<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada! BPBD DKI Ingatkan Cuaca Ekstrem di Jakarta 19-20 Oktober</title><description>Cuaca ekstrem diprediksi akan dimulai sejak Selasa (19/10/2021) besok sampai Rabu (20/10/2021).</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/18/338/2488093/waspada-bpbd-dki-ingatkan-cuaca-ekstrem-di-jakarta-19-20-oktober</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/10/18/338/2488093/waspada-bpbd-dki-ingatkan-cuaca-ekstrem-di-jakarta-19-20-oktober"/><item><title>Waspada! BPBD DKI Ingatkan Cuaca Ekstrem di Jakarta 19-20 Oktober</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/18/338/2488093/waspada-bpbd-dki-ingatkan-cuaca-ekstrem-di-jakarta-19-20-oktober</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/10/18/338/2488093/waspada-bpbd-dki-ingatkan-cuaca-ekstrem-di-jakarta-19-20-oktober</guid><pubDate>Senin 18 Oktober 2021 15:56 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Nalom</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/18/338/2488093/waspada-bpbd-dki-ingatkan-cuaca-ekstrem-di-jakarta-19-20-oktober-y2gG6yRv85.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/18/338/2488093/waspada-bpbd-dki-ingatkan-cuaca-ekstrem-di-jakarta-19-20-oktober-y2gG6yRv85.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan potensi cuaca ekstrem di wilayah DKI Jakarta. Cuaca ekstrem diprediksi akan dimulai sejak Selasa (19/10/2021) besok sampai Rabu (20/10/2021).
&amp;ldquo;Berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak hujan lebat di Indonesia bagian barat. Terdapat potensi hujan lebat dengan dampak banjir/bandang di DKI Jakarta (status Waspada),&amp;rdquo; dikutip dari unggahan instagram @bpbddkijakarta, Senin (18/10/2021).&amp;nbsp;
BPBD DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta berhati-hati. Menurutnya potensi cuaca ekstrem tersebut dapat meliputi hujan secara sporadis, lebat dan durasi singkat, disertai petir dan angin kencang, bahkan hujan es.&amp;nbsp;
Selain itu, ampak cuaca ekstrem dapat berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung. Hal tersebut terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Baca juga:&amp;nbsp;Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah dan Dua Tempat Ibadah di Sukabumi Rusak
&amp;ldquo;Warga diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, salah satunya dengan membaca buku &amp;lsquo;Panduan Kesiapsiagaan Menghadapi Banjir bagi Masyarakat&amp;rsquo; melalui link&amp;nbsp;http://tiny.cc/bukusakusiagabanjir,&amp;rdquo; lanjut keterangan unggahan tersebut.
Masyarakat juga dapat mengakses informasi detail Prakiraan Berbasis Dampak BMKG yang dapat diakses pada link&amp;nbsp;https://signature.bmkg.go.id&amp;nbsp;. Sementara, masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan informasi terkait tinggi muka air melalui&amp;nbsp;http://bpbd.jakarta.go.id/waterlevel/&amp;nbsp;&amp;ldquo;Jika terjadi keadaan darurat dapat menghubungi Call Center 112. Laporkan bila ditemukan genangan/ banjir melalui aplikasi JAKI dan peta bencana. Selain itu, kami akan membagikan peringatan dini melalui media sosial BPBD DKI Jakarta &amp;amp; Aplikasi JAKI,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;ldquo;Kami mengimbau kepada seluruh warga Jakarta untuk tetap menerapkan 6M, yaitu Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Mengurangi mobilitas, dan Menghindari makan bersama.&amp;rdquo; tutup keterangan tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan potensi cuaca ekstrem di wilayah DKI Jakarta. Cuaca ekstrem diprediksi akan dimulai sejak Selasa (19/10/2021) besok sampai Rabu (20/10/2021).
&amp;ldquo;Berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak hujan lebat di Indonesia bagian barat. Terdapat potensi hujan lebat dengan dampak banjir/bandang di DKI Jakarta (status Waspada),&amp;rdquo; dikutip dari unggahan instagram @bpbddkijakarta, Senin (18/10/2021).&amp;nbsp;
BPBD DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta berhati-hati. Menurutnya potensi cuaca ekstrem tersebut dapat meliputi hujan secara sporadis, lebat dan durasi singkat, disertai petir dan angin kencang, bahkan hujan es.&amp;nbsp;
Selain itu, ampak cuaca ekstrem dapat berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung. Hal tersebut terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Baca juga:&amp;nbsp;Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah dan Dua Tempat Ibadah di Sukabumi Rusak
&amp;ldquo;Warga diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, salah satunya dengan membaca buku &amp;lsquo;Panduan Kesiapsiagaan Menghadapi Banjir bagi Masyarakat&amp;rsquo; melalui link&amp;nbsp;http://tiny.cc/bukusakusiagabanjir,&amp;rdquo; lanjut keterangan unggahan tersebut.
Masyarakat juga dapat mengakses informasi detail Prakiraan Berbasis Dampak BMKG yang dapat diakses pada link&amp;nbsp;https://signature.bmkg.go.id&amp;nbsp;. Sementara, masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan informasi terkait tinggi muka air melalui&amp;nbsp;http://bpbd.jakarta.go.id/waterlevel/&amp;nbsp;&amp;ldquo;Jika terjadi keadaan darurat dapat menghubungi Call Center 112. Laporkan bila ditemukan genangan/ banjir melalui aplikasi JAKI dan peta bencana. Selain itu, kami akan membagikan peringatan dini melalui media sosial BPBD DKI Jakarta &amp;amp; Aplikasi JAKI,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;ldquo;Kami mengimbau kepada seluruh warga Jakarta untuk tetap menerapkan 6M, yaitu Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Mengurangi mobilitas, dan Menghindari makan bersama.&amp;rdquo; tutup keterangan tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
