<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Meski Sudah Damai, Polisi yang Banting Mahasiswa di Tangerang Tetap Ditindak</title><description>Kapolresta Tangerang menegaskan, meski sudah berdamai, polisi yang membanting mahasiswa tetap bakal ditindak tegas.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/14/338/2486133/meski-sudah-damai-polisi-yang-banting-mahasiswa-di-tangerang-tetap-ditindak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/10/14/338/2486133/meski-sudah-damai-polisi-yang-banting-mahasiswa-di-tangerang-tetap-ditindak"/><item><title>Meski Sudah Damai, Polisi yang Banting Mahasiswa di Tangerang Tetap Ditindak</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/14/338/2486133/meski-sudah-damai-polisi-yang-banting-mahasiswa-di-tangerang-tetap-ditindak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/10/14/338/2486133/meski-sudah-damai-polisi-yang-banting-mahasiswa-di-tangerang-tetap-ditindak</guid><pubDate>Kamis 14 Oktober 2021 11:58 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/14/338/2486133/meski-sudah-damai-polisi-yang-banting-mahasiswa-di-tangerang-tetap-ditindak-gRqpzSFPXN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi yang membanting mahasiswa, Brigadir NP, meminta maaf. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/14/338/2486133/meski-sudah-damai-polisi-yang-banting-mahasiswa-di-tangerang-tetap-ditindak-gRqpzSFPXN.jpg</image><title>Polisi yang membanting mahasiswa, Brigadir NP, meminta maaf. (Ist)</title></images><description>TANGERANG - Kasus kekerasan yang dilakukan polisi yakni Brigadir NP terhadap mahasiswa saat demo di kawasan Puspemkab Tangerang, Tigaraksa, berakhir damai. Meski permintaan maaf telah disampaikan Brigadir NP, proses penyelidikan tetap berjalan.

&quot;Sudah ada perdamaian, namun demikian tetap kita tindak tegas dari Biro Paminal Divisi Propam Mabes Polri termasuk Bidag Propam Polda Banten. Saat ini kita masih menunggu pembahasan internal,&quot; ujar Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro pada Kamis (14/10/2021).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8xMy8xLzE0MDM1OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Kapolres menjelaskan, MFA dalam keadaan sehat berdasarkan pemeriksaan dokter. Kapolres juga siap bertanggung jawab apabila nanti kondisi MFA memburuk. Selain itu, MFA akan menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk memastikan kondisi kesehatannya.

&quot;Saya sampaikan pada orangtuanya, apapun kondisinya sampaikan kepada saya siap bertanggung jawab,&quot; ucap Kapolres.

Baca Juga : Oknum Polisi Banting Mahasiswa, Kompolnas: Tak Boleh Ada Kekerasan Berlebihan




Sebelumnya, aksi kekerasan yang dilakukan oleh salah satu anggota polisi terhadap mahasiswa berawal dari adanya saling dorong antara polisi dan peserta demo. Para peserta demo memaksa masuk ke Gedung Bupati Tangerang, namun ditahan oleh aparat yang bertugas.

Brigadir NP lalu membanting mahasiswa MFA. Usai dibanting, MFA sempat mengalami kejang-kejang.</description><content:encoded>TANGERANG - Kasus kekerasan yang dilakukan polisi yakni Brigadir NP terhadap mahasiswa saat demo di kawasan Puspemkab Tangerang, Tigaraksa, berakhir damai. Meski permintaan maaf telah disampaikan Brigadir NP, proses penyelidikan tetap berjalan.

&quot;Sudah ada perdamaian, namun demikian tetap kita tindak tegas dari Biro Paminal Divisi Propam Mabes Polri termasuk Bidag Propam Polda Banten. Saat ini kita masih menunggu pembahasan internal,&quot; ujar Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro pada Kamis (14/10/2021).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8xMy8xLzE0MDM1OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Kapolres menjelaskan, MFA dalam keadaan sehat berdasarkan pemeriksaan dokter. Kapolres juga siap bertanggung jawab apabila nanti kondisi MFA memburuk. Selain itu, MFA akan menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk memastikan kondisi kesehatannya.

&quot;Saya sampaikan pada orangtuanya, apapun kondisinya sampaikan kepada saya siap bertanggung jawab,&quot; ucap Kapolres.

Baca Juga : Oknum Polisi Banting Mahasiswa, Kompolnas: Tak Boleh Ada Kekerasan Berlebihan




Sebelumnya, aksi kekerasan yang dilakukan oleh salah satu anggota polisi terhadap mahasiswa berawal dari adanya saling dorong antara polisi dan peserta demo. Para peserta demo memaksa masuk ke Gedung Bupati Tangerang, namun ditahan oleh aparat yang bertugas.

Brigadir NP lalu membanting mahasiswa MFA. Usai dibanting, MFA sempat mengalami kejang-kejang.</content:encoded></item></channel></rss>
