga melalui Posko Desa dan Posko Keluarga,  ini mungkin yang tidak dilihat di negara lain.&amp;rdquo;

Alex mengatakan penanggulangan Covid-19 ini akhirnya sama seperti  perjuangan rakyat semesta. &amp;ldquo;Jadi perjuangan bukan melawan musuh tapi  melawan virus. Tetapi berikut ini bisa berdampak kepada ekonomi, sosial,  budaya. Oleh karena itu PPKM adalah identik dengan perjuangan semesta  Indonesia dalam rangka mempertahankan ketahanan nasional,&amp;rdquo; katanya.

&amp;ldquo;Jadi tentu PPKM ini harus memangnya satu instrumen yang kita memang  tidak sangka menjadi terbukti memberikan dampak yang baik walaupun  secara bertahap,&amp;rdquo; tambahnya.

Alex juga mengungkapkan bagaimana kasus Covid-19 di Tanah Air dalam  hitungan bulan bisa menurun dengan drastis. &amp;ldquo;Tapi kita lihat waktu itu  lonjakannya bulan 7, kita PPKM darurat bulan 7, sekarang kita di bulan 9  kita sudah mulai terjadi pelonggaran dan di bulan 10 ini kita sudah  melihat bahwa banyak kabupaten kota yang sudah di PPKM level 1 dan 2,  ini suatu prestasi yang luar biasa.&amp;rdquo;

&amp;ldquo;Hanya dalam hitungan bulan melihat berbagai luasnya Indonesia pada  yang di pulau-pulau, ada yang di pulau besar, ada di pulau terkecil tapi  ternyata kita bisa melakukan pembatasan pembatasan sehingga terjadi  perbaikan perbaikan di dalam infeksi Coronavirus baik di daerah yang  jauh juga di pusat,&amp;rdquo; papar Alex.</content:encoded></item></channel></rss>
