<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jambret Kocak, Tinggalkan Motor Demi Tas Berisi Duit Ratusan Ribu</title><description>Abdul Latif alias Latif (21) terbilang pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang nyeleneh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/12/340/2485202/jambret-kocak-tinggalkan-motor-demi-tas-berisi-duit-ratusan-ribu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/10/12/340/2485202/jambret-kocak-tinggalkan-motor-demi-tas-berisi-duit-ratusan-ribu"/><item><title>Jambret Kocak, Tinggalkan Motor Demi Tas Berisi Duit Ratusan Ribu</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/12/340/2485202/jambret-kocak-tinggalkan-motor-demi-tas-berisi-duit-ratusan-ribu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/10/12/340/2485202/jambret-kocak-tinggalkan-motor-demi-tas-berisi-duit-ratusan-ribu</guid><pubDate>Selasa 12 Oktober 2021 17:12 WIB</pubDate><dc:creator>Haryanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/12/340/2485202/jambret-kocak-tinggalkan-motor-demi-tas-berisi-duit-ratusan-ribu-RiAYYxRASW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/12/340/2485202/jambret-kocak-tinggalkan-motor-demi-tas-berisi-duit-ratusan-ribu-RiAYYxRASW.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>PANGKALPINANG - Abdul Latif alias Latif (21) terbilang pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang nyeleneh. Pasalnya, ia rela meninggal sepada motornya demi membawa lari tas seorang wanita berisi uang Rp 800.000 yang diambilnya secara paksa di tengah jalan.

Soal salip-menyalip Latif yang dikenal dengan julukan Si Raja Tega, memang sedikit jago. Sambil bermotor, beberapa tas wanita yang dibawa pemiliknya saat berkendara berhasil dirampas Si Raja Tega.

Namun dalam salah satu aksinya, pria berambut panjang ikal tersebut mengalami nasib apes. Saat menjambret tas seorang wanita ia dikejar warga dan terjauh dari sepeda motor.

Warga yang emosi nyaris menghakiminya, beruntung pendatang asal Selapan, Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan itu, bisa melarikan diri sambil membawa tas seorang wanita yang baru dirampasnya. Namun sepeda motornya ditinggalkan ditempatkan.

&quot;Saat menjambret saya sempat terjatuh, dan hampir dikeroyok warga, tapi saya berhasil lari dengan meninggalkan sepeda motor saya di tempat,&quot; kata Si Raja Tega.


Setelah diperiksa, isi tas tersebut tak sebanding dengan harga motor yang ditinggalkannya itu.

&quot;Berhasil lolos dari kejaran massa saya langsung memeriksa tas hasil  rampasan yang berisi uang Rp800 ribu dan HP, sebelum melarikan diri ke  darah jalur HP saya jual seharga Rp 250 ribu,&quot; ujarnya.

Diketahui tas tersebut, milik seorang wanita bernama Besli. Wanita 24  tahun itu menjadi korban Si Raja Tega saat melintas di Jalan Pamekasan,  Kelurahan Parit Lalang (Belakang Kodim 0413 Bangka), 23 Oktober tahun  lalu.

Setelah menjadi buronan polisi setahun lamanya, Si Raja Tega akhirnya  ditangkap Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang, Senin 11 Oktober 2021  malam. Ia ditangkap saat sembunyi di kandang ayam di belakang rumah  orang tua, di Desa Sungai Selan, Bangka Tengah.

Usut punya usut, pelaku berulang kali beraksi di Pangkalpinang dengan  modus sama. &quot;Setelah kami introgasi ternyata ada dua TKP lagi. Jadi ada  tiga TKP curas yang dilakukan pelaku ini. Pelaku sudah kami amankan  berikut barang bukti,&quot; kata Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi  Putra.

Dari tangannya polisi mengamankan barang bukti satu unit sepeda  motor, hp dan satu tas wanita. Pelaku kini sudah di sel tahanan Mapolres  Pangkalpinang untuk proses lebih lanjut.
</description><content:encoded>PANGKALPINANG - Abdul Latif alias Latif (21) terbilang pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang nyeleneh. Pasalnya, ia rela meninggal sepada motornya demi membawa lari tas seorang wanita berisi uang Rp 800.000 yang diambilnya secara paksa di tengah jalan.

Soal salip-menyalip Latif yang dikenal dengan julukan Si Raja Tega, memang sedikit jago. Sambil bermotor, beberapa tas wanita yang dibawa pemiliknya saat berkendara berhasil dirampas Si Raja Tega.

Namun dalam salah satu aksinya, pria berambut panjang ikal tersebut mengalami nasib apes. Saat menjambret tas seorang wanita ia dikejar warga dan terjauh dari sepeda motor.

Warga yang emosi nyaris menghakiminya, beruntung pendatang asal Selapan, Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan itu, bisa melarikan diri sambil membawa tas seorang wanita yang baru dirampasnya. Namun sepeda motornya ditinggalkan ditempatkan.

&quot;Saat menjambret saya sempat terjatuh, dan hampir dikeroyok warga, tapi saya berhasil lari dengan meninggalkan sepeda motor saya di tempat,&quot; kata Si Raja Tega.


Setelah diperiksa, isi tas tersebut tak sebanding dengan harga motor yang ditinggalkannya itu.

&quot;Berhasil lolos dari kejaran massa saya langsung memeriksa tas hasil  rampasan yang berisi uang Rp800 ribu dan HP, sebelum melarikan diri ke  darah jalur HP saya jual seharga Rp 250 ribu,&quot; ujarnya.

Diketahui tas tersebut, milik seorang wanita bernama Besli. Wanita 24  tahun itu menjadi korban Si Raja Tega saat melintas di Jalan Pamekasan,  Kelurahan Parit Lalang (Belakang Kodim 0413 Bangka), 23 Oktober tahun  lalu.

Setelah menjadi buronan polisi setahun lamanya, Si Raja Tega akhirnya  ditangkap Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang, Senin 11 Oktober 2021  malam. Ia ditangkap saat sembunyi di kandang ayam di belakang rumah  orang tua, di Desa Sungai Selan, Bangka Tengah.

Usut punya usut, pelaku berulang kali beraksi di Pangkalpinang dengan  modus sama. &quot;Setelah kami introgasi ternyata ada dua TKP lagi. Jadi ada  tiga TKP curas yang dilakukan pelaku ini. Pelaku sudah kami amankan  berikut barang bukti,&quot; kata Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi  Putra.

Dari tangannya polisi mengamankan barang bukti satu unit sepeda  motor, hp dan satu tas wanita. Pelaku kini sudah di sel tahanan Mapolres  Pangkalpinang untuk proses lebih lanjut.
</content:encoded></item></channel></rss>
